Showing posts with label kehamilan. Show all posts
Showing posts with label kehamilan. Show all posts

Monday, March 21, 2011

kehamilan 36 minggu

Bismillah...

Hari ini tepatnya 36 minggu 1 hari.   masih sama seperti kehamilan 35minggu .
Tensi : 100/70
detak jantung baby: 145-155/detik ( agak turun dari minggu lalu 155-160 )

Belum cek ke obgyn lagi jadwalnya masih tgl 2 april nanti, kok aneh ya padahal yang lainnya jadwal cek udah seminggu dua minggu sekali. lah ini aku kok masih per 3 minggu ya.

pinggul sebelah kanan sering sakit *cenat cenut kalau di pakai jalan, jadi jalannya udah kek kura2 yang lelet sambil pegangin panggul kanan. dua bagian paha atas juga udah sakit kalau pas nahan dari duduk ke berdiri apalagi kalau pas di pakai sholat... aduuh alamaaaaaak... susah berdirinya sujud pun udah ga bisa maksimal *emang begitu ya?*

HIS udah sering, apalagi kalau udah mau Pee aduk kek di tusuk2 plus di injak2 rasanya sakit dan kaku banget tuh perut. sabar ya nak... masih seminggu lagi baru boleh keluar supaya paru2nya semakin matang.

selain badan udah pegel-pegel semua, cara jalan udah kek keong, bawaaanya jadi makin lemesssssss sangat lemes apa ini tanda kurang darah? atau karena diriku jarang minum vitamin yang dianjurkan obgynnya yah... *sempet mikir*

nah kalau menurut ahlinya kehamilan 36 minggu itu seperti ini :


Apa yang terjadi pada janin:

Bayi masih akan bertambah berat badannya, mungkin sekitar 28 gram perhari. Mungkin sekarang berat tubuhnya sudah mencapai kira-kira 2.7 kg. Janin sedang menyelimuti dirinya dengan cairan ‘vernix caseosa’, cairan lengket yang menutupi dan melindungi kulitnya dari cairan ketuban. Janin juga menelan dua cairan ini bersama hasil sekresi yang lain, menghasilkan kotoran hitam yang disebut meconium, saat setelah bersalin nanti.

Di akhir minggu ini, janin sudah dianggap cukup umur.
Cukup umur atau cukup masa adalah diantara 37 sampai 42 usia kehamilan. Posisinya, kini mungkin kepalanya sudah berada di bawah. Jika belum, dokter akan meminta Anda melakukan beberapa tips untuk membuat janin pada posisi siap lahir atau memutar posisi bayi dengan menyentuh perut Anda.

Apa yang terjadi pada ibu:

Karena janin sudah menyesaki rahim, maka Anda sekarang tak lagi dapat makan dengan porsi normal. Porsi kecil tapi sering, adalah yang direkomendasikan. Sementara, Anda mungkin sudah tak lagi mengalami ‘heartburn’ dan agak sedikit lebih leluasa bernafas karena kepala janin sudah di jalan lahir. Kondisi ini, jika ini bayi pertama Anda, biasanya terjadi beberapa minggu sebelum persalinan.

Jika janin sudah di jalan lahir, Anda juga akan merasakan peningkatan tekanan di perut bagian bawah. Keadaan ini mau tak mau akan menggangu cara berjalan Anda, rasanya menjadi tidak nyaman. Selain itu Anda juga akan sering berkemih. Jika bayi sudah berada di posisi sangat di bawah, tekanannya akan terasa di vagina. Beberapa ibu hamil ada yang mengatakan, rasanya seperti membawa bola bowling diantara kedua kaki. Terbayang kan?

Meskipun Anda termasuk ibu hamil yang sangat menikmati kehamilan (dengan segala ketidaknyamanannya), sebaiknya hindari bepergian dengan menggunakan pesawat terbang, atau pergi jauh dari rumah. Lagi pula beberapa maskapai penerbangan juga takkan mengijinkan ibu hamil di usia kehamilan lanjut, ikut terbang dengan pesawat mereka.  

Minggu ini mengapa tidak …

Mulai memberi kabar.
Buatlah daftar orang-orang yang Anda ingin bagi kabar gembira ini. Atau,cara yang gampang, Anda cukup memberitahu satu orang lalu minta tolong kepadanya untuk memberitahu teman-teman/kerabat Anda yang alain.


Tahukah Anda? Sel-sel otak janin terbentuk selama ia berada di kandungan, dan saat janin lahir, sel-sel itu saling terkoneksi lewat stimulasi visual, motorik, bahasa dan sosial. Semakin banyak koneksi ini tersambung, bayi akan semakin belajar dan mengembangkan kemampuan kognitif dan daya ingatnya (memori).

Ini artinya, selama menjalani kehamilan Anda harus bersungguh-sungguh memperhatikan asupan makanan yang bisa membantu regenerasi sel di otaknya.  source : www.anmum.com

Friday, March 18, 2011

Seputar Bedong dan Gurita Bayi



Dua dari sekian banyak kebiasaan masyarakat pada setiap bayi baru lahir adalah pemakaian bedong dan gurita. Sebenarnya bagaimanakah kebiasaan membedong dan memakaikan gurita pada bayi itu ? Apa pengaruhnya?

BEDONG


Kebiasaan membedong bayi memang lebih umum dipraktekkan oleh masyarakat Asia. Tapi sebenarnya, masyarakat di belahan bumi bagian barat sana pun (baca: negara maju) bukannya sama sekali tak mengenal praktek membedong (swaddling) ini. Cukup banyak orangtua baru saat ini yang dibuat bingung dengan pro-kontra yang timbul dari ’tradisi’ bedong membedong ini.
Apa sih manfaat sebenarnya? Dan apa kerugiannya jika bayi tidak dibedong?
Pengaruh BEDONG antara lain: 

1. Membuat bayi merasa aman dan nyaman.

Swaddling atau membedong membuat bayi seperti selalu dipeluk. Ini mengingatkannya pada suasana dalam rahim ibu. Ia akan merasa nyaman dan aman. Itulah alasan rasional dibalik kebiasaan membedong. Tujuan membedong sama sekali bukan untuk ’meluruskan’ kaki bayi. Semua bayi baru lahir, kakinya memang tampak sedikit bengkok atau menekuk ke dalam. Tapi itu normal. Kondisi tersebut dikarenakan selama kurang lebih 40 minggu di dalam rahim ibu yang ruangnya memang terbatas, ia selalu dalam posisi meringkuk. Dalam beberapa bulan setelah lahir, dan tanpa dibedong pun, kedua kaki bayi akan ’lurus’ dengan sendirinya dan berbentuk normal.

Dalam kelelapan tidurnya (deep sleep/non-dream sleep), bayi sesekali bergerak seperti orang terkejut. Gerakan ini, yang disebut sebagai hynogogic startles, adalah normal. Anak-anak yang lebih besar dan orang dewasa pun kadangkala mengalaminya. Hanya saja pada bayi baru lahir, refleks kejut ini lebih sering terjadi sehingga mengganggu kelelapan tidurnya. Refleks ini akan berkurang seiiring dengan pertambahan usia bayi, dan biasanya pada saat bayi berumur 1 atau 2 bulan, akan menghilang. Ada bayi yang dapat langsung tertidur kembali, tapi tak sedikit pula yang kesulitan dan lalu menjadi rewel. Membedong dapat membantu bayi untuk mengatasi refleks kejut ini dan membuatnya segera tidur kembali karena ia merasa seperti dipeluk

2. manfaat kepraktisan kepada orangtua, seperti memudahkan untuk menyusui dan menggendong.

Beberapa ibu ada yang merasakan kemudahan untuk menyusui bila bayinya dibedong. Bagi ibu maupun sang bayi, saat-saat pertama kali menyusui adalah masa yang penuh perjuangan. Ibu belajar untuk mencari posisi dan teknik menyusui yang benar. Si kecil juga berjuang mencari cara menyusu yang pas untuknya. Seringkali ia bergerak-gerak tak sabar, yang justru membuat ibu semakin sulit untuk menempatkannya dalam posisi yang benar dan nyaman. Dengan membedong, bayi akan relatif lebih anteng dan membuat proses belajar menyusui ini lebih lancar. Bayi baru lahir juga seringkali mengalami kolik, salah satu hal yang membuat orangtua baru kebingungan karena bayi yang tengah kolik akan gelisah dan menangis tak henti-hentinya. Swaddling atau membedong dapat digunakan sebagai salah satu cara untuk menenangkan si kecil yang sedang kolik.

3. Dalam  salah satu jurnal pediatrics AAP membedong bayi berpengaruh/berhubungan dengan : Sleep and Arousal, Temperature Control, Motor Development, Sudden Infant Death Syndrome, Respiratory Infections, Rickets and DDH (developmental dysplasia of the hip), Pain Control, Crying Behavior, Breastfeeding and Postnatal Weight.
(baca sendiri ya…klik di tulisan hijaunya)

Bagaimana membedong bayi
Teknik membedong bayi sangatlah variatif, tergantung dari tujuan dan tradisi masing-masing. Namun hendaknya dalam membedong bayi memperhatikan hal2 antara lain:

0. selalu meletakkan bayi terlentang (sleep on baby back)

1.  jangan membedong bayi dengan ketat .Bedong bayi dengan longgar saja. Tak masalah jika begitu terbangun si kecil ’memorak-porandakan’ bedongnya itu.
2. Tidak membedong denan kain berlapis (apalagi ketat) yang membuat bayi kepanasan (overheated) dan dapat meningkatkan resiko pneumonia serta infeksi saluran pernafasan akut lainnya akibat paru-paru bayi tidak dapat mengembang sempurna ketika ia bernafas.
3. Gunakan kain bedong yang tipis tapi cukup hangat, seperti kain flanel, dan cukup gunakan satu lembar kain saja. Bila bayi Anda menggunakan popok sekali pakai, jangan lupa untuk sering-sering mengganti kain bedongnya
4. Kenakan pakaian dari bahan yang tipis saja pada si kecil karena bila Anda memakaikan baju yang tebal atau berlapis-lapis dan kemudian membedongnya pula, bayi Anda bisa overheated.
5. Jangan pula membedong sampai menutupi kepala bayi, ataupun mulai membedong di atas bahu, karena dikhawatirkan dapat menutupi hidung bayi.
6. sebaiknya jangan membedongnya ketika ia sedang bangun agar tak menghambat perkembangan motoriknya.

