Showing posts with label kejang demam pada anak. Show all posts
Showing posts with label kejang demam pada anak. Show all posts

Monday, October 24, 2011

Tips Alami Mengatasi Demam Pada Bayi

Dari kemarin si ganteng ga enak body hiks, sedih rasanya ngeliat si ganteng resah gelisah batpil sekarang demam pula...
kalau malam jadi sering bangun2 nangis tapi ga mau mimik.
Dan ini adalah sakit pertama buat si Ganteng. Cepet sembuh ya nak.........

---------------------------
Berikut tips yang saya copas dari  kotamadiun.com

Untuk para orang tua terutama yang  mempunyai  masalah demam pada bayi Anda , mungkin kerap menjadi kepanikan bagi Anda dan segera membawa bayi atau anka kedokter. Jika hal itu terjadi sebaiknya Anda melakukan penanganan yang alami pada bayi Anda tanpa harus membayanya kedokter,  menurut penelitian juga jika bayi  atau anak sakit  terbiasa dengan penanganan dokter, maka akan sulit diatasi dengan obat biasa selain obat dokter. Maka tidak perlu khawatir atau panik dengan demam pada bayi Anda dan cobalah tips alami mengatasi demam pada bayi Anda dengan penaganan Anda sendiri, niscaya bayi Anda akan pulih kembali tanpa pengobatan khusus dari dokter.
Demam merupakan mekanisme pertahanan tubuh terhadap infeksi atau masuknya zat asing ke dalam tubuh. Jadi demam bukanlah suatu penyakit, melainkan gejala dari suatu penyakit. Dengan adanya demam, tubuh diberi sinyal bahwa ada sesuatu yang tidak beres dalam tubuh.
Pada umumnya bayi atau anak yang mengalami demam, merupakan respons normal terhadap berbagai penyakit. Namun orangtua terkadang jadi terlalu panik saat anak demam, apalagi jika Anda belum berpengalaman yang mungkin baru mempunyai anak.
Sebenarnya saat anak demam, Anda tidak perlu buru-buru membawanya ke dokter. Menurut Asosiasi Dokter Anak Amerika, memberikan anak di bawah dua tahun obat demam yang disebabkan oleh pilek dan batuk sebenarnya kurang efektif kecuali si anak sudah berusia di atas enam tahun. Malah obat-obatan tersebut bisa membahayakan anak jika diberikan dengan dosis yang tidak tepat.
Orangtua hanya boleh panik dan segera membawa anaknya ke dokter jika kondisinya sebagai berikut ini:
1. Suhu tubuhnya melampaui 38 derajat celcius untuk anak usia 3-6 bulan
2. Suhu tubuhnya melampaui 39 derajat celcius untuk anak usia di atas 6 bulan
3. Demam tidak turun selama 96 jam atau 4 hari.
Selain dengan obat, Anda bisa melakukan langkah-langkah alami untuk mengatasi demam karena flu dan batuk tersebut. Setidaknya cara-cara di bawah ini, yang dikutip dari womans day, bisa menyembuhkan demam bayi Anda
1. Humidifier
Humidifier merupakan alat yang biasa dipakai untuk menyemburkan uap. Alat ini bisa dibeli di toko seperti Acehardware atau toko yang menjual barang impor.
Humidifier ini fungsinya mirip seperti Anda menaruh ember atau baskom yang berisi air panas di dalam kamar. Dengan uap yang keluar dari alat tersebut, bisa melegakan hidung anak yang tersumbat. Hanya saja saat menggunakannya, Anda perlu berhati-hati. Jangan taruh terlalu dekat pada anak dan tidak perlu menyalakannya seharian.
2. Obat Tetes Hidung
Saat pilek, bayi bisa merasa sangat tidak nyaman  karena hidungnya tersumbat tidak dapat bernapas dengan nyaman, maka si anak menjadi rewel. Cara lain untuk melegakan pernapasannya adalah dengan menggunakan obat tetes hidung. Obat ini hanya berisi NaCL (garam murni) sehingga tidak ada efek samping apapun pada bayi. Cukup teteskan 2-3 obat tersebut ke lubang hidung bayi. Memang awalnya bayi bisa menangis saat akan diberi obat tersebut, namun hasilnya cukup efektif.
3. Taruh Bantal Lebih
Pernahkah saat Anda pilek atau batuk, Anda tidur dengan alas dua bantal dan merasa lebih baik? Jika pernah, hal serupa bisa Anda lakukan pada si kecil. Hanya saja pastikan dua bantal tersebut tidak menutupi wajah bayi. Gunakan bantal yang memang nyaman untuk mereka.
4. Sinar Matahari
Sinar matahari tidak hanya efektif untuk menyembuhkan bayi yang kuning. Ketika bayi sakit pilek atau batuk, sinar matahari juga bisa jadi cara untuk mengatasinya.
Caranya, ajak bayi untuk berjemur di bawah pukul 10.00 WIB. Setelah waktu tersebut, sinar matahari selain panas juga tidak lagi bagus untuk kulit.
Saat berjemur, bagian yang sebaiknya pertama kali terkena paparan sinar matahari adalah dadanya, lalu punggungnya. Ketika sampai bagian punggung, jangan lupa untuk mengusap-usapnya. Lakukan selama 5-10 menit. Anda tidak perlu sampai menelanjangi bayi ketika melakukannya.
5. Berendam Air Hangat Bersama Anak
Jika suhu badan si kecil mulai tinggi, Anda bisa mengajaknya berendam bersama di dalam air hangat. Berendam kurang lebih 10 menit akan membuat suhu tubuhnya mendingin. Tapi ingat, jangan terlalu lama. Setelah selesai, segera keringkan tubuhnya dan usapkan minyak kayu putih atau minyak telon yang hangat, terakhir pakaikan busana yang nyaman atau baju hangat terutama disaat cuaca dingin. Hal ini mencegah si kecil terserang flu yang lebih berat.


