Showing posts with label Si Ganteng. Show all posts
Showing posts with label Si Ganteng. Show all posts

Saturday, March 26, 2016

craft #parkinglot

Long weekend is coming.
plan A ke jogja gagal total plan B ke weleri juga batal plan C no plan di laksanakan :)
karena bingung mau ngapain dan kemana, thepower of kepepet ada aja idenya lol
lihat kardus kecil tetiba si ganteng usul bikin mainan aja yuuuk ma...
tadaaaaa....

maaf ga ada tutorial. ga kepikiran bakalan jadi parking area juga.
after all not bad lah yaaa... mulai jam 3 sore selesai jam 5 lebih huheuheueee.

saya yang gunting dan potong , si ganteng yang coret2 dan nempel2 ngarahin letak dan fungsi.

Saturday, January 12, 2013

Jangan Biarkan Anak Bermain Sendiri!




KOMPAS.com - Bermain merupakan bagian dari proses perkembangan anak yang sangat berarti. Sayangnya, banyak orangtua Indonesia yang ternyata tidak mengetahui hal ini. Bahkan, mereka menganggap ikut bermain bersama anak bukan sesuatu yang pantas dilakukan. Oleh karena itu, orangtua kerap terlihat membiarkan anak bermain sendiri sehingga anak bermain dengan alat yang tidak sesuai kapasitasnya. Jika anak terus dibiarkan seperti ini, ia akan mengalami gangguan pada fisik dan psikis.

Hal inilah yang menjadi salah satu topik pembahasan saattalkshow "Meningkatkan Aktivitas Bermain untuk Meningkatkan Tahap Perkembangan Anak", yang diadakan oleh Early Learning Centre (ELC) di Function Hall Plaza Indonesia, Kamis (11/11/2010).

"Seharusnya, ada interaksi timbal-balik antara caregiver(orangtua, pendidik, atau pengasuh) dan anak. Caregiverharus peka pada kebutuhan anak, responsif, dan tahu bagaimana membina interaksi dengan anak, sehingga anak termotivasi untuk melakukan eksplorasi," tutur Dra Mayke S. Tedjasaputra, MSi, play therapist, saat talkshow berlangsung.

Bentuk interaksi yang dimaksudnya bisa bermacam-macam. Contohnya, orangtua bisa memberikan dua pilihan mainan, lalu anak yang memutuskan satu di antaranya. Kemudian, ketika anak terbiasa memainkan permainan yang sama terus-menerus, orangtua bisa menarik perhatian anak agar mau mengeksplorasi mainan baru. Caranya dengan mengajak anak melihat mainan baru tersebut, lalu mendemonstrasikan cara memainkannya.
"Ketika anak bermain, beri komentar mengenai apa yang dilakukannya. Lakukan tatap mata, untuk menandai adanya dukungan pada anak," kata Mayke.

Anak juga perlu dibebaskan untuk memainkan mainan dengan caranya sendiri. Hal ini berkaitan dengan tahap perkembangan anak yang berbeda-beda sesuai usianya. Selama yang dilakukan tidak berbahaya, anak perlu dibiarkan bereksperimen dalam memainkan permainan tersebut. Anda tidak perlu mengoreksi bila anak memainkan dengan cara yang tidak biasa. Yang perlu Anda lakukan hanya memperkenalkan variasi untuk memainkan mainan yang sama. Terlalu membatasi kebebasan anak hanya akan membuatnya merasa terganggu.

Mayke juga menekankan pentingnya membatasi digital games untuk anak. Sudah menjadi hal yang umum bila anak-anak batita atau balita pun sekarang sudah bisa "bermain" ponsel atau komputer. Karena anak usia batita belum bisa baca-tulis, mereka hanya akan mengenal icon pada layar ponsel dan komputer tersebut.

"Games di ponsel atau di komputer merupakan stimulus yang sangat kuat, karena ada gerak dan suara. Akibatnya, mata akan berfokus pada satu layar saja. Hal ini akan menimbulkan gangguan tracking mata, yang terjadi saat ia (belajar) membaca," seru pengajar senior di Fakultas Psikologi UI ini.

Mayke juga mengatakan bahwa anak laki-laki tak perlu dilarang ketika memainkan boneka atau alat masak-memasak milik adik atau kakaknya. Sebab, hal ini merupakan bagian dari proses eksplorasinya terhadap mainan tersebut. Anak laki-laki tak akan mengalami perubahan orientasi seksual ketika dewasa, hanya karena ketika masih kecil memainkan mainan anak perempuan.

Editor :
Dini

Friday, January 11, 2013

Telepon nyasar


Beberapa hari terakhir ini sering ada no ga jelas hinggap menuntut untuk dijawab. Mulai dari orang salah sambung, mama minta pulsa, yayang minta pulsa, penawaran cc, asuransi, seminar, susu formula bahkan mantan cinta monyetpun sempet nyasar ga jelas.
Seperti biasa habis sholat maghrib adalah jadwal rutinitas ninaboboin si ganteng, seperti biasanya pula ritual bakal panjang dengan aturan si ganteng.
Dan seperti biasa pula saya akan membawa 2 gadget kesayangan menyertai. Sambil maen sambil browsing. Ini mah kebiasaan jelek sejak åbg yang belum bisa diubah sampai sampai udah kena protes juga sama suami, sempet juga sepakat selama bermain sama si ganteng sebisa mungkin simpan gadget rapi rapi. Sepakat!
Benar, sebatas sepakat sih, kenyataannya sampai hari ini kebiasaan buruk susah diobatin. Maaf ya naaak :*
Jadi jangan heran kalau si ganteng kami meski masih berumur 20bulan udah ga asing lagi sama gadget apalagi hp.
Dan sore ini saya ga main hp sepenuhnya tapi tetep aja saya kantongi dan satunya lagi di bawah bantal. Aman.
Saya : masih sibuk ngerapiin isi lemari yang beberapa menit lalu dikeluarin sama si ganteng.
Tiba tiba "...(&^%$#@..." hp dikantong bergetar lumayan lama. Saya liat no ga dikenal, tp deringnya kok lama. Paling juga orang nyasar, tp sebelum sempet mikir begitu, udah saya angkat tuh hp.
Saya : "Hallo, assalamualaikum...hallo..."
Diseberang ga ada jawaban yang ada gema halo halo suara sendiri. Sempet curiga jangan jangan ini no mantan cinta monyet yg sering nelpon tp diam aja yg ujung ujungnya dimatiin sendiri (suudzon duluan)
Suara dihp : "Hayyooo ... kyakya.... hayyooo..."
Saya: "&(&^%$#@" Ku tengok kebelakang di pojok kamar, ternyata si ganteng sedang ber hayyo hayyo sambil ngempit hp dibawah telinganya.
#ternyata si ganteng nelpon pake hp yg tadinya dibawah bantal. No nya ga hapal sieh :p
Terhipnotis oleh kegantengannya :)

Wednesday, July 4, 2012

si ganteng : Dehidrasi



Ini hari ke 6 si ganteng sejak demam, lagi proses pemulihan karna demamnya udah turun sejak pulangdari dokter hari senin sore. Tapi... sampai hari ini frekuensi makan dan minumnya belum normal.

Bahkan sejak kemarin gamau minum asi sama sekali apalagi sufor. Maunya cuman minum air putih.


Sempet smsan sama DSA nya, aku ceritain kondisi sekarang, ohya hasil testnya smua aku sms ajake dsa danbilangnya hasilnya baik. Tapi mengingat kondisi si ganteng sekarang dokter menyarankan untuk di OPNAme !


Papanya bilang ga setuju,minta opsi lain ada ga, alasannya masih terlalu kecil untuk dimasuk2in selang kabel *nanti malah diapa2in*


Ok. Dengan berbagai cara diusahain si ganteng supaya mau nenen lagi. Aku perah habis deh asi lamanya, biar produksi asi yang baru. Then... sore tadi abis mandi ternyata dia mau nenen. Alhamdulillah makasih ya Allah Engkau emangmaha pengasih danpenyayang.


Masih dalam proses mencegah supaya tidak dehidrasi parah.


Cepet sehat ya nak.


*ohya dehidrasi pada anak itu lbh bahaya daripdorng dewasa loh, pun dehodrasi ga harus disertai muntaber, seperti case si ganteng dia cuma demam batpil tapi karena asupan cairan kurang jadinya lemes deh.