Salah satu gambaran dari cara membedong bayi:(http://www.adviceforbaby.com/swaddling.htm

Fold top down and place baby in the center using square or rectangle swaddle – demonstration uses rectangle

Fold top from center (not corner) over
shoulder and tuck under arm
Fold top from center not corner over shoulder and tuck under arm

Hold with fingers and with other arm pull corner while holding blanket under arm

Slip hand out and pull corner across body

Tuck behind back as far as possible while turning baby

Roll baby back to front and pull bottom corner between legs. For a 10 week old baby and under, include feet and bring bottom corner under chin

Fold top from center (not corner) over other shoulder and tuck under arm

Slip hand out again while pulling blanket firmly across upper body to the back

Hold loose end against back as you lift baby to
place in crib

Front view
Crib view with sleep positioner and additional blanket for cold weather
Baby on side
Apakah semua bayi suka dibedong?

tak semua bayi senang di bedong. Ada bayi yang sejak semula memang sama sekali tak suka dibedong. Beberapa bayi mungkin hanya mau dibedong selama 2 minggu. Tapi beberapa bayi lain, meski sudah berusia 2 bulan atau lebih, masih senang dibedong ketika tidur. Dan ada pula bayi sebenarnya senang dibedong, hanya saja ia lebih senang jika kedua tangannya dibiarkan bebas. Untuk ini, Anda dapat membedong si kecil dari ketiak ke bawah, sehingga ia dapat bebas bermain-main dengan kedua tangannya.

Mitos Bedong

BEDONG MEMBUAT KAKI TIDAK BENGKOK

Konon, selain ampuh meluruskan kaki bayi yang bengkok, bedong juga membuatnya tidak cepat masuk angin, tidur nyenyak, dan tidak kagetan. Apalagi kalau bedongannya dibuat sekuat mungkin atau istilahnya “dibedong lontong”.
Asal tahu saja, antara kaki bengkok dengan bedong tidak ada hubungannya sama sekali. Semua kaki bayi memang bengkok. Nanti, dengan semakin kuatnya tulang anak dan kian besarnya keinginan untuk bisa berjalan, kaki anak akan lempeng sendiri. Perkembangan fisiologis kaki memang seperti itu.
Juga, anggapan bahwa dengan dibedong anak jadi tidak kagetan tentu tidak benar. Ingat, kan, kaget saat bayi tidur adalah gerak refleks moro, dan itu wajar terjadi. Sekalipun dia dibedong, refleks moro tetap akan terjadi, hanya saja tidak kelihatan karena tertahan oleh bedong.

Bagaimana dengan Bayi yang tidak dibedong?


Sama sekali tak ada ruginya jika Anda memutuskan tidak membedong si kecil.
Yang paling penting sebagai orangtuanya, Anda dan pasangan yakin dengan apapun keputusan Anda itu.


GURITA BAYI

Pemakaian gurita sangat tidak dianjurkan untuk digunakan pada bayi anda.

Mengapa gurita tidak dianjurkan?

1. Gurita menyebabkan sebagian besar kulit bayi tertutup secara rapat. Hal ini akan menyebabkan bayi sering merasa gatal karena keringat yang terkumpul tidak bisa keluar terhalang oleh gurita. Biasanya gejala yang timbul adalah kulit berwarna kemerahan.
2. Gurita juga menyebabkan bayi sulit bernapas. Hal ini disebabkan karena bayi dan anak memiliki pernapasan perut yang dominanan. Tidak seperti orang dewasa yang lebih mengandalkan pernapasan dada.
3. gurita secara penelitian ternyata dapat meningkatkan kejadian gastroesofageal refluks (GER). Apakah GER itu? GER adalah kembalinya makanan yang telah masuk ke dalam lambung.
Apa bedanya dengan muntah? Muntah termasuk dalam GER. Tetapi gampang sekali melihat anak muntah, karena isi lambung keluar melalui mulut. Hal yang paling ditakutkan adalah isi lambung keluar kembali, tetapi tidak sampai di mulut. Jadi hanya sampai di kerongkongan saja. Keadaan inilah yang menyebabkan terlukanya dinding saluran makan dan pada akhirnya si anak akan mengalami muntah terus menerus sampai dia besar nanti.
Bagaimana melihat anak mengalami GER atau tidak? Bisa dilihat salah satunya dari jumlah gumoh. bila terjadi gumoh 1 kali tiap minum susu, hal itu tidak bermasalah. Tetapi bila terjadi gumoh walaupun bayi tidak menelan sesuatu berarti orang tua harus hati-hati.Jika perlu, hendaknya berkonsultasi dengan dokter.( Dr. Herbowo SpA)


mitos tentang gurita 

GURITA MENCEGAH PERUT BUNCIT & PUSAR BODONG


Pendapat ini menurut dr. Adi Tagor, SpA, DPH dari RS Pondok Indah, Jakarta, kurang tepat, karena semua bayi perutnya memang lebih besar daripada dada. Semakin bertambah usianya, perut akan kelihatan mengecil.
Begitu juga dengan pusar bodong. Tanpa gurita, pusar bayi pun lama-kelamaan akan masuk ke tempatnya. Sebaliknya, kalau memang bakatnya bodong, sekalipun memakai gurita, tetap saja akan bodong.
Gurita sebaiknya tidak dipakai karena bisa membuat anak tertekan, khususnya di bagian limpa, jantung, lever, juga membuat bayi susah bernapas.

Akhirnya…
Apapun yang mengenai buah hati Anda, tentu semua keputusan kembali berpulang pada orang tuanya.

Wallahu A`lam






sumber:
http://pediatrics.aappublications.org/cgi/content/full/120/4/e1097
http://www.ibudananak.com/index.php?option=com_news&task=view&id=260&itemid=19
http://lovingmom.blogspot.com/2006/04/16-mitos-seputar-bayi.html
http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20071209235849AAYNOyp
dari : http://rumahkusorgaku.multiply.com/journal/item/195/Seputar_Bedong_dan_Gurita_Bayi_


taken from:  http://abangdani.wordpress.com/2010/06/18/seputar-bedong-dan-gurita-bayi/

Tuesday, March 15, 2011

Kehamilan 34-35 minggu

Bismillah...

34 minggu. (28 Feb-6 March )

Dalam minggu ini aku ngerasa perut udah makin buncit makinberat tentunya. Dan perut terasa makin tegang tiap saat, gerakan babyku yang aktif kadang2 terasa sakit kalau pas nendang kena rusuk. But I'm happy.

Karena peregangan kulit perut yang terlalu cepet dan besar dan mungkin elastisitas kulit aku kurang rasa perih dibagian luar perut makin aja kerasa.
Hingga suatu malam aku iseng2 ambil kamera, ku foto deh, kok ada yang aneh, lalu aku ambil kaca...
Karena aku ga bisa lihat bagian perut bawah maka dengan bantuan kaca kecil aku ke ruang tengah.
Astaghfirullah... maaaaaaaaak tidaaaaaaakkk !!! Kapan kenapa bagaimana mungkin?
Mendengar dan melihat reaksi histerisku suamiku ikut bingung, dalam bingung yang ga tau harus ngomong apa diapun marah dengan suara yang menurutku sangat tidak mengenakkan. Padahal ga ngomong apa2 loh, tapi cara dia menanggapi, dan kalimt yang harusnya di ucapkan itu yang membuat makin sedih.

Ah sutralah.. pun aku akhirnya diam ga ngomong apa2 lagi takut ngomong salah pula.

Tanpa tertahan lagi nangislah diriku semalaman. Bukan karena 3 garis biru di bawah perut tapi karena kok rasanya keluhanku bagai beban aja bagi oranglain. Padahal emosi ibu hamil kan emang cenderung sensi sekali, jadi salah omong dikit... yaaaa gitu deh... maaf ya, pa... :*

Sabtunya aku tanya sama suster pas senam hamil, ini ini kok bisa begini kenapa, sedang beberapa hari lalu saja belum ada tapi sekarang tiba2 muncul, bisa ilang ga?
Suster jawab, ini biasa terjadi pada ibu hamil tua kok bu, ga usah khawatir toh punya ibu hanya dua tiga garis aja yang lainnya malah ada yang memenuhi perut. Nanti setelah melahirkan minta obat dalam bentuk cream aja ke dokter ada kok, dan kalo yg begini ini bisa hilang.
Ok, agak sedikit tenang, meski ga yakin sepenuhnya bakal ilang beneran ato nggal. Toh yang pas hamil ga muncul setelah ,elahirkan muncul garis putih aja banyak. Itung2 itulah pengorbanan seorang perempuan. Makanya rajin2 pake cream ato sejenisnya *aku rajin kok*


Minggu ke 35 ( 7 march - 13 march )

Sabtu, tanggal 12 maret 2011 kembali cek dokter. Belum jadwalnya sih tapi ga papa lah kan udah hamil tua ini. Berat badan udah naik lagi jadi 55kg dari 52kg di bulan lalu. Gila...  bakal lagi berapa banyak lagi neh huehuehue.. tensi darah tetep aja sih 100/60
Placenta di depan, ketubannya bagus, and happy baby katanya *gerak2 trus sih*
Keluhan : kontraksi.

Ini dia yang bikin was2, dokter bilang mudah2n dalam 10 hari kedepan ini baby nya ga lahir dulu soalna bayi baru boleh lahir kalo udah usia 37 minggu keatas, sedang sekarang kandungan masih berusiia 34W6D belum genap 35 minggu.

Kenapa dokter bilang begitu? Karena perut ini udah sering kontraksi kontraksi dan kontraksi tegang kaku tiap hari. Bahkan sekarang kaki tangan udah mulai sakit kalo jalan dan lipat, ternyata my baby udah banyak ngambil kalsium dariku, alias aku ternyata kekurangan kalsium *malas minum obat plus susu neh*
Ga banyak yang ku tanyakan malam itu, udah males nanya paling jawaban itu2 aja, cuman yang terakhir nanya kalo misa emergency bagaimana? Haahaa pertanyaan aneh, ya tentu saja segera ke rumah sakit dooong. Padahal bukan itu yang ku maksud. Tapi ya sudahlah.

Dokterpun ngasih obat sekantong plastik *alamaaak banyak banget* termasuk obat untuk merilexkan janin supaya ga tegang dan bisa menahan bayi lahir sebelum waktunya. Obatnya guedhe2 bo'

Jam 10 malam nyampe rumah, karena lapar kami pesen nasi goreng gila di bawa pulang,  penasaran segila apa sih, ternyata oh ternyata tak segila namanya. Biasa aja kok. *berasa terkecoh judul*
Habis makan bla bla bla mata dah ngantuk berat, tapi oh tapi....lagi lagi aku harus nahan sakit karena kontraksi palsu, kali ini lebih hebat karena selain tegang nusuk2 mpe kek mau poop mau pee disertai mual kembung mules pula. Pengin nangis malu, ga nangis rasanya sediiiih banget. Ya udah nangis aja sambil suami urut punggung belakang karena bingung juga mau ngapain. Setelah di rasa2 ternyata masuk angin.

Sambil Nahan sakit dibawah bantal eh ketiduran juga meski ga nyenyak amat, bangun bangun tiap berapa jam sekali.


Tapi insya Allah semua akan baik baik aja.

And sekarang udah mulai nyuci nyuci baju baby yang lucu dan imut...

"oh iya... minggu ini juga suami ultah... ga ada pesta sih cuma potong cake bersama aja... "


Menikmati kehamilan*

Thursday, March 3, 2011

Cari Nama 'Tuk Calon Baby

Masih bingung nyari nama.

Ternyata pusing juga ya nyiapin nama... makanya nama yang udah ortu kasih ke kita harus di gunakan sebaik mungkin.

Nama adalah Doa.