Saturday, August 6, 2011

STEP / KEJANG DEMAM PADA ANAK

Gejala SteP :

1. Pada suhu tubuh baru 38 oC, kejang sudah mulai terjadi . Pegang tangan putra/ i terus menerus . Jika sesekali kejang ( seperti terkejut) , itulah tanda awal step.
2. Jika temperatur terus naik , biasanya pada tingkat 40oC pun kejang- kejang sudah nampak .
3. Kejang disertai mata membelalak (tidak berkedip) .
4. Gigi tampak menggigit kuat.

MENGATASI STEP :

1. Buka semua baju si sakit dan jendela rumah agar mendapat udara segar .
2. Jika perlu si sakit di letakkan di lantai.
3. Buka mulut ( gigi ?) dan masukkan sedok makan. Ini dimaksudkan agar gigi si sakit tidak menggigit lidahnya sendiri.
4. Oleskan dengan telapak tangan alkohol 70% ke seluruh tubuh kecuali muka . Kipas- kipas dengan kipas atau buku. Lakukan berulang - ulang kedua tindakan tadi.
5. Bila tidak tersedia alkohol, ambil handuk , celupkan ke air kamar
mandi , peras sedikit , lalu lilitkan ke tubuh . Ulangi berulang -ulang .
6. Pada bagian yang paling panas (leher misalnya ) beri wash lap
basah .
7. Kalau suhu tubuh menurun dan tidak kejang lagi , secepatnya
minumkan obat yang tersedia di kotak obat dengan dosis anjuran
dokter .

MENCEGAH STEP :

1. Kenali penyebab step pada anak anda, misal flu . Jika tubuh mulai
hangat , mulailah mengukur suhu tubuhnya dengan termometer.
2. Siapkan selalu di kotak obat anda obat -obatan yang diyakini
cocok. Terutama penurun panas dan antibiotik. Jangan lupa alkohol
70 % untuk kompres dan wash lap.
3. Jika suhu tubuh mendekati 38 oC, dan penyakit dirasa sejenis
dengan yang sudah- sudah, minumkan obat dengan dosis sesuai
anjuran dokter (waktu periksa terakhir ) .
4. Jika minum obat pertama setelah magrib (jam 18 .00 ), usahakan
pukul 24. 00 diberikan obat kedua . Namun jangan lupa memberikan
air gula sebelum minum obat kedua .
5. Diberi minum kopi ( sewaktu kondisi anak sehat ), walau 1 sendok
atau 2 sendok makan sehari . Ingat biasanya yang step anak
berumur 0- 5 tahun . Setelah masa itu terlewati , insyaallah relatif
aman .
6. Pijat pada telap kaki dan tangan , agar panas merata keseluruh
tubuh dan suhu menurun . Kadangkala panas yang tinggi
dikarenakan panas terpusat pada bagian tertentu ( misal leher )
karena radang .
7. Pada bagian kepala, berikan wash lap basah. Begitu juga pada
bagian yang paling panas .

Usahakan menghindari mengatasi step dengan mengambil sumsum
tulang belakang.
Hal ini berdasarkan pengalaman tetanggaku.
Anaknya sering step akhirnya di bawa di Rumah Sakit di Surabaya.
Opname. Menunggu diambil sumsum tulang belakangnya. Selama
masa tunggu itulah keluarga pasien menjumpai pasien lain yang
diambil sumsum tulang belakangnya ternyata lumpuh total.
Akhirnya tetanggaku meminta pulang paksa dan dirawat sendiri
dengan sering memberi minum kopi (memacu jantung).
Alhamdulillah sehat sampai sekarang.

Mudah-mudah bermanfaat. Jika anda punya pengalaman lain harap
bersedia memberi komentar agar dapat memberi alternatif
pengatasan step yang lebih sempurna. Terima kasih atas kunjungan
anda.



taken from wuluhanputro.blogspot.com