Worried worried. GWS son! <3


Published with Blogger-droid v2.0.4

Monday, July 2, 2012

si ganteng : fever



Sedih itu kalau lihat si ganteng lagi ga sehatdan ga doyan mamam. Bawaannya di gendong digendongdangendong dan ga mau digendong orla, bahkan sama papanya aja ga mau.


Hari ini senin, 2 july hari ke4 demam, aku bawa ke dsa karena demamnya sampe 40,1' si ganteng di kasih obatpenurun panas yang dimasukin ke pantat bilangnya sih lbh cepet turun panasnya dan dokter nyuruh cek darah ke lab. Pilihannya langsung mau rawat inap ke Rs. Elizabeth dan cek darah disana ato ke lab gatot subroto aja yg hasilnya lebih cepet.


Well, tanpa pikir panjang aku pilih gatot subroto aja deh, secara aku ga bs bayangin kalo rawat inap di Rssi ganteng bakal di tusuk2tuh tangannya pakekabel infuse *ngeri


Tanpa babibu langsung ke lab gatot subroto untung sopirnya masih nunggu di depan ruko, jadi bs langsung antar ke lab. 


Setengah 5 sore nyampe sana, langsung diambil darah sambil si ganteng meronta2 indah. Jam 7 malamnya sebenarnya hasil udah bs langsung ada, tp berhubung si ganteng udah poop dan cuaca hujan gelap aku ga nunggu mpe hasilnya ada, biar bsk pagi aja diambil.


Well mpe rumah. Demam di ganteng berangsur turun, meski masih trama dengan ritual minum obat. Alhamdulillah sekarang udah bobo nyenyak disampingku.

Cepet sembuh ya nak. Mama papa <3 u.


#si ganteng tiap 3 bulan sekali pasti demam kenapa ya?


Published with Blogger-droid v2.0.4

Monday, April 30, 2012

[si ganteng] Baby 1st b'day party



Ini mah ortunya yg punya hajat hihiiii... habisnyaaa si ganteng belum ngerti apa apa, yg penting momentnya kali ya.


Happy b'day, son... smoga Allah selalu menjaga dan melimpahimu umur panjang yang berkah dan manfaat dunia akhirat, tumbuh menjadi anak yang sholeh, smart, berbakti pada ortu, sayang pada semua, sehatdan bahagia selalu ya... mama papa love you selalu.


Awalnya cuman acara kecil kecilan tapi setelah di list ternyata banyak juga temen2 papanya (tuhkan ygpunyahajatsiapa) lol:


Well, karena acaranya ga cuma bday party doang tapi sekaligus syukuran nempati tempat barusupaya ditempatbaru ini mendapat berkah dan manfaat...akhirnya diundang semua deh temen2 lama dari berbagai komunitas dan Alhamdulillah acara lancar.


Sie Konsumsie


Pasti lah yang satu ini ga boleh ketinggalan. Betul sodara... awalnya kami udah make sure mo pake jasa catering prasmanan tetangga kakakku, tapi setelah ditembusi ternyata hariitu karyawannya lagi pada pulkam, dan keberatan kalo diminta prasmanandengan alasan selain lagikosong karyawan, jarak juga pengaruh. Sigh*


Pusing deh pala... mana undangan dah disebar :P


Akhirnya dengan modal nekad dan semangat 45 mulai deh pantengin web nya NCC dan dapur2 orang hebat :)


Photonya lom sempet di upload.


Ohya lupa bday cakenya juga bikin sendiri meski tampang asal2an karena niatnya dari awal emang ga mau pesen untuk cakenya. Sempet nyari dan nanya2 jasa cetak edible image tapi no hasil yasud bikin yg biasa2 aja. Selain berhemat itung2 sekaligus praktek :) hasilnya selain rasanya enak, notbad lah untuk takaran seorang newbie :lol

Foto nyusul juga



:)


Published with Blogger-droid v2.0.4

Monday, November 21, 2011

7-month-old's development: Week 1

Recognition skills

Your baby now actively engages in hiding games. Place one of his favorite toys on the floor and cover it with a napkin. Pull the napkin off and say, "There it is!" Cover it again and repeat.

For more fun, hide an object under something and wait for him to discover it. It's one of the easiest ways to keep your baby occupied!

Your baby can remember that the jack-in-the-box pops up at the end of the song — yet he'll still laugh every time. He's also able to recognize different tones and inflections and may burst into tears if you speak harshly.

Stimulating toys and games

Because he likes predictability, your baby enjoys playing the same game or reading the same book over and over. In addition to patty-cake, try adding classics such as "If You're Happy and You Know It" and "This Little Piggy" to your repertoire.

Sippy time

Your baby may have already started feeding himself finger foods, although this can begin as late as 10 months. Once he reaches this stage, you can introduce a sippy cup.

Try giving him a cup with a spout and two handles. If your baby's getting frustrated that he can't get more liquid out of the sippy cup, remove the valve in the top of the cup. If your baby's having trouble figuring out how to suck through the spout, take the lid off the sippy cup and let him first drink straight from the cup (show him how to tip it back so the drink flows into his mouth).

Switching your baby to a cup sooner rather than later might make it easier for him to give up the bottle. If you're breastfeeding, you can even bypass the bottle altogether and go straight to a cup.

Remember, your baby is an individual

All babies are unique and meet milestones at their own pace. Developmental guidelines simply show what your baby has the potential to accomplish — if not right now, then soon. If your baby was premature, keep in mind that kids born early usually need a bit more time to meet their milestones. If you have any questions at all about your baby's development, ask your healthcare provider.

taken from babycenter.com

Monday, October 31, 2011

MPASI pertama Si Ganteng

Udah 2 minggu yah si ganteng di kasih MPASI, sebenarnya kemarin pas sebelum 6 bulan sih pernah ku coba-coba ( eits buat anak jangan pake coba coba ya! ) maksudnya saat itu bukan coba apaan tapi buat mengenalkan aja sih, ceritanya begini...

Anak tetangga sebelah kan lahirnya barengan tuh sama si ganteng cuma selisih 3 hari gitu. Suatu sore aku sama si ganteng seperti biasa jalan2 tus ngeliat pas lagi di kasih makan sama mamanya, padahalkan belum ada 6 bulan, dan dia mau makan. naaaaah dari situlah kenapa si ganteng ga ku coba kasih ya... kali aja di audah siap.
Untuk pertama kalinya si ganteng aku kasih makan pisang *ga tau apa namanya* eh dia bisa ngunyaaaaaaah tapi aku masih ragu2 jadi cuma ku kasih sepucuk sendok kecil ajaaaaaaa. tus udah aku ga kasih dia lagi toh tinggal beberapa hari lagi 6 bulannya.

Nah pas si ganteng genap usia 6 bulan baru deh aku kasih makan, sebelumnya ketemu DSA pas imunisasi hepatitis B tgl 8 kemarin, sekalian minta menu buat si ganteng.

Awalnya aku mau kasih dia makanan pengenalnya dari karbohidrat, sayur tus  ke buah. Tapi karena situasi kondisi dan keadaan *halaaaaaaaah* jadinya campur bawur deh SIgh*

Pengenalan tetep ke karbohidrat dulu sih.

Berikut menu dari DSA:

6bln-9bln;

Jam 08.00            Bubur susu  
jam 10.00            biskuit/ buah
Jam 13.00            bubur susu
Jam 16.00            biskuit/ buah
Jam 18.00            Nasi Tim saring.


Tapi tidak demikian dengan diriku, karena ini pengenalan maka aku ngasihnya ga sepadat seperti yang di jadwalkan dokter, kasian lambungnya apa iya ga kaget dengan makanan yang tiba2 sebanyak itu.

Juadiiii aku mulai dengan :

Hari 1-3

bubur susu  sehari sekali :
buburnya adalah bubur dari tepung beras yang bikin sendiri plus asi/sufor.
*bubur tepung beras putih+susu ( asi/sufor)

Hari 4-6
bubur beras merah + susu ( asi/sufor) 2x sehari pagi dan sore.
untuk siang kadang aku cairin biskuit ( bisa farley's, milna ato promina smua dicoba deh hahaha )

Hari Ke 7-12 ( sampe sekarang )

Pagi     Bubur beras putih + sayur
Siang    biskuit + jus pir
sore      *promina bubur ayam beras merah + asi
Any time : selain biskuit tanpa di cairin, makan jeruk sunkist langsung di isep aja udah doyan :) soalna kalau di peras di ambil jusnya susah nyendokinnya. Si ganteng kan ga mau botol :D

*bubur susunya aku ganti2 kalo ga promina ya milna ato cerelac. tapi bagaimanapun Homu ( Home made) itu lebih baik dari pada yang instant2.
tapi karena si ganteng makannya masih dikit2 jadi ya gitu deh campur campur gitu *emaknya mood2an :LOL

Imunisasi Pneumokokus (IPD/invasive pneumococcal disease)

Kemarin tanggal 29 Oktober pas jadwalnya si ganteng Imunisasi Polio ke 4 dan DPat (DPT+HiB) yang ke 3, Proses imunisasi seperti biasa saya minta yang ga pake demam meski sesudahnya ada sumengnya juga sih, so far si ganteng 24 jam udah kembali suhu normal seperti biasa . Alhamdulillah.