Tetep pusing**

Sunday, February 27, 2011

Kehamilan 32-33 minggu

Minggu kemarin periksa lebih awal dari jadwal yang dokter tentukan, alasannya karena *parno* baby na aktif banget gerak nyaris 24 jam. setelah di tanya ternyata ga papa itu wajar ajah. Tapi tetep aja lebay takut kelilit tali pusat huehuehuehue*worried :S

So far, nyampe di sana tetep aja yang di tanyakan tentang bagaimana bayi bisa terlilit tali pusat, bahayanya apa, dan bagaimana cara mengetahui kalau bayi terlilit tali pusat. Awalnya aku nyebutnya bukan tali pusat tapi tali placenta, setelah di benarkan dokter 3 kali berturut-turut baru deh ngeh kalau itu tali pusat bukan tali placenta. karena placenta ga bisa melilit , placenta itu bentuknya kek piring gitu hihihiihi.... jadi tau :)

Akhirnya udah dapet Suntik TT1 sama TT2. *sempet lebam sih tangan pegel2 gitu :)

Masih menurut jawaban dokter, sebenarnya bayi yang aktif dalam janin itu ga bahaya, jadi untuk menghindari supaya tidak terlilit tali pusat atau at least lilitannya ga terlalu kencang, maka ketika janin gerak-gerak, usahakan si calon mami pindah posisi aja. hmmm jadi agak tenang mendengarnya.
Oh ya minggu ini, beratnya udah 2,3kg. kata dokter sih normal alhamdulillah... baik2 selalu ya nak... *pantesan udah mulai berat hihiihii
kalau berat badan si maminya sih udah 52kg hahay gendut banget ya.
Kaki ga begitu bengkak, cuman tangan aja yang kerasa mulai sakit dan agak bengkak, jadi kek punya 10 jempol ajah hahahahaha...


Nah ini berita terbarunya, kemarin sabtu iut senam ke Awal Bros. seru juga diajarin cara ngeden yang aku ga bisa-bisa hahaha susah ternyata. banyak ibu2 hamil yang udah gedhe2 cuman my belly aja yang nampak agak kecilan di banding dari mereka padahal usia kandungan sama. hmmm rata-rata kok jenis kelamin cowok, apa lagi musim nya.

Kehamilan 32-33 minggu berarti usia janin, baru 30-31minggu. 7 bulan lebih ya? gitu bukan?


kata ahli :
kehamilan 32minggu

Janin :
 
Minggu ini berat janin Ibu sekitar 1,7 – 1,8 kg dengan panjang total 40-41 cm. Pertumbuhannya yang pesat akan semakin mengambil ruang di rahim. Ibu akan mengalami peningkatan berat badan sekitar 0,5 kg/minggu dan kebanyakan diserap oleh janin. Janin akan mengalami peningkatan berat badan sekitar 1/3 – ½ dari berat totalnya ketika dilahirkan selama 7 minggu ke depan. Janin saat ini memiliki kuku jari tangan dan kaki serta rambut. Kulitnya semakin lembut dan kerutan di kulitnya akan menghilang menjelang masa persalinan. Sistim kekebalan tubuh janin mulai terbentuk dan akan semakin diperkuat dengan asupan ASI ketika lahir nanti.
Sepuluh persen dari bayi dilahirkan sebelum minggu ke-37. Jadi apabila saat ini bayi dilahirkan prematur, maka mereka memiliki kesempatan untuk hidup cukup besar. Organ utama yang belum berkembang sempurna adalah paru-paru.

Ibu :

Rahim Ibu berada sekitar 12 cm diatas pusar dan 32 cm diatas simfisis pubis. Volume darah Ibu akan meningkat sekitar 30 – 50% di akhir kehamilan. Karena hal itulah terkadang terjadi pembengkakan pada tubuh yang normal terjadi selama kehamilan. Cairan ekstra ini akan masuk ke dalam jaringan tubuh Ibu. Saat rahim Ibu yang membesar menekah pembuluh vena yang berada di pelvis (panggul), darah yang berasal dari bagian bawah tubuh diblokir dan akhirnya cairan masuk ke dalam kaki Ibu. Hal inilah yang menyebabkan pembengkakan, sepatu terasa sempit, dan terkadang cincin maupun arloji juga terasa ketat di tangan. Apabila terjadi pembengkakan maka lepaskan semua benda yang dapat menghambat sirkulasi (cincin, arloji), jangan pakai pakaian yang ketat), dan hindari duduk dengan menyilangkan kaki Ibu.
Selama kunjungan prenatal, dokter akan memonitor tekanan darah, urin (air seni), pembengkakan yang terjadi, dan tanda-tanda penyakit lain seperti eklampsia atau IUGR. Beritahukanlah ke dokter Ibu keluhan apa saja yang Ibu alami dan perubahan sekecil apapun agar dapat dianalisa dengan baik.

Tips : Mengatasi problem sulit tidur
  • Pergi tidur dan bangun pada waktu yang sama
  • Berbaring dengan posisi miring, bantal diantara kedua kaki dan bantal menyangga perut
  • Jangan terlalu banyak minum di waktu malam atau Ibu akan bolak-balik ke toilet sepanjang malam
  • Hindari kafein sejak sore hari
  • Berolahraga teratur
  • Tidur di ruangan yang nyaman
  • Apabila Ibu mengalami heartburn, tidurlah dengan bantal yang sedikit ditinggikan

sumber : http://www.kedokteran.info/tahap-perkembangan-kehamilan-trimester-ketiga.html

33 minggu
Berat bayi anda sekarang 4.2 paun / 2 kilogram dan panjangnya ialah lebih kurang 17 inci / 44 sentimeter dari kepala ke jari kaki. Bayi anda sepatutnya sedang bersiap sedia untuk dilahirkan dengan menunggangbalikkan badannya - kepala harus sudah menjunam ke bawah.

Dokter anda akan memberi perhatian yang rapi kepada posisi bayi dalam minggu-minggu yang akan datang ini – sebab sesetengah bayi kadangkala suka memutar balik semula.

Tengkorak bayi masih mudah dilentur dan belum lagi bertaut, untuk membolehkannya keluar dari kanal lahir yang agak sempit. Tetapi tulang di bahagian-bahagian lain dalam tubuhnya bertambah keras. Kulit bayi anda mula hilang kemerahannya dan kurang berkedut.

Jika anda ibu buat pertama kali, kepala bayi anda akan bergerak masuk ke dalam pelvis di minggu ini dan menekan serviks dengan kuat. (Ini sering berlaku kepada setengah daripada ibu-ibu yang melahirkan pertama kali.) Jika anda ibu buat kali kedua, ianya akan berlaku seminggu sebelum kelahiran - dan untuk sebilangan ibu, ianya tidak berlaku sehingga sakit bersalin dan melahirkan bermula. Adakah anda bercadang untuk menangani sakit bersalin secara natural? Di sini terdapat semua yang anda perlu tahu tentang kelegaan sakit secara natural.

Anda mungkin ternampak bahawa kaki dan pergelangan kaki anda menjadi bengkak menjelang ke petang. Retensi air, juga dikenali sebagai edema, adalah lebih teruk semasa cuaca panas dan di sebelah petang. Hairannya, banyak meminum air membantu mengurangkan retensi air. Badan anda - terutama sekali buah pinggang anda - dan bayi anda juga memerlukan banyak cecair, jadi minumlah air dengan banyak. Jika anda terasa bengkak-bengkak atau sembap di tangan atau muka dengan tiba-tiba, berhubunglah dengan doktor anda - ini mungkin tanda pra-eklampsia.

• Nota: Pakar-pakar menyatakan bahawa setiap bayi berkembang secara berlainan - walaupun semasa dalam kandungan. Muka surat-muka surat di bahagian ini disediakan untuk memberi maklumat umum mengenai perkembangan fetus dalam rahim.

http://www.babycenter.com.my/malay/pregnancy/perkembangan-fetus/33-minggu/

Friday, February 25, 2011

Camilan bergizi untuk Ibu Hamil

Ibu hamil biasanya lebih sering merasa lapar dibandingkan mereka yang tidak hamil. Jika sudah demikian nyemil adalah salah satu hal yang akan mereka lakukan. Jangan asal sembarang nyemil, selain mengobati lapar, ibu hamil sebaiknya memilih camilan yang sehat dan tidak membahayakan kanduangan mereka. Berikut beberapa jenis camilan bergizi yang bisa menjadi pilihan para ibu hamil untuk mengobati laparnya sekaligus baik bagi kesehatan ibu dan janin.
Cokelat
Cokelat adalah salah satu cemilan yang baik untuk ibu hamil. Mengkonsumsi cemilan lezat tersebut selama kehamilan bisa membantu mengurangi risiko komplikasi serius seperti preeclampsia atau keracunan kehamilan. Preeclampsia merupakan kondisi di mana tekanan darah melonjak selama kehamilan ketika kelebihan protein dilepaskan ke urine. Cokelat, khususnya coklat hitam, kaya akan bahan kimia yang disebut theobromine. Bahan ini menstimulasi jantung, merileksasi otot dan telah digunakan untuk mengobati nyeri dada, tekanan darah tinggi dan pengerasan pembuluh nadi. Menurut Dr. Elizabeth W. Triche dari Universitas Yale, theobromine meningkatkan sirkulasi dalam plesenta dengan memblok zat kima yang berkaitan dengan stres. Cokelat juga dapat mengatasi nyeri dada, hipertensi, dan pengerasan pembuluh.
Rumput laut
Rumput laut mempunyai banyak khasiat untuk manusia mulai dari membuat tekstur kulit menjadi halus sampai meredakan stress dalam tubuh. Tetapi, ada temuan baru mengenai manfaat rumput laut bagi manusia.
Hasil temuan baru tersebut mengungkapkan bahwa rumput laut ternyata sangat cocok dikonsumsi calon ibu yang akan melahirkan bayinya. Ahli teknologi pangan dari IPB, Prof Dr Made Astawan dalam buku Kandungan Gizi Aneka Bahan Makanan menuliskan bahwa komposisi gizi rumput laut yang sangat lengkap sangat cocok untuk ibu hamil dan menyusui. Lemak rumput laut yang kaya akan omega-3 dan omega-6 adalah jawaban mengapa jenis makanan ini cocok untuk wanita yang sedang mengandung dan menyusui. Kedua asam lemak ini merupakan lemak yang penting bagi tubuh, terutama sebagai pembentuk membran jaringan otak, saraf, retina mata, plasma darah, dan organ reproduksi.
Pisang
Pisang juga disarankan untuk dikonsumsi para wanita hamil karena mengandung asam folat yang mudah diserap janin melalui rahim. Namun, jangan terlalu berlebihan, sebab satu buah pisang mengandung sekitar 85-100 kalori. Secara umum, kandungan gizi yang terdapat dalam setiap buah pisang matang adalah sebagai berikut: kalori 99 kalori, protein 1,2 gram, lemak 0,2 gram, karbohidrat 25,8 miligram (mg), serat 0,7 gram, kalsium 8 mg, fosfor 28 mg, besi 0,5 mg, vitamin A 44 RE, Vitamin B 0,08 mg, Vitamin C 3 mg dan air 72 gram.
Ikan Laut
Ikan laut mengandung Zinc dan DHA (Docosahexanoic acid), yang akan membantu mengoptimalkan proses tumbuh kembang janin, misalnya pembentukan otak. Selain itu, konsumsi ikan yang cukup pada saat kehamilan, ternyata mencegah bayi terkena alergi kulit.
Apel
Buah ini mengandung zat antioksidan. Selain bisa menangkal rasa lapar sebelum waktu makan, buah apel juga bermanfaat untuk mencegah sakit asma pada bayi. Menurut suatu penelitian terbukti bahwa ibu hamil yang mengkonsumsi apel lebih dari 4 buah apel setiap minggu, akan melahirkan bayi yang bebas dari penyakit asma.

