TUMBUH KEMBANG BAYI BULAN KE-4
MERASAKAN EMOSI
B ersikap ceria di hadapan bayi meskipun Anda sedang kesal pada sesuatu.
Emosi
* Melewati usia 3 bulan reaksi emosi bayi sudah lebih jelas . Jika ada keinginan yang tak terpenuhi , si kecil bisa mengomunikasikannya dengan gerak tubuh , rengekan atau tangisan yang beritmis , serta mimik muka . Adakalanya emosi yang muncul -karena rasa marah dan kecewa - ditampakkan dengan berlebihan seperti berteriak- teriak dan perlu waktu untuk menenangkannya . Orangtua dapat membangun emosi positif dengan berusaha jeli memahami apa kebutuhan bayinya dan harus sering mengajaknya bicara pada setiap kesempatan . Berikan stimulasi setiap berinteraksi dengan anak .
* Bayi sudah bisa merasakan emosi orangtuanya yang sedang sedih , marah, letih dan sebagainya . Umpamanya , saat si kecil berceloteh lantas ibu mengeluarkan suara dengan intonasi tinggi , ia akan diam. Bayi yang memiliki gangguan emosi justru cuek pada apa yang terjadi di sekelilingnya . Kalau ini yang terjadi , sering- seringlah mengajak si kecil bermain, ngobrol , mendongeng, dan lain sebagainya.
Dengan begitu, setidaknya ada rangsangan ke otak si kecil untuk bisa fokus ke satu hal yang tengah dihadapinya .
* Bayi sudah mengenali raut wajah kedua orangtuanya. Maka itu, perlihatkan wajah yang selalu ceria padanya. Hal ini akan memberi pengaruh pada keceriaannya juga. Wajah cemberut dan kesal yang kerap diperlihatkan pada bayi, hanya akan membuatnya juga jadi mudah marah.
Motorik kasar
* Bila ditengkurapkan , bayi dapat mengangkat dada dan menopang dengan kedua tangannya. Terkadang, ia pun menumpu pada kedua kakinya . Otot leher yang semakin kuat, memungkinkan bayi untuk menegakkan kepala dan menggoyangkan kepalanya. Bila otot leher bayi masih terkulai lemas maka perlu dicurigai.
* Bila didudukkan dengan dipangku , kepalanya dapat tegak . Curigai bila kepalanya lemas terjatuh atau menunduk .
* Sudah berguling atau tengkurap-telentang sendiri . Beberapa bayi masih perlu bantuan untuk itu . Ini masih wajar . Saat tubuhnya miring- miring, coba bantu dia membalikkan badannya . Waspadai bila menaruhnya di tempat tidur karena dengan kemampuannya yang baru ini , ia berisiko terjatuh bila tidak diawasi .
* Ketika bayi telungkup , berikan mainan berbunyi di hadapannya agar ia berusaha mengangkat kepala . Ini juga melatih kekuatan otot leher yang diperlukan saat ia belajar duduk nantinya dan untuk belajar meraih mainannya .
Jangan sering menggendongnya , lebih baik taruh bayi di tempat tidurnya agar banyak bereksplorasi.
* Bayi sudah diajar untuk didudukkan . Contoh , dari posisi telentang , kita bisa menarik kedua tangannya perlahan sehingga ia seolah- olah dalam posisi duduk.
Sudah memungkinkan juga untuk memosisikan bayi duduk saat digendong, dipangku atau diletakkan di kereta dorong bayi.
Motorik halus
* Bila diberikan mainan , bayi dapat menggenggam dan memainkannya .
* Dapat meraih benda.
* Memasukkan tangan ke mulut dengan mainan atau benda .
* Bola mata mengikuti arah benda yang digerakkan dihadapannya tanpa diikuti
gerakkan kepala.
Kognitif
* Aktif memerhatikan orang yang ada di dekatnya atau yang mengajaknya bicara atau objek yang berada di dekat /dalam pandangannya. Mulai ada ketertarikan untuk mengamatinya.
* Bermain dengan mainan kerincingan atau memainkan tangan , kaki maupun jari- jari tangan dan kakinya.
* Mencari sumber suara dan mengeskplorasi rasa dengan menggunakan tangan dan mulut .