Bedanya apa sih DPT dan DPat?

menurut dsa sih kalo imunisasi DPT itu ya DPt aja ga pake tambahan apa2. dan kalau DPat itu udah kombinasi sekalian HiB ( imunisasi anjuran yang di anjurkan :) muter2 yak bahasanya. Tentang harga masing2 beda , ada yang murah ada yang agak mahalan, kalau DPT aja harga sekitar Rp70rban.
Nah kalo si ganteng ini harganya agak mahalan sih kemarin sekali suntik plus adm dan fee dokter  Rp 450rb. lebih murah 30 rb dari imunisasi sebelumnya. kok bisa ga tau juga ya...
oh ya yang kemarin ini DPT, HiB, sama Polio jadi 1 logh sekali suntik aja kalau bulan2 sebelumnya polio tetep di tetes dan dpt, hib yang satu suntik. dokter bilang stok yang bulan2 sebelumnya udah habis di seluruh Dunia. ( hahh....??) nah asal tau ajah, si ganteng dpatnya pake yang merk INFANRIX Hib4 dan infanrix ipv hib5

Lupa, si ganteng sekarang udah usia 6bulan lebih sekian hari so far perkembangan lumayan bagus sih
  • BB 7kg 
  • TB 68,5cm

Jadwal imunisasi selanjutnya campak di suruh datang kalau si ganteng udah usia 9bulan jadi nanti di bulan Januari Insya Alah. Dan kemarin DSAnya ngasih anjuran untuk imunisasi IPD.

"apa itu dok?" dokter bilang imunisasi IPD itu untuk mencegah infeksi radang paru2 yang kadang virusnya langsung masuk dalam darah sehingga mempengaruhi organ tubuh penting lainnya seperti otak dan hati.
lalu apa bedanya Hib, kan sama aja tuh untuk mencegah maningtis serta kelainan otak? ternyata bedanya virus penyebabnya itu yng menakutkan.

Dulu kupikir imunisasi DPaT hib  udah paling bagus buat si ganteng ( plus paling mahal) ternyata masih ada yang lebih mahal lagi sodara!!

apa yang harus diketahui tentang Pneumokokus (IPD/invasive pneumococcal disease) :
  • pneumokokus (IPD) disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae (Pneumokokus)
  • bakteri ini hidup secara normal di rongga hidung dan tenggorokan
  • penularannya melalui percikan ludah ketika batuk, berbicara dan bersin
  • penyakit iniberakibat fatal dan dapat menyebabkan kematian/cacat permanen
Sekali suntik 800rb tapi ada juga yang lebih dari itu.Tiap RS dan DOkter beda harga logh ya... karena anak kakakku pas itu sekali suntik kurleb 1,2juta ( include adm +fee Dr.) di RSAB.

Apa karena ini Vaksin import kali ya sampe mahal begini.... Ternyata untuk sehat itu mahal :betul sekali. Jadi bingung sih, mikir2 dulu antara ngumpulin info sama ngumpulin rejeki :)


Sebenarnya perlu ga ya??

Monday, October 24, 2011

Tips Alami Mengatasi Demam Pada Bayi

Dari kemarin si ganteng ga enak body hiks, sedih rasanya ngeliat si ganteng resah gelisah batpil sekarang demam pula...
kalau malam jadi sering bangun2 nangis tapi ga mau mimik.
Dan ini adalah sakit pertama buat si Ganteng. Cepet sembuh ya nak.........

---------------------------
Berikut tips yang saya copas dari  kotamadiun.com

Untuk para orang tua terutama yang  mempunyai  masalah demam pada bayi Anda , mungkin kerap menjadi kepanikan bagi Anda dan segera membawa bayi atau anka kedokter. Jika hal itu terjadi sebaiknya Anda melakukan penanganan yang alami pada bayi Anda tanpa harus membayanya kedokter,  menurut penelitian juga jika bayi  atau anak sakit  terbiasa dengan penanganan dokter, maka akan sulit diatasi dengan obat biasa selain obat dokter. Maka tidak perlu khawatir atau panik dengan demam pada bayi Anda dan cobalah tips alami mengatasi demam pada bayi Anda dengan penaganan Anda sendiri, niscaya bayi Anda akan pulih kembali tanpa pengobatan khusus dari dokter.
Demam merupakan mekanisme pertahanan tubuh terhadap infeksi atau masuknya zat asing ke dalam tubuh. Jadi demam bukanlah suatu penyakit, melainkan gejala dari suatu penyakit. Dengan adanya demam, tubuh diberi sinyal bahwa ada sesuatu yang tidak beres dalam tubuh.
Pada umumnya bayi atau anak yang mengalami demam, merupakan respons normal terhadap berbagai penyakit. Namun orangtua terkadang jadi terlalu panik saat anak demam, apalagi jika Anda belum berpengalaman yang mungkin baru mempunyai anak.
Sebenarnya saat anak demam, Anda tidak perlu buru-buru membawanya ke dokter. Menurut Asosiasi Dokter Anak Amerika, memberikan anak di bawah dua tahun obat demam yang disebabkan oleh pilek dan batuk sebenarnya kurang efektif kecuali si anak sudah berusia di atas enam tahun. Malah obat-obatan tersebut bisa membahayakan anak jika diberikan dengan dosis yang tidak tepat.
Orangtua hanya boleh panik dan segera membawa anaknya ke dokter jika kondisinya sebagai berikut ini:
1. Suhu tubuhnya melampaui 38 derajat celcius untuk anak usia 3-6 bulan
2. Suhu tubuhnya melampaui 39 derajat celcius untuk anak usia di atas 6 bulan
3. Demam tidak turun selama 96 jam atau 4 hari.
Selain dengan obat, Anda bisa melakukan langkah-langkah alami untuk mengatasi demam karena flu dan batuk tersebut. Setidaknya cara-cara di bawah ini, yang dikutip dari womans day, bisa menyembuhkan demam bayi Anda
1. Humidifier
Humidifier merupakan alat yang biasa dipakai untuk menyemburkan uap. Alat ini bisa dibeli di toko seperti Acehardware atau toko yang menjual barang impor.
Humidifier ini fungsinya mirip seperti Anda menaruh ember atau baskom yang berisi air panas di dalam kamar. Dengan uap yang keluar dari alat tersebut, bisa melegakan hidung anak yang tersumbat. Hanya saja saat menggunakannya, Anda perlu berhati-hati. Jangan taruh terlalu dekat pada anak dan tidak perlu menyalakannya seharian.
2. Obat Tetes Hidung
Saat pilek, bayi bisa merasa sangat tidak nyaman  karena hidungnya tersumbat tidak dapat bernapas dengan nyaman, maka si anak menjadi rewel. Cara lain untuk melegakan pernapasannya adalah dengan menggunakan obat tetes hidung. Obat ini hanya berisi NaCL (garam murni) sehingga tidak ada efek samping apapun pada bayi. Cukup teteskan 2-3 obat tersebut ke lubang hidung bayi. Memang awalnya bayi bisa menangis saat akan diberi obat tersebut, namun hasilnya cukup efektif.
3. Taruh Bantal Lebih
Pernahkah saat Anda pilek atau batuk, Anda tidur dengan alas dua bantal dan merasa lebih baik? Jika pernah, hal serupa bisa Anda lakukan pada si kecil. Hanya saja pastikan dua bantal tersebut tidak menutupi wajah bayi. Gunakan bantal yang memang nyaman untuk mereka.
4. Sinar Matahari
Sinar matahari tidak hanya efektif untuk menyembuhkan bayi yang kuning. Ketika bayi sakit pilek atau batuk, sinar matahari juga bisa jadi cara untuk mengatasinya.
Caranya, ajak bayi untuk berjemur di bawah pukul 10.00 WIB. Setelah waktu tersebut, sinar matahari selain panas juga tidak lagi bagus untuk kulit.
Saat berjemur, bagian yang sebaiknya pertama kali terkena paparan sinar matahari adalah dadanya, lalu punggungnya. Ketika sampai bagian punggung, jangan lupa untuk mengusap-usapnya. Lakukan selama 5-10 menit. Anda tidak perlu sampai menelanjangi bayi ketika melakukannya.
5. Berendam Air Hangat Bersama Anak
Jika suhu badan si kecil mulai tinggi, Anda bisa mengajaknya berendam bersama di dalam air hangat. Berendam kurang lebih 10 menit akan membuat suhu tubuhnya mendingin. Tapi ingat, jangan terlalu lama. Setelah selesai, segera keringkan tubuhnya dan usapkan minyak kayu putih atau minyak telon yang hangat, terakhir pakaikan busana yang nyaman atau baju hangat terutama disaat cuaca dingin. Hal ini mencegah si kecil terserang flu yang lebih berat.