CDR yang tidak berlebihan

CDR adalah suplemen vitamin dan mineral yang baik dikonsumsi untuk ibu hamil selama masa kehalian. CDR memiliki kandungan yang baik untuk ibu hamil jika dikonsumsi dalam dosis tepat.

(Dari berbagai sumber)


Taken from : kafebalita.com
 

Wednesday, February 16, 2011

List Perlengkapan Baby

Kebutuhan Utama Bayi ;
;Pakaian
  •  [½ lusin] stelan baju tangan panjang + celana panjang
  • [1lusin] atasan lengan pendek
  •  [1lusin] atasan tanpa lengan
  • [1½ lusin] celana pop/celana pendek
  • [2-3] jumper/baju monyet 
  • [2-3] celana tutup kaki
  • [4-6 pasang] sarung kaki + sarung tangan 
  • [1-2 buah] kaos kaki/sepatu bayi
  • [1] cardigan/jaket/baju hangat 
  • [1] topi bayi
  •  [½ lusin] singlet 
  • [2 lusin] popok kain 
  • [½ lusin] gurita 
  • [1- 1½ lusin] bedong 
  • [2-3 buah] alas dada/oto (bib) 
  • [½ lusin] sapu tangan handuk
Perlengkapan Mandi & Ganti Pakaian
 bak mandi
 penyangga/kursi mandi **optional
 perlak mandi untuk alas ganti pakaian
 [2 buah] handuk bayi besar
 [3-4 buah] washlap/sarung tangan handuk
 sabun mandi
 shampoo ***bisa menggunakan yang two in one dengan sabun
 baby lotion/baby cream
 baby oil
 baby cologne
 diapers cream
 bedak+tempatnya
 minyak telon
 lotion anti nyamuk
 wet tissue
 cotton buds
 sisir+sikat bayi
 gunting kuku bayi
 1 pack newborn pampers
 kapas bulat ***kalau mau irit beli kapas kiloan di apotik lalu bentuk bulat-bulat, simpan di toples

Perlengkapan Tidur
 box/crib/tempat tidur bayi
 kasur ***sebaiknya baru
 [2 pasang] bantal guling
 Seprai, bumper/pengaman
 bantal peang (ada lekukan di bagian kepala)
 selimut bayi
 [1 buah] perlak besar
 [2 buah] perlak kecil

Perlengkapan Minum & Makan
 botol susu + dot )***beli 2-3 botol ukuran kecil, lainnya bisa dibeli setelah bayi lahir
 sterilizer/panci untuk merebus botol ***pilih salah satu
 penjepit untuk mengambil dot & botol
 sabun + sikat cuci botol
 box untuk menyimpan botol
 milk powder container
 bottle warmer **optional & bisa dipinjam

Kebutuhan Tambahan
 thermometer
 sedotan ingus (nose cleaner)
 kassa
 alcohol 70%
 betadine
 tas bayi **optional
 baby bouncer (kursi santai bayi) **udah ada

Kebutuhan Travelling
 stroller/kereta bayi
 gendongan bayi (sling)

Kebutuhan Ibu
 [3 buah] BH menyusui
 breast pads
 gurita ibu
 breast pump (pemompa asi) **optional




Dapat contekan list perlengkapan baby tapi udah ku edit sesuai yang kami butuhkan, masih bingung jua apalagi ya yg kurang... nyusul aja ah, yang penting dah ada list nya...

Friday, February 11, 2011

MENGENAL KELAINAN TALI PUSAT


Tak semua kelainan tali pusat berdampak buruk pada janin. Bahayanya cuma jika suplai makanan dan oksigen ke janin terhambat oleh kelainan ini.
Tali pusat bermuara di plasenta dan berujung pada pusat (pusar) janin. Manfaat paling penting dari tali pusat adalah sebagai jembatan penghubung antara ibu dan janin. "Karena dari plasenta di rahim ibu, tersedia semua nutrisi, darah dan oksigen yang siap disalurkan lewat tali pusat ke janin. Termasuk faktor kekebalan atau imunologi dari ibu. Infeksi bakteri tertentu, juga parasit dan virus dapat pula ikut masuk ke janin melalui tali pusat," kata dr. Adi Wahyuono, Sp.OG., dari RS Metropolitan Medical Centre (MMC), Jakarta.
 
Lebih lanjut dijelaskan Adi, tali pusat terbentuk sejak awal kehamilan. "Setelah embrio terbentuk, yaitu pada minggu ke-5, tali pusat sudah bisa terlihat melalui pemeriksaan USG, yang tampak sebagai benang tipis di antara embrio dan plasenta. Itulah yang menjadi cikal bakal tali pusat."
Seiring janin berkembang, tali pusat bertambah panjang dan diameternya juga bertambah lebar karena ia memulai tugasnya menjadi "selang" oksigen dan makanan buat si janin. Tentang komposisinya, Adi mengatakan, tali pusat berisi pembuluh-pembuluh darah tapi dengan keistimewaan tertentu. "Pada keadaan normal, pembuluh darah arteri kita hanya satu dan venanya dua. Tapi pada tali pusat kebalikannya. Ini yang membuat pembuluh darah tali pusat spesifik dan istimewa karena fungsinya menyalurkan semua nutrisi dan oksigen kebutuhan janin."
Karena fungsinya sebagai "selang penghantar" makanan dan oksigen inilah tali pusat menjadi vital bagi pertumbuhan dan perkembangan janin. Kelainan pada tali pusat, semisal terjadi hambatan, dapat mengganggu aliran makanan dan oksigen ke janin yang bisa mengakibatkan janin gagal berkembang bahkan berakhir dengan kematian. Simak uraian mengenai beberapa kelainan tali pusat berikut ini.

RAGAM KELAINAN TALI PUSAT

1. DI LUAR UKURAN NORMAL
Umumnya, panjang tali pusat berkisar antara 55 hingga 60 cm. Kelainan ukuran biasanya ditandai jika panjangnya kurang dari 50 cm dan lebih dari 70 cm. Tali pusat terpendek yang pernah dilaporkan adalah sepanjang 2,5 cm. Sedangkan yang terpanjang pernah ditemui sekitar 300 cm.
Tali pusat terlalu pendek atau terlalu panjang tidak berpengaruh terhadap pemberian makanan dan oksigen pada janin. Akan tetapi, tali pusat yang terlalu pendek atau terlalu panjang dan melilit dapat mempersulit proses persalinan. "Pada saat persalinan, janin yang sudah turun ke jalan lahir biasanya naik lagi karena tertahan tali pusat ini. Nah, tiap kali mau turun, tali pusatnya semakin kuat menahan dia. Ini biasanya terlihat selama proses persalinan, dengan tidak terjadinya kemajuan pada penurunan janin. Pada keadaan yang ekstrem dapat terjadi terlepasnya plasenta sebelum janin lahir," tutur Adi.
2. KELAINAN INSERSI
Insersi adalah tempat masukan (muara) yang menempel ke plasenta. Normalnya, insersi tali pusat di plasenta terletak di tengah. Tetapi dalam keadaan tertentu terjadi insersi tali pusat yang letaknya di tepi plasenta (plasenta battledore) dan insersi tali pusat letaknya jauh di luar plasenta, yaitu di daerah membran (insersi velamentosa).
Insersi yang terletak di tepi plasenta tidak berpengaruh buruk pada janin sebab pada umumnya dalam hal pemberian makanan dan oksigen ke janin tidak berpengaruh.
Sementara insersi velamentosa bisa berbahaya bila terjadi vasa previa, jika ketuban pecah, dan pembuluh darah tersebut ikut pecah yang berarti pula terjadi perdarahan dari janin. Gejala klinis vasa previa adalah ketuban pecah diikuti perdarahan, dan terjadi gawat janin. Kematian janin pada pecahnya vasa previa mencapai 60-70%. "Kematian pada janin ini disebabkan perdarahan yang berasal dari janin dan keterlambatan mengetahui bahwa perdarahan berasal dari vasa previa. Umumnya bila pada pemeriksaan dijumpai adanya vasa previa, kehamilan diakhiri dengan bedah sesar sebelum terjadi pecahnya selaput ketuban," ungkap Adi.
3. KELAINAN DIAMETER
Yang dimaksud diameter tali pusat adalah ukuran besar tali pusat. Menurut Adi, tak dapat dipastikan berapa sebenarnya ukuran normal karena pada setiap bayi berbeda-beda. Lagi pula lebar diameter ini tidak dapat dipatok dengan ukuran sentimeter, karena belum ada metode khusus untuk mengukur diameter tali pusat. Umumnya besar diameter sesuai dengan perkembangan bayi "Contoh, bila bayinya besar, tentu diameter tali pusatnya besar. Sedangkan bila janin kecil, dengan sendirinya diameter tali pusatnya sesuai ukuran tubuhnya. Yang menjadi problem, bila diameter tali pusatnya dianggap kekecilan untuk ukuran janin karena dapat berpengaruh pada penyaluran oksigen dan darah." Pada janin dengan perkembangan yang terhambat biasanya diameter tali pusatnya juga kecil.
Metode khusus untuk mengetahui apakah aliran darah tali pusat cukup atau kurang adalah dengan cara pemeriksaan dopler aliran darah tali pusat. Bila aliran darah tali pusat terhambat, bisa menimbulkan gangguan perkembangan pada janin.
4. TERLILIT
Lilitan tali pusat umumnya terjadi sebelum kehamilan cukup besar. Paling sering pada trimester kedua dimana bayi masih bisa bergerak dengan aktif dan leluasa. Bahkan terkadang melakukan gerakan ekstrem seperti bersalto. Bila tali pusatnya panjang, kemungkinan dapat terjadi lilitan tali pusat. Lilitan tali pusat ini bisa terjadi di leher, di bahu atau di lengan dan tidak selalu berakibat buruk.
Namun jika lilitan tali pusat terjadi berkali-kali, sementara tali pusatnya tidak panjang, ini yang bisa berdampak buruk pada bayi. Sebab, kata Adi, saat bayi turun ke bawah, tali pusat bisa menahannya untuk turun. "Umumnya dokter langsung memutuskan untuk sesar."
Adi juga memberi gambaran, lilitan tali pusat pada leher sangat riskan, apalagi bila terjadi lilitan beberapa kali. "Dapat diperkirakan bahwa makin masuk kepala janin ke dasar panggul, makin erat lilitan tali pusat dan makin terganggu aliran darah menuju dan dari janin."
Meski lilitan tali pusat dapat diketahui lewat pemeriksaan USG, dokter dapat saja membiarkan sampai proses persalinan tiba. "Karena lilitan tali pusat tidak bisa dilepas. Yang dilakukan dokter adalah memantau dan memberitahu si ibu."
Yang jelas, tandas Adi, lilitan tali pusat di leher sekalipun tak harus berujung pada sesar. "Tapi proses persalinan dipantau ketat. Dalam persalinan kala satu, observasi denyut jantung dengan alat kardiotokografi sangat penting dilakukan untuk mengetahui apakah terjadi gangguan pola denyut jantung janin." Bila pola denyut jantung terganggu, persalinan diakhiri dengan bedah sesar. Karena jika dipaksa lahir dengan normal, bisa berdampak buruk pada janin
5. BERBENJOL-BENJOL
Lazimnya, tali pusat seperti selang yang licin dan mulus. Tapi adakalanya ditemui tali pusat yang berbenjol-benjol dengan banyak simpul atau sedikit terpuntir. Umumnya disebabkan gerakan janin yang begitu aktif sehingga terjadi simpulan yang berulang kali.
Bila simpul-simpul ini masih membentuk rongga tak akan jadi masalah sebab pasokan oksigen dan nutrisi masih dapat diterima janin. Yang jadi masalah, bila simpul-simpul ini sedemikian eratnya sehingga menutup sama sekali pembuluh darah, maka dapat berdampak pada kematian janin dalam rahim. Untungnya, kata Adi, kejadian ini sangat jarang karena umumnya gerakan bayi yang berpindah terus justru bisa membuka simpul-simpul pada tali pusat.