Bahasa
Respons bayi sudah lebih kompleks . Untuk mengungkapkan perasaan , ia tak hanya mengeluarkan bunyi - bunyian vokal maupun diftong (ai , oi , au), tapi juga dibarengi gerakan anggota tubuh . Misal , saat ia mendengar bunyi , ia akan menggerakkan mata atau tubuhnya mencari sumber suara tadi . Ketika diajak bicara, bayi tampak serius memerhatikan dan mengamati orang yang mengajaknya bicara itu.
Tangisannya pun sudah bervariasi . Ada perbedaan pada tangisan saat lapar, kesal, marah, mengantuk , dan sebagainya . Ia juga sudah bisa menjerit- jerit .
Lantaran itu , orangtua harus peka dengan apa yang tengah dibutuhkan bayi.
Perkembangan psikososial
* Mampu berinteraksi dan berkomunikasi secara beragam. Contoh , ketika diajak bicara, ia memberi respons berupa suara atau tingkah yang memperlihatkan kesenangan maupun ketidaksenangan. Jika ada hal yang menurutnya menyenangkan, ia bisa tersenyum bahkan tergelak tertawa .
* Menyukai permainan yang bersifat sosial atau permainan yang bersenda gurau, seperti main cilukba .
* Kontak mata semakin intens dan bola matanya dapat mengikuti arah pergerakan objek. Secara visual , bayi sudah mengenali orangtuanya.
* Bisa menarik perhatian . Antara lain dengan tertawa keras , menjerit , menghentakkan badan, menendangkan kaki, main ludah dan lainnya .
* Memberi respons dengan menoleh pada suara yang menarik perhatiannya. Ada
keinginannya untuk digendong oleh orang yang mendekatinya.
Ukuran Tubuh
Berat badan antara 4, 7- 6 ,7 kg, panjang badan sekitar 57, 8 -63, 7 cm dan lingkar
kepala antara 38- 44 cm .
Dedeh Kurniasih . Foto: Ferdi/
Showing posts with label travel with baby. Show all posts
Showing posts with label travel with baby. Show all posts
Thursday, September 22, 2011
Friday, September 16, 2011
midnight *effect
jumat 00:50 dini hari.
eh ternyata begini rasanya kebangun dari tidur tus ga bisa tidur lagi. tengok sebelah kiri si ganteng yang Alhamdulillah udah bobo dengan nyenyaknya.
FYi, im still at parents home, dengan suami yang udah dibelahan pulau sana *miss u, ayah!*
ini efek bangun tengah malam karena sadar gw belom shalat isya *dag* alhamdulillah yah... alam bawah sadar gw bisa jadialarm juga :) jadi sesuatu banged...:P
Di luar udara sepoi2, masih rame sih karena diluar masih banyak pekerja yg sibuk dg aktifitas mereka. keluar sebentar...enak banget ya udara malam. Tapi giliran udah masuk kamar langsung bersin ga henti2 sampe sekarang, hadoooh apa bener angin malam segenit itu ama gw sigh *jleb.
Menatap wajah si ganteng, dengan pipi buletnya yang lagi bobo indah, kira2 kalo bobo gitu mimpiin emaknya ga ya... hellow *emaklebaydah*
i need somebody to listen all my stupid talk, yeah is you!
Well, apa ini efek gw minum fre**tea tadi itu ya kok melek dan berkicau alamaaaak...
"Terimakasih ya Allah" hanya kalimat ini yang sering terucap kala natap wajah si ganteng yang ketika ditatap ikut membalas dengan tatapan lembutnya lalu kemudian senyum, ah damainya hatiku. "He's more looks like you, mom...!" kata ayahnya. "thanks to you also, ayah... without you, me and baby is nothing."
#bighug:kiss kiss
eh ternyata begini rasanya kebangun dari tidur tus ga bisa tidur lagi. tengok sebelah kiri si ganteng yang Alhamdulillah udah bobo dengan nyenyaknya.