Wednesday, October 5, 2011

Ciri-ciri Bayi Sudah Siap Diberi MPASi



Bayi akan memberikan ciri-ciri yang jelas saat ia siap untuk beralih dari hanya minum susu saja ke konsumsi makanan padat, yaitu:
  • Syarat pertama bayi bisa diberikan MPASI adalah adanya kontrol kepala. Bayi harus sudah bisa menegakkan kepalanya saat tubuhnya ditegakkan. Jika anda menegakkan tubuh bayi dan kepalanya masih terkulai, itu berarti ia belum siap menerima makanan padat karena tidak akan mampu menelan makanan dengan benar.
  • Minimal bayi berumur empat bulan. Kemampuan oromotor bayi berumur empat bulan sudah matang untuk menerima makanan padat.
  • Hilangnya refleks menjulurkan lidah. Supaya makanan padat bisa tetap berada di mulutnya kemudian ditelan, bayi harus menghilangkan refleks menjulurkan lidah yang akan mendorong makanan keluar dari mulutnya.
  • Membuka mulutnya ketika anda menawarkan sendok berisi makanan dan mampu mengatupkan mulutnya pada sendok tersebut.
  • Mengalihkan mukanya dari sendok bila ia tidak mau makanan tersebut.
  • Gerakan mengunyah. Mulut dan lidah bayi berkembang sejalan dengan sistem pencernaannya. Untuk mulai mengonsumsi makanan padat, bayi harus sudah bisa menggerakkan makanan ke belakang mulut dan kemudian menelannya. Ciri saat ia sudah menguasai keterampilan menelan secara efisien adalah berkurangnya air liur yang menetes (ini tidak termasuk air liur yang menetes saat bayi sedang tumbuh gigi).
  • Kenaikan berat badan yang signifikan. Bayi pada umumnya siap untuk menerima makanan padat jika berat badannya sudah dua kali lipat dari berat badan ketika lahir.
  • Duduk dengan baik sambil dibantu. Meskipun ia belum siap untuk duduk di kursinya sendiri, tapi bayi juga harus sudah bisa duduk tegak supaya bisa menelan dengan baik.
  • Selera makan yang tinggi, yaitu jika bayi masih menunjukkan tanda-tanda lapar meskipun telah diberikan delapan sampai sepuluh kali minum susu.
  • Keingintahuan terhadap apa yang anda makan. Bayi anda akan mulai melihat-lihat piring makan anda, atau merebut sendok ketika anda akan menyuapkannya ke mulut anda
Untuk mendapatkan tips-tips seputar pemberian makan bayi, anda bisa follow @ProminaID atau bergabung di http://www.facebook.com/prominaid. Promina hadir dengan konsep Complete Stimulation hadir dengan tahapan rangkaian makanan bayi bergizi dan variasi rasa yang cocok dengan selera makan bayi, juga tekstur atau konsistensi yang tepat, agar selain menstimulasi kemampuan oromotor bayi, juga seluruh kebutuhan nutrisi terpenuhi untuk mendukung tumbuh kembang bayi secara optimal.
Diambil dari berbagai sumber


taken from: promina.co.id




*yuuuuk nak udah siap mamam belum?
:)

Monday, September 26, 2011

Cara Cegah bayi jatuh dari tempat tidur

Hari ini adalah hari Senin 26 September 2011, untuk Kali pertamanya si ganteng jatuh dari ranjang. Dari ranjang bukan dari bed logh :Nyesek, nyesel, deg2an pengin nangis campur jadi satu. Mana ranjangnya tinggi kurleb 50cm dari lantai hiks...
Pagi seperti biasanya si ganteng habis mimik sakaw main2 sama ully, ally, Aang, bowbow dkk mumpung lagi asyik maen aku ke belakang deh sebentar, dari luar masih kedengaran dia cekikikan, teriak seperti biasa gitu, eh barusan teriak ga ada berapa detik, ada suara "Buuukkkkkkkk..." kemudian disusul jerit tangisnya.

Ternyata si ganteng udah ga bisa di tinggal sendiri kalo di taruh diatas ranjang udah bahayya sodara-sodara.
Kelalaian sedikit saja bisa akibat fatal buat si kecil logh. setelah itu segeralah bednya di angkat taruh di lantai depan kamar.



Perhatikan gerak bayi

Peristiwa bayi jatuh dari tempat tidur rupanya kerap terjadi. Hal ini biasanya
menimpa bayi yang sudah bisa bergerak , seperti pada bayi berusia 4- 5 bulan
(sudah bisa tengkurap) atau bayi berusia 8 - 9 bulan (sudah bisa merangkak ).
Selain faktor gerak , masih ada hal lain lagi yang membuat bayi mudah terjatuh
dari tempat tidur, yaitu faktor keseimbangan tubuh . Coba perhatikan proporsi
badan bayi! Terlihat porsi kepala bayi itu lebih besar dan berat ketimbang
tubuhnya, bukan? Sayangnya, bayi belum bisa mengontrol gerak tubuhnya .
Sehingga ketika bergerak ia menjadi kurang seimbang dan mudah jatuh .

Teledor, fatal akibatnya!

Langkah awal mencegah bayi jatuh adalah: Selalu waspada ! Mungkin bayi Moms
masih berusia dua bulan , jadi ia belum bergerak aktif. Atau , si kecil tak bergerak
aktif karena ia sedang dibedong . Tapi , tanpa sengaja , kakaknya menarik kain
alasnya dan mengakibatkan bayi terjatuh dari tempat tidur. Itu bisa saja terjadi ,bukan?

Nah, alangkah baiknya , saat Moms ‘terpaksa’ harus meninggalkan si kecil di tempat tidur sejenak , jangan biarkan ia sendirian atau dijagai oleh anak kecil . Bayi harus dijaga oleh orang dewasa . Jadi , Moms bisa meminta tolong pada suami, kerabat atau bahkan pengasuhnya .

Contoh lain , saat Moms hendak mengganti popok. Karena terburu -buru hendak mengambil kain di lemari yang jauh letaknya, popok si kecil ikut terseret badan Moms ketika berjalan. Eits , hati - hati Moms. Bayi bisa melorot dan berpotensi terjatuh .
Oleh karena itu, solusinya , taruhlah perlengkapan bayi sesuai dengan jangkauan
Moms. Entah itu popok, kapas, air pembersih, bedak, dan lain sebagainya .

Ada cara lain lagi, Moms bisa mengganti popok bayi pada meja khusus ganti baju
yang umumnya memiliki pagar pengaman setinggi 10 cm.

3 larangan supaya bayi aman !

Sebenarnya , cara paling aman agar si kecil terhindar dari kecelakaan ranjang
adalah: tetap pegang bayi!

1. Jangan menganggap bayi Anda belum bisa apa - apa . Antisipasilah kemampuan si bayi, walau Anda belum pernah melihatnya .
2. Jangan tinggalkan bayi saat tidak terjaga, berada di atas meja ganti popok, atau
tempat lain yang cukup tinggi. Bila Moms perlu meninggalkan tempat itu, bawalah
bayi Anda.
3. Jangan tinggalkan bayi sendiri di tempat tidur Anda, meski tempat itu sudah
dikelilingi bantal.