BERGUNA UNTUK TRANSFUSI TUKAR DARAH

Tali pusat dapat juga digunakan untuk transfusi tukar darah yang dilakukan di dalam rahim (intra-uterine blood exchange transfusion). "Transfusi tukar darah terjadi karena pada janin terjadi reaksi inkompabilitas, ketidaksesuaian rhesus yang berat," ujar Adi. Hal ini terjadi jika ayah bergolongan darah rhesus negatif dan ibu mempunyai darah rhesus negatif pula. "Transfusi tukar darah dilakukan agar janin dapat diselamatkan."
Caranya, pembuluh darah di tali pusat ditusuk, lalu darahnya diambil sedikit demi sedikit sambil dimasukkan darah baru. Dengan demikian si janin akan mendapatkan rhesus darah yang sama sekali baru. Ini antara lain manfaat tali pusat.
 
 
Santi Hartono.
 
 
Taken from : milis nakita

[ Kehamilan ] JaninTerlilit Placenta

Bismillah,,,


Kemarin lusa ada kabar duka dari salah seorang temen tentang anaknya yang meninggal dalam kandungan di usia hampir 9bulan karena terlilit placenta.
Endingnya 2 malam berturut-turut jadi kebawa mimpi dan terkaget-kaget terus.
Sebenarnya kenapa sih bayi bisa terlilit tali pusat, dan sebahaya itukah? beberapa hari ini saya ubek2 net dan sesekali bertanya pada ibu-ibu komplek  yang pernah hamil mereka pun mengatakan dengan jawaban mereka masing, ada yang menjawab terlilit tali pusat itu nggak bahaya yang bahaya itu kalau pas lahir dan enggak segera di lepas lilitannya, tapi selama dalam kandungan lilitan placenta ga begitu bahaya.

Another opinion, "dengan terlilit placenta atau kalung ari-ari kalau istilah orang jawa bilang, katanya anaknya jadi luwesan giman ngomongnya ya... pokoknya gitu deh " makin banyak opini makin bingung aja. sebenarnya masih tanda tanya besar kenapa bayi temanku itu bisa meninggal dalam kandungan, benarkah hanya karena terlilit placenta? ataukah ada penyebab lain, ah jadi cemas gimana gitu soalna akhir2 ini my baby gerakannya aktif banget nendang kanan nendang kiri, sampai-sampai nampak menonjol keluar tulangnya. Insya Allah baik-baik ya nak.........

Berikut artikel yang saya copas dari net :

Menurut Dr. Nining Haniyanti, SpOG sebenarnya lilitan tali pusat di leher tidak selalu membahayakan janin. Lilitan tali pusat di leher dijumpai pada sekitar 20% dari persalinan normal. Sedangkan lilitan tali pusat dua kali di leher, dijumpai pada 2,5% persalinan dan hanya 0,2% kejadian lilitan tali pusat tiga kali di leher.
Adanya lilitan tali pusat di leher dalam kehamilan menurutnya, pada umumnya tidak menimbulkan masalah. Namun dalam proses persalinan dimana mulai timbul kontraksi rahim (mules) dan kepala janin mulai turun dan memasuki rongga panggul, maka lilitan tali pusat menjadi semakin erat dan menyebabkan penekanan atau kompresi pada pembuluh-pembuluh darah tali pusat. “Akibatnya, suplai darah yang mengandung oksigen dan zat makanan ke bayi akan berkurang, yang mengakibatkan bayi menjadi sesak atau hipoksia,” lanjutnya.

Bayi bisa terlilit tali pusat, menurut dokter yang berpraktek di RSIA Hermina Depok ini, karena pada usia kehamilan sebelum 8 bulan umumnya bagian terbawah janin (kepala) belum masuk pada pintu atas panggul. Pada saat itu ukuran bayi relatif masih kecil dan jumlah air ketuban banyak. “Dalam keadaan demikian sangat memungkinkan bayi terlilit tali pusat. Apalagi jika tali pusat bayi cukup panjang. Pada kehamilan kembar dan air ketuban berlebihan atau polihidramnion kemungkinan bayi terlilit tali pusat semakin meningkat,” tambahnya.
Panjangnya tali pusat juga dapat menyebabkan bayi terlilit. Panjang tali pusat bayi rata-rata 50 sampai 60 cm. Namun menurut Nining, tiap bayi mempunyai panjang tali pusat berbeda-beda. Dikatakan panjang jika melebihi 100 cm dan dikatakan pendek jika panjangnya kurang dari 30 cm.
Tali pusat menjadi lebih panjang jika jumlah air ketuban pada kehamilan trimester pertama dan kedua relatif banyak, diserta dengan mobilitas bayi yang sering. Sebaliknya, jika air ketuban sedikit (oligohidromnion) dan janin kurang gerak (pada kelainan motorik janin), maka umumnya tali pusat lebih pendek. Namun, panjangnya tali pusat tidak dipengaruhi oleh berat bayi, usia kehamilan maupun letak plasenta.
Menurut Nining bahwa panjang pendeknya tali pusat tidak berpengaruh terhadap kesehatan bayi, selama sirkulasi darah dari ibu ke janin melalui tali pusat tidak terhambat. Begitupula ibu yang biasa senam sewaktu hamil, tidak ada pengaruh secara langsung terhadap kemungkinan bayi terlilit tali pusat.


Mengapa Sampai Meninggal?

Kematian bayi pada trimester pertama atau kedua sering disebabkan karena puntiran tali pusat secara berulang-ulang ke satu arah. Ini mengakibatkan arus darah dari ibu ke janin melalui tali pusat tersumbat total. Karena dalam usia kehamilan tersebut umumnya bayi masih bergerak dengan bebas.
Kasus yang menimpa Ny. Novita menurut Nining, kemungkinan lilitan tali pusat bayinya terlalu erat apalagi jika dua atau tiga lilitan. Hal tersebut menyebabkan kompresi tali pusat sehingga janin mengalami kekurangan oksigen. Tandanya detak jantung janin menurun. Jika dalam proses persalinan kurang dilakukan pengawasan dokter dan observasi ketat, baik mengenai kesejahteraan janin dan detak jantungnya, maka janin dapat mengalami hipoksia berat yang berakibat kematian.

Maka. tambah Nining, dalam proses persalinan, dengan bertambahnya pembukaan mulut rahim serta kontraksi yang semakin sering dan kuat, maka detak jantung janin harus dimonitor lebih sering. Jika perlu dapat dilakukan pemeriksaan kardiotokografi-CTG, yaitu suatu bentuk rekaman detak jantung janin dan kontraksi rahim secara terus menerus.


Penanganan


Jika bayi terlilit tali pusat, maka harus segera diambil keputusan yang tepat untuk tetap melanjutkan proses persalinan yaitu dengan memberikan oksigen pada ibu dalam posisi miring. Namun, bila persalinan masih akan berlangsung lama dan detak jantung janin semakin lambat (bradikardia), persalinan harus segera diakhiri dengan tindakan operasi Cesar.


Sebenarnya bantuan USG menurut Nining, hanya dapat melihat adanya gambaran tali pusat di sekitar leher. Namun, tidak dapat dipastikan sepenuhnya bahwa tali pusat tersebut melilit leher janin atau tidak. Apalagi untuk menilai erat atau tidaknya lilitan. “Dapat saja tali pusat tersebut hanya berjalan di samping leher bayi. Namun, dengan USG berwarna (collor dopper) atau USG 3 dimensi, kita dapat lebih memastikan tali pusat tersebut melilit atau tidak di leher janin, serta menilai erat tidaknya lilitan tersebut,” tegasnya. 


Tanda-Tanda Bayi Terlilit Tali Pusat:


Menurut Dr. Nining Haniyanti, SpOG, ada beberapa hal yang menandai bayi terlilit tali pusat, yaitu:

• Pada bayi dengan usia kehamilan lebih dari 34 minggu, namun bagian terendah janin (kepala atau bokong) belum memasuki pintu atas panggul perlu dicurigai adanya lilitan tali pusat.
• Pada janin letak sungsang atau lintang yang menetap meskipun telah dilakukan usaha untuk memutar janin (Versi luar/knee chest position) perlu dicurigai pula adanya lilitan tali pusat.
• Dalam kehamilan dengan pemeriksaan USG khususnya color doppler dan USG 3 dimensi dapat dipastikan adanya lilitan tali pusat.
• Dalam proses persalinan pada bayi dengan lilitan tali pusat yang erat, umumnya dapat dijumpai dengan tanda penurunan detak jantung janin di bawah normal, terutama pada saat kontraksi rahim.

Dengan bantuan alat CTG (kardiotokografi) yang sering digunakan untuk memonitoring janin dalam persalinan, menunjukkan gambaran penurunan detak jantung janin yang terjadi bersamaan dengan timbulnya kontraksi rahim.

Wednesday, February 2, 2011

Ibu hamil ga boleh sakit

Bismillah...

Rabu malam imlek, cuaca hujan.




Awal februari,
hujan yang tak henti-henti guyur pulau kecil yang kami singgahi. Benar-benar musim ga jelas sebentar panas, sebentar hujan membuat keadaan semakin ga karuan.
Ah lagi-lagi hujan lagi. Tak apa sih asal jangan mati lampu kek kemarin malam. Takuuuuuuuut dirumah sendirian soalna, suami belum pulang.