FYi, im still at parents home, dengan suami yang udah dibelahan pulau sana *miss u, ayah!*
ini efek bangun tengah malam karena sadar gw belom shalat isya *dag* alhamdulillah yah... alam bawah sadar gw bisa jadialarm juga :) jadi sesuatu banged...:P
Di luar udara sepoi2, masih rame sih karena diluar masih banyak pekerja yg sibuk dg aktifitas mereka. keluar sebentar...enak banget ya udara malam. Tapi giliran udah masuk kamar langsung bersin ga henti2 sampe sekarang, hadoooh apa bener angin malam segenit itu ama gw sigh *jleb.
Menatap wajah si ganteng, dengan pipi buletnya yang lagi bobo indah, kira2 kalo bobo gitu mimpiin emaknya ga ya... hellow *emaklebaydah*
i need somebody to listen all my stupid talk, yeah is you!
Well, apa ini efek gw minum fre**tea tadi itu ya kok melek dan berkicau alamaaaak...
"Terimakasih ya Allah" hanya kalimat ini yang sering terucap kala natap wajah si ganteng yang ketika ditatap ikut membalas dengan tatapan lembutnya lalu kemudian senyum, ah damainya hatiku. "He's more looks like you, mom...!" kata ayahnya. "thanks to you also, ayah... without you, me and baby is nothing."
#bighug:kiss kiss
Monday, August 22, 2011
[Share] Travelling with Infant by Air
Bismillah...
Tak terasa Ramadhan bakal berlalu dengan begitu cepatnya. Mana puasa bolong-bolong hiks. Daaaaan lebaran kali ini insya Allah bisa mudik *Alhamdulillah semoga lancar. Karena tahun lalu kagak bisa mudik dengan alasan lagi hamdun muda and masih rawan
Masih belum packing bla bla sih, malesnya belum ilang-ilang.
Oh ya saya kabar-kabari ya... saya udah punya jagoan loh
Bahkan sempet nanya ke DSA-nya juga yaaa jawabnya sama aja usahain pas take off dan landing harus dalam keadaan Mimik.
Kenapa? Karena Salah satu sumber utama ketidaknyamanan bagi bayi bepergian di pesawat terbang adalah perubahan tekanan kabin ketika take off dan landing. Hal ini menyebabkan tekanan di telinga, dan dapat cukup menyakitkan bagi bayi, terutama jika bayi memiliki hidung tersumbat. So, susui si baby atau berikan botol atau dot untuk bayi selama take-off dan landing untuk membantu meringankan tekanan.
Tus kalo rewel selama penerbangan?
Bawa aja mainan secukupnya*bukan sebanyaknya ya
Ada yang pernah travel bawa infant ga? share dong mom, bunda, umi... :)
Tus kalo mau bawa stroller nanti naruhnya dimana ya? coz strollernya lumayan gedhe sih meski udah dilipat
Then apa aja yang perlu di packing?
*On Diaper bag :
-Satu set tambahan baju baby dan jaket. Ini wajib dan ga boleh lupa.
-Popok, tisu, Desitin (cream untuk atasi ruam baby). Lebihkan 1 atau 2 dari yang biasanya sebagai antisipasi.
-Alas untuk ganti popok
-Kantong plastik untuk sampah*bekas diapers
-Bawa makanan baby apapun itu *asi Or formula* tidak lebih dari 3ons. itu peraturannya :)
-mainan, selimut, boneka beruang, atau dot atau alat menenangkan lainnya
-Jika bayi akan tumbuh gigi, bawa beberapa Teether dan biskuit untuk dikunyah.
-Obat-obatan yang dibutuhkandan/ resep obat, dan nomor telepon DSA.
-Makanan, air untuk mommy-nya karena ada juga airline yg tidak memberikan service makanan :)
*Yang ADA dalam Koper :
-baju Baby *pasti lah ya
-diapers secukupnya saja, karena nanti sesampai tujuan pasti ada toko yang menjual dan kita bisa beli di sana.
-Baju kita
-obat2an, dan keperluan kita sendiri :)
DIkutip dan diambil dariberbagai informasi.
Bagaimana persiapan mudik anda?
Saturday, August 6, 2011
Agar bayi tak rewel dalam perjalanan
Tips Agar Bayi Tak Rewel di Perjalanan
Saat Anda melakukan perjalanan dengan mengajak serta bayi Anda bisa saja bayi tidak bisa tidur dan rewel sepanjang naik pesawat.