Bila tidur bersama bayi

Idealnya, bayi tidur dalam boks bayi. Kalau pun ingin dekat dengan si bayi, dekatkan saja boks bayi pada tempat tidur Moms . Namun , yang sering terjadi, justru bayi diletakkan dalam ranjang orangtuanya. Inilah yang disebut sharing bed atau berbagi tempat tidur antara orangtua dan anak. Mungkin Moms berpikir , “ Ah, nggak apa -apa , kan malah aman !” Hal itu sih sah -sah saja , asal memerhatikan hal- hal berikut :

1. Usahakan bayi tidak menghadap ke tembok . Posisi ini bisa menyebabkan bayi menyusup ke arah tembok dan sulit bernapas .
2. Upayakan bayi tidak berada di tengah -tengah antara kedua orangtuanya. Justru ,
bayi berada di posisi paling awal atau depan. Setelah itu, disusul ibunya, ayahnya, atau kakaknya .
3. Posisi ibu sebaiknya agak meringkuk. Bagian atas bayi tertahan tangan Moms. Dan bagian bawah bayi tertahan dengan paha Moms.
4. Jika diperlukan, tempat tidur itu diberi tambahan pagar pembatas.

Periksa bayi saat terjatuh!

1. Apakah bayi mengalami muntah berulang dan menyemprot?
2. Apakah bayi itu rewel dan sulit dihibur?
3. Periksalah kepala bayi. Apakah di kepala bayi timbul benjolan di bagian depan
atau belakang kepala?
4. Saat digendong, apakah bayi hanya mau berada dalam satu posisi saja ?
5. Periksa apakah tangannya mau digerakkan atau ada tulang yang patah ?
6. Lakukan observasi selama 2- 3 hari . Bagaimana aktivitasnya , seperti bermain,
makan-minum , dan lain sebagainya . Apakah ada perubahan atau tidak ?
7. Bila selama 2 -3 hari ada tanda -tanda membahayakan, seperti muntah berulang dan menyemprot, rewel, aktivitas tidak seperti biasanya, dan sebagainya. Segera periksa bayi ke DSA!

Kriteria tempat tidur bayi

1. Matrasnya jangan terlalu empuk.
2. Pembatas tempat tidur lebih baik berbentuk vertikal , bukan horizontal.
Mengapa? Supaya bayi yang sudah bisa memanjat tidak memiliki pijakan untuk
memanjat atau melompat.

Tip aman tidur bareng bayi!

1. Pastikan tempat tidur itu nyaman bagi bayi.
2. Jangan letakkan selimut tebal di dekat tempat tidur.
3. Jangan biarkan bayi mendekati bantal. Singkirkan barang- barang yang lunak ,
boneka mainan , misalnya .
4. Pastikan tidak ada barang-barang yang berserakan di tempat tidur, seperti pakaian, mainan , kain, dan sebagainya.
5. Beri pembatas pada pinggir tempat tidur. (Mom & Kiddie/)00

source: Okezone

Thursday, September 22, 2011

Tumbuh kembang bayi usia 5 bulan

TUMBUH KEMBANG BAYI BULAN KE-5

Mengulurkan TANGAN & MAINAN

Motorik halusnya sudah terkoordinasi dengan baik. Telapak tangan sudah
membuka dan ia akan meraih objek yang ada dalam pandangannya .

Dedeh Kurniasih . Foto: Ferdi /NAKITA
Konsultan Ahli :
dr. Rini Sekartini , Sp .AK dari RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta


Perkembangan Motorik kasar

* Bila bayi mengamati sesuatu pada satu sisi , ia akan memiringkan kepala dan badan sehingga membuatnya terguling. Karena itu, hati -hati jika menaruh bayi, perhatikan sekelilingnya , apakah cukup aman dan tidak berisiko membuatnyaterjatuh .
* Kepalanya sudah bergerak-gerak dengan aktif jika ditelungkupkan . Ia pun mulai
bisa bertopang tegak pada kedua lengannya ( dengan ujung -ujung jari kaki
menahan pada alas). Dalam posisi telungkup pun ia mudah untuk bergerak
memutar.
* Ketika dari posisi telentang, kedua tangannya ditarik, kedua lengannya akan melengkung dan kepala bayi menunduk ke depan sehingga dagu menyentuh dada. Ketegangan otot perut dan pangkal paha juga menyebabkan pinggul tertekuk. Bayi pun dapat duduk dengan dibantu .
* Kalau bayi " diberdirikan " dengan memegang kedua ketiaknya , tampak kedua
kaki bayi bisa tegak. Bertumpu pada kedua kaki dengan posisi seimbang bisa dilakukan dalam hitungan 1 -2 detik .

Perkembangan Motorik halus

* Bayi sudah mencoba meraih mainan yang digerak -gerakkan di depan pandangannya atau yang ditaruh di dadanya.
* Telapak tangannya sudah membuka sehingga orangtua bisa memegang kedua tangannya dan membantu si kecil untuk bertepuk tangan .
* Sudah bisa memerhatikan suatu objek yang berjarak.

Perkembangan sosial-emosi

* Bayi mulai memunculkan berbagai suara sebagai ekpresi rasa senang atau tidak senang ketimbang menangis .
* Dapat memberi respons dengan mengoceh atau tersenyum pada orang dewasa yang mengajaknya bercanda .
* Bisa membedakan wajah- wajah yang tersenyum, suara- suara ramah maupun yang menunjukkan amarah . Respons yang diberikan berbeda terhadap apa yang dilihat. Maka itu, seringlah memberikan senyuman serta suara riang gembira pada bayi.
* Dapat menikmati permainan, baik bermain sendiri dengan suatu objek atau
bermain sosial semisal bermain cermin . Ia akan tersenyum ketika melihat bayangannya di cermin.
* Mengulurkan tangan minta digendong ibu atau orang yang sudah dikenalnya.
* Jika ada bayi lain , biasanya ia memberikan respons untuk menarik perhatian.
Seperti dengan menendang-nendangkan kaki, tertawa , main ludah atau melambungkan badannya ke atas-ke bawah.

Perkembangan Kognitif

* Dapat bereksplorasi sensori dengan menggunakan tangan dan mulut . Lantaran itu, ia memasukkan segala sesuatu ke dalam mulut .
* Bisa meraih suatu objek dengan sengaja .
* Seringkali terlihat memainkan tangan , kaki serta jemarinya sambil mengamati
dengan penuh perhatian .
* Mulai memahami air muka dan nada suara orang dan serta dapat memerhatikan dan menafsirkan perilaku orang yang senang , marah, dan lainnya.
Bayi pun akan memberi respons dengan menunjukkan wajah ketakutan, keheranan atau lainnya .


Perkembangan Bahasa

* Bisa berteriak -teriak ketika ditinggal sendirian atau tak ada orang di dekatnya .
* Mengoceh dan menyuarakan suara -suara seperti " aaah" , " ee" , atau "oy" .
* Jika diajak bercanda bisa mengungkapkan rasa senang dan gembiranya dengan
tertawa .
* Mulai memberi respons dengan mendengar dan memerhatikan suara musik yang diperdengarkan , adakalanya dengan mendekut.
* Orangtua bisa mestimulasi dengan memperdengarkan kata-kata yang familiar
(sudah dikenalnya ). Bayi akan mencoba -coba untuk menirukan suara -suara itu .


Ukuran Tubuh

Berat badan sekitar 5 ,3 -7 ,3 kg, panjang badan 59 ,8 -65 ,9 cm , dan lingkar kepala
39-45 cm .

Tumbuh Kembang bayi usia 4 bulan

TUMBUH KEMBANG BAYI BULAN KE-4

MERASAKAN EMOSI



B ersikap ceria di hadapan bayi meskipun Anda sedang kesal pada sesuatu.

Emosi

* Melewati usia 3 bulan reaksi emosi bayi sudah lebih jelas . Jika ada keinginan yang tak terpenuhi , si kecil bisa mengomunikasikannya dengan gerak tubuh , rengekan atau tangisan yang beritmis , serta mimik muka . Adakalanya emosi yang muncul -karena rasa marah dan kecewa - ditampakkan dengan berlebihan seperti berteriak- teriak dan perlu waktu untuk menenangkannya . Orangtua dapat membangun emosi positif dengan berusaha jeli memahami apa kebutuhan bayinya dan harus sering mengajaknya bicara pada setiap kesempatan . Berikan stimulasi setiap berinteraksi dengan anak .