Hujan 3 hari berturut-turut menyebabkan rumah kami kebocoran untung ga sampe listrik korslet. Banjir pun dimana-mana *ngeri juga.


Udah hampir seminggu ini kena flu. D'oh payah banget. Soalna ga boleh minum sembarang obat. Tapi hidung saya sesekali mampet pet sesekali encer cer walaaaaaaah... Padahal ibu hamil kan harus fit supaya dedeknya juga sehat.

Ohya, besok tanggal 5 dirumah mo ada acara 7 bulanan. Semoga semua baik baik selalu dan dimudahkan sampai tiba melahirkan nanti. Semangat ya, nak...

Bantu mami ya sayang...  dan janji kalau ada apa apa harus bilang sama mami, karna mami adalah teman baik kamu. Ok...?




Hmmm lagi mikir2 belanja perlengkapan baby.
Kira-kira mulainya dari mana dulu ya... *have no idea




Ah, sehat dulu aja yang penting mampet banget nih...!

Monday, January 31, 2011

Kehamilan 22-27 minggu

Bismillah....

Sepertinya lama sekali ga ngeblog lagi neh. Bawaannya sangat amat males. Dari pertama Hamil benernya pengin update week by week tentang perkembangan si Dede, tapi kok selalu kalah oleh rasa malasnya.

Kapan terakhir kali update ya, oh iya Kehamilan 18 minggu  
lama juga ya padahal sekarang udah 27minggu loh. :)

KEHAMILAN 22-23 Minggu :

Pada bulan ini saya akhirnya kembali periksa ke RSAB lagi karena pada minggu ke 18 ( bulan lalu) obgyn-na agak kurang pas buatku. so, saya jadi pake 2 obgyn deh.






   Ini Hasil Usg.
Berat janin : 626gram
panjang     : lupa deh :)
Berat ibu   : 47,6kg
obat          : Osfit + vomilat
Posisi kepala baby masih diatas tapi ga papa karena janin masih kecil masih bisa muter muter. Detak jantung bagus, semua udah terbentuk hanya saja bayi masih bernapas melalui plasenta. paru-parunya masih belum berfungsi karena paru-paru bayi baru akan berfungsi setelah berusia 28 minggu.Lagipun bayi tidak bernapas dengan paru-paru. itu penjelasan dari dokter.
Kemudian saya bertanya tentang penting tidaknya usg 4D, sebenarnya usg 4D di perlukan hanya untuk mendeteksi lebih detail tentang kelainan si calon bayi, tapi kalo memang dari pemeriksaan usg awal tidak ada apa2 maka usg 4D sebenarnya tidak perlu terlalu di butuhkan. Tapi kebanyakan usg 4D ini gunakan untuk narsis2an si ibu seh hehehehee *mash menurut dokter.

Tentang keputihan, masih menurut dokter, itu wajar bagi ibu hamil selama tidak meninggalkan aroma busuk dan warna hijau. karena keputihan yang normal juga dibutuhkan nanti ketika proses persalinan.
 so, keluhan saya tentang keputihan dinyatakan normal dan dokter tidak berani memberikan obat. *jadi tenang.

KEHAMILAN 26-27minggu.

Tanggal 19 januari 2011

Kali ini datang ke obgyn satunya lagi di daerah baloi sana. Nunggunya lama datang jam 18.00 nyampe antrian di jam 20;an . padahal udah booking dari 2 hari sebelumnya loh Zzzzz...




itu ruang staffnya. karena boring kelamaan nunggu ya photoin aja ruang obat yang di campur ama alat kamar mandi phufffff...

Berat : 1200gram
tensi : 100
berat ibu : 50 kg
obat       : AMoxicylin, dasabion, vitamin.
Keluhan dari dokter, baby na kelebihan 2ons, so, di suruh kurangi makan yang berlemak, dan yang manis-manis. padahal saya kan emang ga suka manis-manis.
Satu lagi, tentang Kacang tanah, dkter mengatakan sebaiknya jangan makan terlalu banyak jenis kacang ini karena kadar kolesterolnya tinggi.
lagipun menurut buku yang ku baca, kacang juga bisa menjadipenyebab baby mengalami sensitif terhadap alergi, jadi ya jauh2in aja deh tuh kacang tanah.
Apalagi ya, mau minta print usg nya ga di kasih *ini paling ga ku suka* akhirnya kami siasati bawa kamera lalu videoin ajah tuh monitor hahahahahaa

ga papa sih yang penting semua sehat.
oh ya kemudian saya disuruh suntik TT. efeknya lengan kiri saya sakit untuk bebrapa hari plus di tambah PD alergi gara2 Baby Oil. minggu yang menyiksa :(

Tapi alhamdulillah menulis ini alergi dan cenut-cenut di lengan udahsembuh kini giliran flu melanda sempurna.

Insya Allah segera sembuh kok, jadi kamu baik-baik aja ya, nak...

Friday, December 10, 2010

Circle of life

Bismillah...


Udah semingguan resmi kembali jadi "nyonya besar" hahaha jangan salah, maksud saya karena badan udah mulai besar geto :P

Kalo siang panasnya ampun, gerah... inilah Batam... neraka dan syurganya manusia *wow* ga tau kenapa perumahan ini sepi2 selalu, seolah tak ada kehidupan, lihat saja tak ada satupun penampakan yang ada. Padahal sebagian besar ibu-ibu di sini pada di rumah loh. Kira-kira pada ngapain ya... sama kek saya kali, nungguin dapur hehehe...

Apanya yang berubah ya, semua!!
Suasana sore hari perum yang sepi :|
sebenarnya tak ada manusia yang tak akan berubah. maksudnya? ya... intinya setiap orang itu pasti akan berubah. Seperti diriku ini, dari belum menikah tus menikah, kemudian jadi calom Mamud *mama muda* kok muda sih... padahal udah tua, kan.... :):):)

Bicara jadi calon mama bener-bener istilah baru buat saya, kenapa? kadang masih suka berpikiran, kok waktu begitu cepat merubah segalanya ya... kemarin diriku yang masih kekanak-kanakan meski terkadang sekarang juga masih kolokan. tiba-tiba bakal jadi ortu. Melihat, merasakan perubahan yang ada pada diriku, pada perut yang semakin buncit ternyata saya tidak sedang bermimpi, semua adalah nyata, kenyataan bahwa sebentar lagi saya akan menjadi orangtua.

Menjadi seorang ibu adalah kebanggan bagi tiap perempuan. Setidaknya kalimat ini sering terdengar dari setiap obrolan women room. karena tidak setiap perempuan mudah untuk bisa menjadi seorang ibu. karena banyak juga pasangan udah menikah bertahun-tahun tapi belum juga di percayai untuk melahirkan seorang anak, lalu nikmat Tuhanku mana lagi yang harus ku dustakan?


Ohya, kehamilanku udah masuk minggu ke 19 hampir 20 loh... udah sering nendang2... aneh dan lucu aja rasanya. Apalagi kalo denger muratal Surat Ad-Dhuha langsung loncat-loncat, padahal lebih sering saya dengerin surat yusuf tapi loncatannya lebih extrem yang pas di surat DHuha kenapa ya... suka ya , nak... :)

Badan udah berat, sering merasa kepanasan. dan yang paling parah PD makin besar dan gatal-gatal mungkin karena mulai mengeluarkan Asi kali ya, makin berat huehuehue... tapi panas dan gatelnya makin mengganggu :(

Nafsu makan semakin gila, sedikit sedikit laper, eh bukan laper tapi hasrat pengin makan selalu ada padahal perut penuh D'oh.

Makin rajin masak, ini baby cewek apa cowok ya kok demen banget masak :)

Sedang menunggu hari senin mau ketemuan ma baby... baik-baik ya nak...





Umi ma Abi love you :*

Sunday, November 14, 2010

Faktor menentukan jenis kelamin

Bismillah...

"Mendapatkan bayi laki-laki atau perempuan sama saja."

Kata-kata itu sering kita dengar dari pasangan yang sedang menunggu datangnya buah hati. Tapi kadang-kadang dalam hati mereka, ada keinginan yang tak bisa disangkal bahwa mereka punya harapan agar anak yang lahir perempuan atau laki-laki.
Bisakah anak yang lahir kita rancang sebagai laki-laki atau perempuan?
Bisa!
Usaha pertama yang harus dilakukan tentu saja dengan berdoa dan meminta langsung pada Sang Maha Pencipta.
Cara lainnya, selalu berusaha dan berusaha terus sampai keinginan kita terkabul dan tentu saja dengan cara yang aman dan dihalalkan. Secara ilmiah, penentuan jenis kelamin calon bayi sangat dipengaruhi oleh jenis kromosom yang berhasil menjangkau sel telur.
Bila kromosom X yang membuahi sel telur, maka akan lahir bayi perempuan.
Sebaliknya, bila kromosom Y yang membuahi, maka akan lahir bayi laki-laki. Sifat kromosom X berbeda dengan kromosom Y. Kromosom X, meski masa hidupnya lebih lama, tetapi memiliki kemampuan "berenang" lebih lambat dibandingkan dengan kromosom Y. Sedangkan kromosom Y itu perenang tangkas meski masa hidupnya lebih pendek. Di bawah ini ada beberapa faktor yang dapat menentukan jenis kelamin pada calon buah hati Anda, diantaranya:

1. Faktor makanan

* Jika menginginkan seorang bayi perempuan Suami harus makan makanan yang banyak mengandung alkaline, mineral kalsium dan magnesium (
sayur-sayuran, buah-buahan, putih telur, susu, ganggang laut, kacang-kacangan, susu, dan lain-lain.)
sedangkan istri banyak makan makanan yang mengandung asam, mineral kalium dan natrium (daging, makanan laut (sea food), garam, teh, dan lain sebagainya.)

* Jika menginginkan bayi laki-laki Suami harus banyak mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung asam, mineral, dan magnesium.
Sedangkan istri harus banyak mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung alkaline, mineral kalsium dan magnesium (lihat jenis makanan diatas).

2. Faktor waktu (kapan berhubungan)
* Jika menginginkan seorang bayi perempuan Lakukan coitus (persetubuhan/senggama) 2-3 hari sebelum ovulasi (masa subur). Dengan demikian, hanya kromosom X yang lebih bertahan lama sampai menunggu sel telur terlepas dari ovarium.
Ovulasi adalah saat terlepasnya sel telur dari indung telur dalam rahim.

* Jika menginginkan bayi laki-laki Waktu berhubungan dilakukan sedekat mungkin dengan ovulasi, sebaiknya tepat pada ovulasi, berkisar antara 12 jam sebelumnya.
Bagaimana mengetahui periode masa haid? Pada saat temperatur atau suhu tubuh meningkat. Anda bisa menggunakan alat pengukur suhu tubuh dan mencatatnya sebagai record dan alatnya dapat dibeli di apotek-apotek.

3. Faktor penetrasi
* Jika menginginkan seorang bayi perempuan Suami harus menghindari penetrasi terlalu dalam pada saat berhubungan. Sehingga diharapkan sel sperma kromosom X saja yang berkesempatan tetap hidup dan terus berenang menuju sel telur.