Agar hal itu tidak bisa terjadi, simak tips berikut.
Usahakan tidak membawa bayi berlibur ke tempat yang sangat jauh, dengan waktu tempuh perjalanan lebih dari 3 jam Atau sebelum mengadakan perjalanan jauh, "latih" bayi bepergian dengan waktu tempuh singkat atau sedang Alat transportasi harus aman dan nyaman, karena bayi lebih rentan di udara panas atau di ruangan sempit. Kalau naik mobil, pastikan ruangannya luas, AC-nya oke, dan bayi didudukkan di car seat. Jika kereta api, pilih kelas eksekutif
Hindari mengajak bayi berusia kurang dari 3 bulan naik pesawat, sebab rentan mengalami gangguan telinga akibat perubahan tekanan udara di kabin.
Tak perlu segan untuk menanyakan fasilitas di pesawat terbang seperti makanan, diapers, atau keranjang bayi (travel cots) saat membeli tiket
Hindari berdesakan saat naik dan turun kendaraan karena bisa- bisa bayi Anda tergencet!
Dapatkan kursi dekat lorong di pesawat terbang agar gampang
keluar masuk
Saat pesawat take off dan landing, susui bayi agar perubahan
tekanan udara tidak mengganggu telinganya
Gerak dan hirup udara segar. Kalau naik mobil, stop tiap 2 jam
sekali untuk menyusui atau menggendong bayi jalan-jalan. DI pesawat, duduk di deretan kursi terluar agar mudah membawa bolak-balik kabin
Sewa mobil di tempat liburan agar praktis untuk bepergian
Silakan mencoba transportasi lokal, seperti becak, delman, tuktuk,
bis, trem atau MRT, bersama bayi asal aman dan tidak berdesakan
Lupakan pakai kereta dorong. Karena kebanyakan kota-kota di
Indonesia tidak bersahabat dengan trotoar yang sempit dan
jalanan berdebu. Di luar negeri, silakan.
ayahbunda.co.id
Saat Anda melakukan perjalanan dengan mengajak serta bayi Anda bisa saja bayi tidak bisa tidur dan rewel sepanjang naik pesawat.
Agar hal itu tidak bisa terjadi, simak tips berikut.
Usahakan tidak membawa bayi berlibur ke tempat yang sangat jauh, dengan waktu tempuh perjalanan lebih dari 3 jam Atau sebelum mengadakan perjalanan jauh, "latih" bayi bepergian dengan waktu tempuh singkat atau sedang Alat transportasi harus aman dan nyaman, karena bayi lebih rentan di udara panas atau di ruangan sempit. Kalau naik mobil, pastikan ruangannya luas, AC-nya oke, dan bayi didudukkan di car seat. Jika kereta api, pilih kelas eksekutif
Hindari mengajak bayi berusia kurang dari 3 bulan naik pesawat, sebab rentan mengalami gangguan telinga akibat perubahan tekanan udara di kabin.
Tak perlu segan untuk menanyakan fasilitas di pesawat terbang seperti makanan, diapers, atau keranjang bayi (travel cots) saat membeli tiket
Hindari berdesakan saat naik dan turun kendaraan karena bisa- bisa bayi Anda tergencet!
Dapatkan kursi dekat lorong di pesawat terbang agar gampang
keluar masuk
Saat pesawat take off dan landing, susui bayi agar perubahan
tekanan udara tidak mengganggu telinganya
Gerak dan hirup udara segar. Kalau naik mobil, stop tiap 2 jam
sekali untuk menyusui atau menggendong bayi jalan-jalan. DI pesawat, duduk di deretan kursi terluar agar mudah membawa bolak-balik kabin
Sewa mobil di tempat liburan agar praktis untuk bepergian
Silakan mencoba transportasi lokal, seperti becak, delman, tuktuk,
bis, trem atau MRT, bersama bayi asal aman dan tidak berdesakan
Lupakan pakai kereta dorong. Karena kebanyakan kota-kota di
Indonesia tidak bersahabat dengan trotoar yang sempit dan
jalanan berdebu. Di luar negeri, silakan.
ayahbunda.co.id
Subscribe to:
Posts (Atom)