* Bayi sudah bisa merasakan emosi orangtuanya yang sedang sedih , marah, letih dan sebagainya . Umpamanya , saat si kecil berceloteh lantas ibu mengeluarkan suara dengan intonasi tinggi , ia akan diam. Bayi yang memiliki gangguan emosi justru cuek pada apa yang terjadi di sekelilingnya . Kalau ini yang terjadi , sering- seringlah mengajak si kecil bermain, ngobrol , mendongeng, dan lain sebagainya.
Dengan begitu, setidaknya ada rangsangan ke otak si kecil untuk bisa fokus ke satu hal yang tengah dihadapinya .

* Bayi sudah mengenali raut wajah kedua orangtuanya. Maka itu, perlihatkan wajah yang selalu ceria padanya. Hal ini akan memberi pengaruh pada keceriaannya juga. Wajah cemberut dan kesal yang kerap diperlihatkan pada bayi, hanya akan membuatnya juga jadi mudah marah.

Motorik kasar

* Bila ditengkurapkan , bayi dapat mengangkat dada dan menopang dengan kedua tangannya. Terkadang, ia pun menumpu pada kedua kakinya . Otot leher yang semakin kuat, memungkinkan bayi untuk menegakkan kepala dan menggoyangkan kepalanya. Bila otot leher bayi masih terkulai lemas maka perlu dicurigai.

* Bila didudukkan dengan dipangku , kepalanya dapat tegak . Curigai bila kepalanya lemas terjatuh atau menunduk .

* Sudah berguling atau tengkurap-telentang sendiri . Beberapa bayi masih perlu bantuan untuk itu . Ini masih wajar . Saat tubuhnya miring- miring, coba bantu dia membalikkan badannya . Waspadai bila menaruhnya di tempat tidur karena dengan kemampuannya yang baru ini , ia berisiko terjatuh bila tidak diawasi .

* Ketika bayi telungkup , berikan mainan berbunyi di hadapannya agar ia berusaha mengangkat kepala . Ini juga melatih kekuatan otot leher yang diperlukan saat ia belajar duduk nantinya dan untuk belajar meraih mainannya .
Jangan sering menggendongnya , lebih baik taruh bayi di tempat tidurnya agar banyak bereksplorasi.

* Bayi sudah diajar untuk didudukkan . Contoh , dari posisi telentang , kita bisa menarik kedua tangannya perlahan sehingga ia seolah- olah dalam posisi duduk.
Sudah memungkinkan juga untuk memosisikan bayi duduk saat digendong, dipangku atau diletakkan di kereta dorong bayi.

Motorik halus

* Bila diberikan mainan , bayi dapat menggenggam dan memainkannya .
* Dapat meraih benda.
* Memasukkan tangan ke mulut dengan mainan atau benda .
* Bola mata mengikuti arah benda yang digerakkan dihadapannya tanpa diikuti
gerakkan kepala.

Kognitif

* Aktif memerhatikan orang yang ada di dekatnya atau yang mengajaknya bicara atau objek yang berada di dekat /dalam pandangannya. Mulai ada ketertarikan untuk mengamatinya.
* Bermain dengan mainan kerincingan atau memainkan tangan , kaki maupun jari- jari tangan dan kakinya.
* Mencari sumber suara dan mengeskplorasi rasa dengan menggunakan tangan dan mulut .

Bahasa

Respons bayi sudah lebih kompleks . Untuk mengungkapkan perasaan , ia tak hanya mengeluarkan bunyi - bunyian vokal maupun diftong (ai , oi , au), tapi juga dibarengi gerakan anggota tubuh . Misal , saat ia mendengar bunyi , ia akan menggerakkan mata atau tubuhnya mencari sumber suara tadi . Ketika diajak bicara, bayi tampak serius memerhatikan dan mengamati orang yang mengajaknya bicara itu.

Tangisannya pun sudah bervariasi . Ada perbedaan pada tangisan saat lapar, kesal, marah, mengantuk , dan sebagainya . Ia juga sudah bisa menjerit- jerit .
Lantaran itu , orangtua harus peka dengan apa yang tengah dibutuhkan bayi.

Perkembangan psikososial

* Mampu berinteraksi dan berkomunikasi secara beragam. Contoh , ketika diajak bicara, ia memberi respons berupa suara atau tingkah yang memperlihatkan kesenangan maupun ketidaksenangan. Jika ada hal yang menurutnya menyenangkan, ia bisa tersenyum bahkan tergelak tertawa .
* Menyukai permainan yang bersifat sosial atau permainan yang bersenda gurau, seperti main cilukba .
* Kontak mata semakin intens dan bola matanya dapat mengikuti arah pergerakan objek. Secara visual , bayi sudah mengenali orangtuanya.
* Bisa menarik perhatian . Antara lain dengan tertawa keras , menjerit , menghentakkan badan, menendangkan kaki, main ludah dan lainnya .
* Memberi respons dengan menoleh pada suara yang menarik perhatiannya. Ada
keinginannya untuk digendong oleh orang yang mendekatinya.

Ukuran Tubuh

Berat badan antara 4, 7- 6 ,7 kg, panjang badan sekitar 57, 8 -63, 7 cm dan lingkar
kepala antara 38- 44 cm .


Dedeh Kurniasih . Foto: Ferdi/

Saturday, September 17, 2011

[proses] travel with infant by Air

mumpung inget mo cerita proses travel with infant. udah siap ? *halah*

Tgl 29 agustus siang dari rumah jam 14:30 menuju airport. padahal flightnya jam 16:05 loh... ceritanya mo check in awal supaya dpt seat bagus, karena pas itu kita booking tiket garudanya di agen. "katanya" tiket infant dtg aja langsung ke airport dan bayar disana. nurut deh.

Well, nyampe airport ke loket garuda #catatan: 2minggu-H udah datengi neh loket perihal tiket infant tapi bilangnya sama kek agen, cuman di tanya nama infant dan usia aja padahal kita pikir dengan bilang lbh awal pihak maskapai bakal siapin seat yang pas buat baby.

sore itu urus tiket infant dulu di loket sblm check in. agak lama nunggu sih meski ga lama banget tapi tetep aja puegel kaki :)

intinya ternyata datangi loket garuda 2 kali sblm keberangkatan emang ga ada gunanya, tetep aja pas mau berangkat didata ulang owalaaaah. untung rumah deket bandara *baru kerasa gunanya :LOL

Udah itu langsung dueh check in. barang yang masuk bagasi:
- 1 koper besar
- 1 tas khusus baju baby
- 1 stroller yg ikut ditimbang beratnya aja. mengenai stroller sabar ya...

sempet bawel nanya ina inu pas check in khususnya ttg seat bagi yg bawa infant. ternyataaaaaah .... ga ada bedanya sodara! mo bawa infant ato kagak sama ajah, seatnya acak, makane saya agak bawel pas itu sama mbak nya minta cariin seat yg nyaman buat baby at least deket jendela deh kalo ga ada baris depan belakangnya seat bisnis. lamaaaaa baru di jawab, "lain kali pas booking tiket kudu bilang bawa infant biar awal2 disediain seatnya"
mulai marah saya, "logh, mba kita udah datengi kanto4r garuda bookingin tiket baby 3minggu sblm keberangkatab dan 2 minggu -H nya. blgnya udah oke, tinggal bayar aja nanti pas check in hari H."
mba nya diem ajapura2 sibuk, me: pasang muka jutek. suami :pasraaaaah hahahaaha dia mah orangnya nerimo banget :)

Okey, proses check in selesai, dapet seat pinggir jendela. ohya hargatiket infant tetep 10% dari harga tiket adult plus bla bla bla.... *itung sendiri ya...

Dua barang udah masuk bagasi, dengan santay kayak dipante menuju ruang tunggu *masi lama. makanya stroller masih tetep di pake .*Ga masuk bagasi.
meski 2 koper dh masuk bagasi ternyata carry hand tetep kewalahan hahaahhaha*kena complain si ayah terus*

ga banyak cuman, my handbag, ma diapers bag tp itu di bawain si ayah yg dia juga bawa tas selempang andalannya jadinya dia agak2 ga nyaman gitu :*

Pukul 16 kurlebnya segitu deh, boarding time *untung ga delay* sampai di pintu pesawat mau masuk stroller nya baru di minta sama petugas. jadi masalah stroller beres.