* Jika menginginkan bayi laki-laki Suami disarankan untuk melakukan penetrasi yang dalam pada saat berhubungan, sehingga sebagian besar dari sperma Y langsung masuk ke rahim.

4. Faktor Orgasme
* Jika menginginkan seorang bayi perempuan Usahakan istri tidak mencapai orgasme selama berhubungan. Secresi cairan yang keluar dari kemaluan wanita akan menjadi alkaline (basa) jika terangsang, hal ini akan mendorong aktifitas spematozoa Y.

* Jika menginginkan bayi laki-laki Upayakan istri dapat orgasme lebih awal dari suami atau bersamaan.

5. Faktor persiapan istri

* Jika menginginkan seorang bayi perempuan Sebelum coitus, basuh vagina dengan 2 sendok makan larutan white vinegar/cuka yang sudah dicampur dalam 1 liter air bersih. Hal ini dilakukan agar kondisinya menjadi asam sehingga aktifitas spermatozoon Y menurun.

* Jika menginginkan bayi laki-laki Cuci vagina dengan larutan dari dua sendok soda kue yang sudah dicampur dalam satu liter air bersih, sehingga suasana menjadi basa.

6. Faktor posisi
* Jika menginginkan seorang bayi perempuan Disarankan posisi waktu berhubungan adalah yang klasik/berhadapan yaitu, posisi istri di atas suami sehingga sperma tertampung di sekitar mulut rahim.

* Jika menginginkan bayi laki-laki Posisi suami pada waktu berhubungan berada di atas istri. Hal ini mengikuti sifat dari spermatozoon Y akan cepat menuju sasaran (sel telur).

Dan bagaimanakah cara menghitung masa ovulasi atau puncak masa subur seorang wanita? Silahkan lihat keterangan di bawah ini: 


# Diketahui tanggal awal masa bersihnya seorang perempuan setiap bulan, misalnya setiap tanggal 05.
* Diketahui tanggal akhir masa bersihnya seorang perempuan setiap bulan, misalnya setiap tanggal 27.
* Rumus: (tanggal akhir setiap bulannya - tanggal awal setiap bulannya) / 2 = n;
* kemudian n + tanggal awal masa bersih dari seorang perempuan = masa ovulasi atau puncak masa suburnya seorang perempuan
Contoh: (27 - 05) /2 = 11; 05 + 11 = 16, jadi...setiap hari ke 16 dari sejak awal bersihnya seorang perempuan adalah puncak masa subur dari seorang perempuan atau masa ovulasi. Selamat Mencoba !!! 


 infobunda.com
Sumber: Berbagai sumber

Persalinan Caesar or Normal?

Bismillah...

Sebenarnya belum saatnya bicara mengenai melahirkan, but ok lah, kan cuma artikel aja.
Kemarin lalu saya dan beberapa temen perempuan di kantor membuka sebuah topik "mau melahirkan dengan cara bagaimana."
Jawabnya sudah bis aditebak, pastilah setiap orang menginginkan melahirkan Normal. meski diantara salah satu teman sya ada juga yang melahirkan caesar setelah 2 kali melahirkan normal. tapi kan ada alasan kenapa melakukan tindakan tersebut.

Tapi, kemudian seorang teman yang belum menikah dengan pasti mengatakan bahwa dirinya tak ingin melahirkan secara normal, alasannya? hehehe ga mau sakit ambeien katanya. Untuk itu dia memilih nantiya kalau melahirkan mau pilih operasi caesar saja "ga" kerasa sakitnya hehehe... Padahal secara mitos pinggul dia besar kan mudah melahirkan hahahaha ***sekali lagi ini hanya mitos pinggul besar jangan dipercaya ya bun....

Back to Topic.

Sebenarnya enak mana sih melahirkan normal sama caesar?
mungkin itu sebagian pertanyaan yan gterlintas di hati bunda, saya juga sebenarnya sedang berpikir tentang hal itu makanya saya menulis uneg2 ini.

Menurut yang saya baca dari buku dan beberapa net dan pengalaman dari saudara yang pernah di caesar mengatakan, operasi caesar itu ga sakit, tau-tau baby keluar. TAPI....... ini dia, tapinya ini yag bikin ngeri, efeknya itu bakal muncul di kemudian hari loh. Nah loh ngeri kan.
Sedang kalo melahirkan normal emang sakit tapi kan semua perempuan kan bakal melahirkan, begitu pun ibu kita dulu ketika melahirkan kita, iya kan. melahirkan adalah kodrati seorang perempuan dan bisa melahirkan merupakan suatu kebanggaan tersendiri seorang perempuan.

Mengapa harus memilih mau melahirkan yang bagaimana? bukankah melahirkan itu tidak bisa direncanakan? semua terserah pada keadaan ketika kontraksi itu terjadi.

Then, buat bunda atau calon bunda yang mau tahu serba serbi persalinan caesar simak baik2 ya, berikut ini ada beberapa alasan mengapa operasi caesar harus dilakukan yang saya kutip dari bundainfo.com :
  • Plasenta previa (ari-ari menutupi jalan lahir).
  • Bayi besar (tidak sesuai ukuran panggul).
  • Letak bayi melintang (sungsang).
  • Karena gawat janin. Ciri-cirinya, denyut jantung lemah, kondisi bayi tidak baik karena kelamaan di dalam, air ketuban habis atau trauma karena proses persalinan yang lama, sementara pembukaan tak maju-maju.
  • CPD atau Cephalo Pelvic Disproportion (proporsi panggul dan kepala bayi yang tidak pas, sehingga persalinan macet).
  • Terjadi kegawatan pada bayi, misalnya kekurangan oksigen.
  • Fungsi plasenta yang tidak terlalu bagus karena lewat batas waktu atau ada penyakit tertentu.
  • Kepala bayi jauh lebih besar dari ukuran normal (hidrosefalus).
  • Fetal distres (detak jantung janin melambat).
  • Masalah kesehatan ibu yang mengharuskan operasi caesar.
  • Herpes genital, ruam kulit yang disebabkan oleh virus yang menyerang alat kelamin.
  • Hipertensi (penyakit tekanan darah tinggi).
  • AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome.
Ibu yang melahirkan anak pertamanya melalui operasi, persalinan kedua tidak harus operasi. Dengan sayatan sejajar dengan garis perut dan kondisi kehamilan setelahnya baik, persalinan berikutnya tak selalu harus melalui operasi. Mungkin saja persalinan pertama terjadi karena plasenta previa atau terjadi persalinan macet, sementara pada kehamilan kedua kondisinya baik-baik saja sehingga persalinan normal bisa dilakukan. Apabila persalinan pertama dan kedua melalui operasi caesar, persalinan ketiga harus operasi juga dan tidak boleh hamil lagi. Jadi yang memutuskan seseorang melahirkan melalui operasi caesar atau tidak itu dokter. Sebenarnya, sejak pemeriksaan kehamilan sudah diketahui bayi bisa lahir normal atau harus operasi. Di bawah ini ada beberapa saran dan tips tentang operasi caesar:
  1. Perlu persiapan, baik fisik maupun mental. Dalam hal ini dokter harus memberi tahu kepada ibu tentang proses operasi itu. Misalnya akan disuntik di bagian punggung atau dibius. Usahakan agar operasi caesar dilakukan jika hal tersebut merupakan upaya terakhir dan jalan terbaik bagi sang ibu dan janin.
  2. Banyak berdoa.
  3. Minta dokter untuk melakukan metode jahitan terbaik yang bisa meminimalisasi bekas luka.
  4. Luka bekas operasi jangan sampai kena air.
  5. Lakukan penggantian perban dengan hati-hati, larutan betadin jangan sampai terlalu banyak ketika mengganti perban tetapi diusahakan kesat sehingga perban tidak menempel ketika harus diganti.
  6. Dokter juga harus memberi tahu kepada ibu bahwa setelah operasi ada beberapa ketidaknyamanan yang akan dirasakan, seperti tidak boleh minum beberapa saat dan tidak boleh banyak bergerak.
  7. Dengan operasi caesar, maka kehamilan berikutnya akan lebih besar risikonya. Sebab, ada luka bekas operasi yang punya potensi untuk robek ketika melahirkan. Karena itu, agar lebih aman, maka kehamilan berikutnya setidaknya enam bulan setelah operasi caesar dilakukan. Semakin lama kehamilan berikutnya, akan semakin baik bagi ibu.
  8. Tidak ada pantangan dalam makanan. Sehabis dioperasi ibu dianjurkan untuk makan makanan yang mengandung banyak gizi dan vitamin, khususnya protein, gunanya untuk membangun sel-sel.
  9. Beraktivitas seperti biasa, namun untuk mempercepat proses penyembuhan pasca operasi hindarilah aktivitas dan olahraga yang berat. Jalan sehat tetap bisa dilakukan asal tidak terlalu berat.
salam,


oier



[Kehamilan] Asam Folat kurangi resiko janin cacat

Saat mengetahui Bunda sedang berbadan dua pasti Bunda sibuk mengatur pola makan untuk memberikan nutrisi terbaik untuk janin. Salah satu nutrisi yang wajib diasup Bunda hamil yakni asam folat, terutama pada trimester pertama kehamilan saat organ-organ janin mulai terbentuk. Bahkan kalau perlu sejak Bunda merencanakan kehamilan asam folat ini sudah harus sering dikonsumsi.
Asam folat atau biasa dikenal dengan vitamin B9 adalah bentuk vitamin yang larut dalam air. Nutrisi jenis ini membantu proses metabolisme tubuh khususnya selama masa kehamilan.

Bunda hamil yang kekurangan asam folat bisa mengakibatkan janin cacat bahkan meningkatkan resiko kelahiran bayi prematur. Kelainan yang bisa timbul karena kurang asam folat seperti :
-    tengkorak janin tidak terbentuk sempurna
-    persarafan di bagian tulang belakang tidak tertutup dengan baik
-    gangguan saluran kemih
-    plasenta lepas sebelum janin dilahirkan
-    bibir sumbing.

Sementara itu untuk Bunda hamil kekurangan asam folat bisa mengakibatkan anemia yang menimbulkan gejala mudah lelah, denyut nadi lebih cepat, gemetar. Gangguan sering sesak napas dan gangguan pencernaan juga kerap kali dikeluhkan.
Untuk menghindari kerugian-kerugian di atas baik untuk si janin mau pun Bunda, mengonsumsi asam folat sudah menjadi kewajiban. Asam folat bisa Bunda dapatkan dari makanan seperti ; hati, kerang, tempe, kacang-kacangan, sayuran hijau, jagung manis, roti, kuning telur dan buah-buahan. Kalau Bunda kurang menyukai bahan makanan di atas Bunda bisa mengonsumsi susu yang mengandung asam folat. Tapi tentu saja yang harus diingat bahan makanan natural jauh lebih baik.