Naaaah ini diayg bikin deg2an. selama di ruang tunggu si ganteng ga di kasihminum, ohya dia full asi logh jadi ga repot bawa termos botol dkk, ga ribet kaaaaan.

jadi ketika pas take off time si ganteng langsung siap mimik sampai tertidur. Alhamdulillah dia mau diajak kerjasama selama dalam pesawat dia bobo nyenyak, bangun2 pas mau landing di jakarta. so, kekhawatiran selama ini terjawab sudah, si
ganteng ternyata smart dan suka travelling.

kekhawatiran selama ini terlalu lebay hahahahaha, everything lus mulus dan Alhamdulillah lancar. dari jakarta-jogja pun demikian.
ohya stroller kami ambil kembali di airport jakarta di bagian pengambilan bagasi tp di officenya.

sampai jogja jam setengah sembilan lebih dr jadwal sebenarnya karena sempet telat beberapa menit di jakarta.


*jogja im coming*

Friday, September 16, 2011

midnight *effect

jumat 00:50 dini hari.


eh ternyata begini rasanya kebangun dari tidur tus ga bisa tidur lagi. tengok sebelah kiri si ganteng yang Alhamdulillah udah bobo dengan nyenyaknya.

FYi, im still at parents home, dengan suami yang udah dibelahan pulau sana *miss u, ayah!*

ini efek bangun tengah malam karena sadar gw belom shalat isya *dag* alhamdulillah yah... alam bawah sadar gw bisa jadialarm juga :) jadi sesuatu banged...:P

Di luar udara sepoi2, masih rame sih karena diluar masih banyak pekerja yg sibuk dg aktifitas mereka. keluar sebentar...enak banget ya udara malam. Tapi giliran udah masuk kamar langsung bersin ga henti2 sampe sekarang, hadoooh apa bener angin malam segenit itu ama gw sigh *jleb.

Menatap wajah si ganteng, dengan pipi buletnya yang lagi bobo indah, kira2 kalo bobo gitu mimpiin emaknya ga ya... hellow *emaklebaydah*

i need somebody to listen all my stupid talk, yeah is you!

Well, apa ini efek gw minum fre**tea tadi itu ya kok melek dan berkicau alamaaaak...

"Terimakasih ya Allah" hanya kalimat ini yang sering terucap kala natap wajah si ganteng yang ketika ditatap ikut membalas dengan tatapan lembutnya lalu kemudian senyum, ah damainya hatiku. "He's more looks like you, mom...!" kata ayahnya. "thanks to you also, ayah... without you, me and baby is nothing."


#bighug:kiss kiss

Wednesday, September 14, 2011

episode lebaran

mau ngeblog tapi bingung mo mulai dari mana. saking banyaknya bahan jadi susah juga nyusunnya.

eh lebaran... yeay... ini adalah lebaran pertama ku bareng si ganteng, lebaran ke 2 bersama si ayah. Daaaan ini mudik pertama kami sejak di boyong suami ke sebuah pulau kecil sejak 2010 kemarin.

"selamat idulfitri, mohon maaf lahir batin, ya..."

apa sih bedanya berlebaran di perantauan sama di kampung halaman?
jelas beda laaah, nuansa lebaran itu kan tak cuma adanya masakan ketupat opor dimeja, tapi lebih ke sungkem sama ortu daaan ini wajib buatku. tus selama di rantau gimana, huehue... sungkemnya via phone sambil tangis2an tanpa bisa usap dan cium tangan ortu.pokoknya "maksa" banged deh.

Alhamdulillah yah... *syahrini banged deh hehee* taun ini bisa mudik dan tempat pertama yg di kunjungi adalah ke ortunya suami yang tak lain adalah mertuakuw...
Dan baru lebaran hari ke 4 ke rumah oma opa semarang untill now deh,senengnywaaaa.....

Monday, August 22, 2011

[Share] Travelling with Infant by Air


Bismillah...


Tak terasa Ramadhan bakal berlalu dengan begitu cepatnya. Mana puasa bolong-bolong hiks. Daaaaan lebaran kali ini insya Allah bisa mudik *Alhamdulillah semoga lancar. Karena tahun lalu kagak bisa mudik dengan alasan lagi hamdun muda and masih rawan

Masih belum packing bla bla sih, malesnya belum ilang-ilang.


Oh ya saya kabar-kabari ya... saya udah punya jagoan loh Dan serunya mudik kali ini bakal bawa si ganteng yang masih berusia 4bulan. Bakal kayak apa ya, gimana kalo dia heboh nangis di pesawat? *mikir* tus kalo pas take off dan landing kagak mau mimik gimana? *worried* Sempet sih tanya ke sana kemari tips and trik travel by pesawat bersama infant tapi tetep aja itu kan masih teori.

Bahkan sempet nanya ke DSA-nya juga yaaa jawabnya sama aja usahain pas take off dan landing harus dalam keadaan Mimik.
Kenapa? Karena Salah satu sumber utama ketidaknyamanan bagi bayi bepergian di pesawat terbang adalah perubahan tekanan kabin ketika take off dan landing. Hal ini menyebabkan tekanan di telinga, dan dapat cukup menyakitkan bagi bayi, terutama jika bayi memiliki hidung tersumbat. So, susui si baby atau berikan botol atau dot untuk bayi selama take-off dan landing untuk membantu meringankan tekanan.

Tus kalo rewel selama penerbangan?

Bawa aja mainan secukupnya*bukan sebanyaknya ya


Ada yang pernah travel bawa infant ga? share dong mom, bunda, umi... :)

Tus kalo mau bawa stroller nanti naruhnya dimana ya? coz strollernya lumayan gedhe sih meski udah dilipat *ga seperti payung gitu kalau dilipat.

Then apa aja yang perlu di packing?

*On Diaper bag :

-Satu set tambahan baju baby dan jaket. Ini wajib dan ga boleh lupa.
-Popok, tisu, Desitin (cream untuk atasi ruam baby). Lebihkan 1 atau 2 dari yang biasanya sebagai antisipasi.
-Alas untuk ganti popok
-Kantong plastik untuk sampah*bekas diapers
-Bawa makanan baby apapun itu *asi Or formula* tidak lebih dari 3ons. itu peraturannya :)
-
mainan, selimut, boneka beruang, atau dot atau alat menenangkan lainnya
-Jika bayi akan tumbuh gigi, bawa beberapa Teether dan biskuit untuk dikunyah.
-Obat-obatan yang dibutuhkandan/ resep obat, dan nomor telepon DSA.
-Makanan, air untuk mommy-nya karena ada juga airline yg tidak memberikan service makanan :)

*Yang ADA dalam Koper :

-baju Baby *pasti lah ya
-diapers secukupnya saja, karena nanti sesampai tujuan pasti ada toko yang menjual dan kita bisa beli di sana.
-Baju kita
-obat2an, dan keperluan kita sendiri :)


DIkutip dan diambil dariberbagai informasi.

Bagaimana persiapan mudik anda?






Monday, August 8, 2011

Tahap Perkembangan Bayi Usia 4-6 bulan

Alhamdulillah, si ganteng udah hampir 4 bulan. Dia juga udah mulai tengkurep sendiri, ngoceh2 sendiri meski kalau ada banyak orang asing dia tetep pake aksi tutp mulut "stay cool"

Perkembangan motoriknya kaki makin kuat nendang, tangan udah mulai bisa pegang2 benda meski sebentar tus jatuh ke mukanya, angkat kepala udah mulai kuat kalau pas mau tengkurep dan guling2 and angkat2 perut kalo mau minta digendong and prepare to guling2... senengnya.......
Sehat selalu ya, nak.


 Kalo yang di bawah ini saya copas dari blog dokterbayi.com, semoga bermanfaat :)

Tahap perkembangan bayi yang paling menyenangkan menurut kebanyakan kaum ibu adalah ketika bayi mereka menginjak usia 4-6 bulan. Sebab pada usia 4-6 bulan, bayi lebih peka dan mulai dapat berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya dibanding usia tiga bulan pertama, contohnya seperti dapat mengoceh, berteriak, berguling-guling, bertepuk tangan, bermain atau memeluk dan lain sebagainya. Selain itu pertumbuhan bayi juga akan mengalami peningkatan yang cukup baik, seperti berat badan, kekuatan otot kaki dan tangan yang mulai bertambah sehingga gerakan bayi lebih terkontrol dan lain sebagainya. Perkembangan dan pertumbuhan bayi pada usia 4-6 bulan yang sangat signifikan, sebaiknya diimbangi dengan tindakan orang tua yang lebih aktif dalam mengajarkan cara-cara awal berinteraksi dan memperkenalkan anak dengan situasi dan kondisi lingkungan. Berikut merupakan tahap-tahap perkembangan bayi usia 4-6 bulan:
• Perkembangan bayi usia 4-6 bulan dari segi emosional dan sosial.
Usia tiga atau empat bulan bayi akan belajar dengan sendirinya untuk mengenal satu persatu orang-orang disekitarnya. Bayi juga dapat melakukan kontak mata atau tersenyum sebagai tanda bahwa dia sedang belajar membaca beberapa ekspresi terutama kepada ibu bayi tersebut. Jadi jangan terkejut ketika Anda berekspresi gelisah dan khawatir, bayi juga akan berekspresi khawatir. Perkembangan bayi pada usia selanjutnya hingga enam bulan dari segi emosional lainnya yakni adanya perasaan aman, sebab bayi dapat merasakan kasih sayang orang-orang disekitarnya. Bayi juga mudah terstimulasi oleh lingkungan, sehingga ketika dia terlalu bergembira maka akan mulai menangis dan perlu ditenangkan.
• Perkembangan bayi dalam kemampuan motorik ketika usia 4-6 bulan.
Seluruh gerak tubuh bayi mulai sedikit terkontrol dengan baik, sebab otot bayi mulai memiliki kekuatan. Biasanya bayi akan mengawali dengan menggenggam sesuatu di tangan kemudian memasukkan ke dalam mulut, menggoyangkan atau lebih sering menendang dengan kaki atau tangan. Selanjutnya bayi akan menggoyangkan perut dan akhirnya dia dapat berguling-guling. Pada usia 4-6 bulan bayi dapat mengangkat kepala ketika terbaring telungkup, bahkan mereka kemungkinan dapat mendorong badan atau menanggung berat pada kaki mereka. Sehingga pada akhirnya pada usia 6 bulan, bayi dapat duduk sendirian, merayap kemudian merangkak. Bayi juga menarik-narik benda di dekatnya atau gerakan menggaruk-garuk tangan.
• Pertumbuhan bayi juga akan semakin meningkat ketika usia 4-6 bulan.
Fungsi indra penglihatan semakin membaik, sehingga bayi dapat membedakan wajah asing atau yang telah akrab dengan dirinya. Kebanyakan bayi juga tertarik dengan benda yang memiliki warna-warna cerah dan bersinar. Pertumbuhan bayi yang lain yakni bayi dapat mengoceh, tertawa, menjerit, menangis. Bayi juga menanggapi dan meniru ekspresi wajah dan suara di sekitarnya, sebagai cara awal bayi mencoba berkomunikasi dengan Anda. Sehingga jangan terkejut ketika bayi mengoceh kemudian berhenti dan menunggu respon Anda. Bayi pada usia 4-6 bulan mulai mengenal namanya dan mulai mengucapkan kata-kata mudah yang sering dikomunikasikan pada bayi, seperti kata “iya”, “mama’, “ini”, dan lain sebagainya

Wednesday, July 13, 2011

[ Episode : Si Ganteng ] Perkembangan Bayi 0-3 Bulan.

Tak terasa si ganteng udah hampir 3 bulan, makin ganteng, makin lucu aja *hahaaa narsis ga dosa kan :P

 Ah iya, dari usia 2 minggu udah kena alergi Seafood gara-gara mamanya habis melahirkan langsung makan besar yang notabenenya semua makanan laut *sigh* sampai badan dan tangannya bentol-bentol merah. Dan sampai sekarang pun kalau mamanya makan ikan laut, atau telur bahkan pake bumbu saos tiram ajah si ganteng langsung muncul merah-merahnya. ah kasian sekali melihatnya dan kasian juga mamanya ga bisa makan apa-apa. Sempet worried dapat DHA omega nya darimana kalo ga boleh makan ikan laut???


Ohya si ganteng minum ASI loh *bangga* dan Alhamdulillah asinya lancar meski kadang sempet curiga dan khawatir and takut kalo-kalo si ganteng kurang ASI :s.

Gimana ngatasi dan ngilangin alerginya ini ya... hmmm

udah ah mo nyuci botol bekas ASIP yang ga ke minum si Ganteng. oh ya ternyata si ganteng ga doyan minum pake botol dan Dot. Pernah dan sering dicobain sampe dia nangis hingga akhirnya pilih tidur dari pada minum pake  dot.... D'oh!!!

lalu bagaimana perkembangan baby?

Alhamdulillah, si ganteng udah mulai kuat angkat kepala, kalau di ajak senyum udah langsung balas senyum, udah bisa di ajak ngobrol, udah bisa cerita tentang mimpinya kalau bangun tidur ( ini mah maminya yang cerita kali :P )
Minumnya udah tiap jam mintanya, kalau enggak bakalan habis tuh jari dikenyot dimasukin mulut hueheuehue...
Udah ga mau di gendong ala baby, bilangnya sih " udah gedhe di berdiriin aja, ma gendongnya". gitu protesnya sambil ahak ihik uhuk.
kalau ketawa kadang udah ngeluarin suara yang bikin mamanya ikut ketawa seneng ngeliatnya. But anehnya....... kalau sama papanya lebih heboh ngocehnya bila dibandingin sama mamanya. *perlu ditanya kenapa neh.*


Perkembangan Bayi 0-3 Bulan


Bulan ke-1
Jangan panik kalau bagian punggung atau pantat si kecil ada kulit yang biru seperti lebam, atau keabu-abuan. Bercak ini biasanya hilang setelah usianya melewati 1 tahun.
Jangan panik juga jika bentuk kepala bayi Anda kurang simetris, karena ia baru saja melewati jalan yang sempit, yaitu pinggul sang ibu. Matanya mungkin akan tampak sedikit membengkak, hidungnya masih sangat pesek dan kupingnya terlihat agak aneh. Dia akan terus “memperbaiki” penampilannya kok…
Bahkan pada sebagian bayi, Anda bisa melihat bagian lunak di bagian atas kepalanya berdenyut. Ini masih termasuk normal.
Pada beberapa hari pertama, mata si kecil biasanya akan terus menutup. Setelah itu matanya akan mampu terus terbuka untuk waktu yang lebih lama. Ia akan bisa melihat wajah Anda pada jarak sekitar 20 cm.
Pada tahap ini bayi bisa menggerakkan dan memutar kepalanya untuk mencari susu ibunya, bisa meregangkan tangannya, serta mengenggam jari Anda dengan kepalan tangannya.
Bulan ke-2
Pada tahap ini gerakan tubuhnya akan semakin membaik. Ia bisa menggapai benda-benda yang menarik perhatiannya, bisa memegang benda kecil dengan gengamannya walapaun hanya sebentar, bahkan ia sudah bisa menepuk-nepuk benda yang disenanginya.
Cobalah tersenyum kepadanya… jangan kaget kalau ia tersenyum balik kepada Anda. Coba pula membuat berbagai bunyi di dekatnya tanpa membuatnya terkejut. Sebagian bayi akan mendengarkan bunyi tersebut dengan seksama, sementara sebagian lainnya mungkin malah akan menangis.
Pada akhir tahap ini, sebagian bayi sudah mulai bisa mengangkat kepalanya dan mencoba melihat ke sekeliling ruangan.
Jika bayi Anda senang, maka ia akan membuat berbagai respon, seperti memandang wajah Anda, mencoba meraih Anda dengan tangannya, tersenyum dan mengoceh.
Sebaliknya, jika ia sedang kesal, maka respon yang dibuatnya antara lain memalingkan wajahnya dari Anda, menangis, meronta, serta bernafas dengan cepat.
Si kecil juga sudah mulai suka bereksplorasi menggunakan mulutnya dengan menghisap apa saja yang bisa dan nyaman untuk dihisap. Ia mulai banyak bereksperimen dengan suaranya, serta jarak pandangnya pun bertambah hingga beberapa meter ke depan.
Bulan ke-3
Si kecil sudah semakin kuat mengangkat kepalanya jika Anda baringkan ia dalam posisi tengkurap. Bahkan tidak jarang yang sudah bisa mengangkat badannya sedikit pada posisi ini.
Ia pun semakin mahir menggunakan tangannya. Ia akan senang menyentuh, memegang, serta memukul-mukul dengan kedua tangannya. Ia juga akan sangat menyukai melihat bayangannya sendiri di cermin.
Pada tahap ini, bayi akan mulai mengenali wajah orang dekatnya dan berbagai benda yang akrab dengannya.