Contoh bahan makanan dan kadar asam folat :
-    ½ cangkir jagung = 38 mikogram
-    ½ cangkir bayam rebus = 100 mikogram
-    ½ cangkir brokoli = 52 mikogram
-    ½ cangkir kacang tanah = 106 mikogram
-    ½ cangkir alpukat = 75 mikogram
-    ½ cangkir jus jeruk = 55 mikogram

Nah kini Bunda bisa memprediksi bahan makanan apa saja sampai Bunda bisa memenuhi kebutuhan 600 mikogram asam folat dalam sehari.

Tips :
-    untuk mengjindari kerusakan asam folat dalam makanan, jangan simpan bahan makanan terlalu lama dan jangan direbus dengan suhu tinggi.
-    Jangan mengiris bahan makanan terlalu kecil karena resiko kerusakan asam folat lebih tinggi.




From Infobunda.com




Friday, November 12, 2010

Me and my pregnancy

Bismillah...

Tak terasa waktu begitu cepat berlalu, kini 4 bulan lebih sudah jalani hidup yang namanya jadi istri. Tapi sepertinya banyak hal yang masih belum bisa dan lakukan tugas yang layak sebagaimana jadi istri yang sesungguhnya. Parah deh...
Pertama pindah sampai sekarang masih juga kolokan. Apalagi setelah di vonis... whaaaaat.....?? Divonis apaaan, maksudnya setelah dinyatakan hamil gitu loh...
Ga terasa pula udah hampir 4 bulan usia kehamilan. Hampir seusia sama usia pernikahan. Ini wajib disyukuri ya... karena Allah udah berikan kepercayaan pada kami berdua untuk menjadi ortu. Amien. Semoga bisa jadi ortu yang baik.



Hamil.


USG 8week
8week dari dekat

Banyak sekali perubahan-perubahan terjadi setelah hamil mulai dari fisik, emosi bahkan kebiasaan. Di awal kehamilan sempat stress pula sehingga mengakibatkan terancam keguguran 2 minggu berturut2 keluar flek. Paniklah dimulai. Gimana ga panik, dokter yang pertama di Rsbk ga bisa bikin saya nyaman. Akhirnya gantilah dokter lain...

Setelah milah2 dan mikir akhirnya sampai juga ke RSAB.dokternya tenang, slow motion tapi tanggap and ngejelasin apa yang pengin jadi pertanyaan kami.
11week

Hingga di usia hampir 3 bulan calon my baby udah anteng, puji Tuhan... dokter bilang udah nampak jenis kelaminnya. Di layar usg terasa aktif banget gerakannya...
Sampai2 kebawa mimpi malamnya.
udah nampak jenis kelaminnya :D






Amazing...

Yup one word only can I said. Tiap hari pengin banget rasanya usg karena pengin lihat keadaannya sekarang gimana, berapa panjangnya. Sampai suatu hari aku pinjam penggaris teman mau ukur 8cm itu seberapa panjang karena kata dokter panjangnya udah 8cm. Eh teman meja sebelahku ketawa sambil geleng-geleng kepala dan bilang, "pamali, tau..." huehuehue....
You never know it how I wonder about that. Lebay.


Check rutin...

Besok rencananya mau ke dokter. Tapi kali ini ganti dokter lagi. Bukan apa karena yang sekarang kan pakai fasilitas dari perusahaan suami jadi harus ikut rule nya.
Ganti-ganti dokter emang kadang bisa jadi second opinion tapi ga bagusnya riwayat medic kita jadi acak-acakn karena yang memfollow kan banyak dan beda dokter alias beda orang.
Gitu deh, jadi ada baik dan tidaknya kok.

BB

Berat badan udah naik 2 kg sekarang jadi 44.6kg hahay... kata dokter ga papa dari pada under atau obese, kan berat badan ibu mempengaruhi janin dan kehamilan. Kasihan babynya.  Thanks to my hubby udah marah pake aksi ngambek supaya saya mau makan banyak. See... sekarang usaha mu berhasil *big hug hug...
Udah ah detailnya dari minggu ke minggunya kapan2 ajah...
ngantuk... bawaan bumil apa udah dari sononya yak...




@@
Oier

Tuesday, November 9, 2010

Persiapan Keuangan Jelang Kehamilan

 
 
Anda dan pasangan ngebet punya anak? Ada yang perlu Anda cermati, salah satunya adalah persiapan keuangan. Kehadiran anak tentu akan mengubah kondisi keuangan. 
 
Itu sebabnya, sebelum hamil, Anda berdua perlu meninjau kembali persiapan keuangan secara bersama-sama.

Bagi pasangan yang memperoleh penghasilan ganda atau suami istri bekerja, masing-masing berhak mempertanyakan kepada perusahaan, hak apa yang akan diperleh selama masa kehamilan, saat melahiran dan masa perawatan anak yang rutin seperti imunisasi.

Selenjutnya, Anda bisa menghitung secara rinci persiapan keuangan, yakni
  • Biaya pemeriksaan rutin, mulai dari bidan, dokter umum hingga dokter spesialis kandungan. Termasuk pula berapa kali biasanya calon ibu harus memeriksakan kehamilannya.
  • Biaya melahirkan secara normal (secara bertahap meliputi biaya persalinan di rumah bersalin hingga rumah sakit, serta biaya penolong persalinan mulai dari bidan hingga dokter bersalin)
  • Biaya melahirkan secara caesar, bila persalinan normal tidak mungkin dilakukan (sesuai kelas masing-masing rumah sakit)
  • Biaya-biaya yang dibutuhkan untuk merawat dan kebutuhan bayi

Jika ternyata Anda berdua secara finansial sudah siap, itu berarti Anda berdua sudah selangkah lebih maju.
 

ayahbunda.co.id



Sunday, October 10, 2010

[Kehamilan] Trimester I

USG diawal kehamilan seperti pada paruh waktu lain dalam kehamilan tidak berbahaya. Karena USG kan bukan sinar X. Radiasi yang dihasilkan lebih kurang seperti peralatan rumah tangga lainnya seperti TV, komputer dll. USG hanya berupa suara yang ditembakkan ke jaringan lalu pantulannya di tangkap pada layar monitor. Cairan biasanya berwarna hitam dan jaringan padat berwarna putih (USG 2 D).
Beberapa parameter USG yang diukur di Trimester I kehamilan adalah GS (kantong kehamilan) biasanya berupa bulatan hitam, CRL (panjang janin), dan BPD (ukuran kepala janin).
Manfaatnya yang paling utama adalah memastikan usia kehamilan sesuai dengan haid yang di klaim oleh ibu, hari pertama haid terakhir (HPHT). Karena sering ditemukan dalam praktek sehari2 usia kehamilan tidak sesuai dengan HPHT yang di klaim. Kenapa bisa? Ilustrasinya begini : HPHT 1 Mei 2008, normal 5-7 hari, juni “haid” lagi tgl 5 sedikit2 cuma 2-3 hari. Pasien mengklaim HPHT 5 juni itu, dilakukan USG 1 juli 2008. Hasil: CRL 8 minggu. Pasien bingung….dokter ya nggak lah. Yang terjadi sebetulnya pada bulan juni itu pasien telah hamil 4-5 minggu…perdarahan yang timbul adalah gejala abortus iminens (ancaman keguguran) yang oleh pasien dianggapnya sebagai haid.
Manfaat lain USG trimester pertama adalah mendeteksi kelainan kehamilan seperti ‘missed abortus’ (=keguguran yang tertahan), Blighted Ovum (kehamilan tanpa janin dll. Apalagi ibu tidak ingat HPHT…..(banyak lho…bahkan pada kehamilan anak I ada yang ingat HPHT…) Sering akau candain gini : ” nggak ‘terasa’ ya buk….tahu2 sudah hamil”….
Awal kehamilan anda ditandai berdasarkan menstruasi terakhir anda. Banyak perubahan fisik yang akan anda alami selama trimester pertama (3 bulan pertama kehamilan). Periode ini juga merupakan periode tumbuh kembang yang cepat bagi bayi anda.

Perubahan pertama mulai terlihat pada minggu ke-4 masa kehamilan.
Rasa metal dalam mulut merupakan penanda pertama dan satu-satunya perubahan fisik yang ada.

Pada minggu ke-2, struktur dasar susunan syaraf pusat dalam kandungan mulai terbentuk.

Pada minggu ke-5, sekalipun anda hanya mengalami menstruasi atau bahkan tidak lagi mengalami menstruasi; anda akan merasakan gejala menjelang menstruasi seperti kembung, gerah, dan sakit kepala.
Payudara mulai membesar dan menjadi lebih peka.
Frekuensi buang air kecil bertambah.
Pada minggu 6, vagina dan labia mayor mulai bereaksi terhadap peningkatan aliran darah dengan berubah warna menjadi kebiru-biruan.
Mual dan muntah mulai terjadi.
Pada minggu 7, kadang-kadang anda merasa pusing dan sesak napas.
Benjolan-benjolan kecil mulai muncul di payudara, dan area seputar puting susu berubah warna menjadi lebih tua.
Pada minggu 8, rambut anda mulai sulit ditata.
Cairan vagina yang bening, putih, dan tak berbau mulai merembes keluar.

Minggu 5, embrio dapat dilihat dengan mata telanjang.Minggu 6, jantung berdegup; kepala, dada, serta perut mulai terbentuk.Minggu 7, terbentuk lekukan-lekukan yang menandai tempat dimana jari tangan dan jari kaki akan tumbuh. Minggu 8, sekalipun panjang janin baru sekitar 2.5 cm (1 in), semua organ bagian dalam sudah ada pada tempatnya dan sendi-sendi utama seperti pundak dan pinggul sudah terlihat dengan jelas.

Minggu 9, kulit anda mengalami perubahan. Gusi mulai melunak sehingga memerlukan perawatan lebih. Untuk keterangan lebih lanjut, lihat Perubahan Fisik Lainnya.
Kelenjar tiroid/ gondok disisi leher bagian depan membesar.
Minggu 10, ukuran uterus anda sudah sebesar buah grapefruit (buah sejenis jeruk)
Payudara sudah lebih besar dari ukuran bra normal anda.
Minggu 11, rasa mual, muntah dan morning sickness mulai hilang.
Volume darah bertambah banyak, dan anda dapat mengalami mimisan.
Minggu 12, akhir dari trimester pertama, uterus sudah tumbuh lebih tinggi dari tulang panggul dan terasa bila diraba dari luar.

Minggu 9, mulut dan hidung sudah kelihatan; kedua lengan pun tumbuh dengan cepat.Minggu 10, bentuk jari tangan dan jari kaki sudah kelihatan, walaupun satu sama lainnya masih tersambung oleh selaput kulit.Diakhir minggu 11, semua organ bagian dalam sudah berbentuk dan berfungsi. Minggu 12, atau akhir trimester pertama- kelopak mata, kuku jari tangan dan kaki telah kelihatan, persendian bisa bergerak, bayi mampu mengisap dan menelan.
Semua sistem dalam tubuh bayi telah berkembang dengan baik dan banyak organ yang bentuknya hampir sempurna. Meskipun dalam 12 minggu janin tumbuh dengan cepat, janin masih belum mampu hidup di luar rahim.










Taken from : Net