Monday, July 4, 2011

Re-Call Memory


Bismillah...

Kehidupan pada dasarnya banyak mengajarkan pada kita akan arti hidup itu sendiri. Pahit, manis, asam asinnya itulah rasa yang sering orang-orang katakan pada setiap hembusan napas dari mulut mereka. Benar! itu memang benar adanya.

Sekilas memutar balik kehidupan lalu. "Betapa aku ternyata begitu ya..." ini gumamku sendiri sembari membuka-buka memory masa lalu. Apalagi setelah ku buka satu per satu isi dari blog ini. Semuanya indah bahkan yang pahit sekalipun semua terasa indah.*It's stupid think that i have
Masih ingat ketika pertama kali memasuki dunia blog, kemudian aku mencoba merangkai perasaan dan pemikiran serta pandangan hidup dengan sebuah kalimat. Dimulai dari bagaimana rasanya menyimpan perasaan, jatuh cinta kemudian sakit hati lalu patah hati, begitu demikian seterusnya. bahkan hingga sampai pada tahap dipermainkan hati itu sendiri. of course, cerita itu bukan apa yang aku alami semua, tapi tak di nafikan satu dua dan sebagiannya adalah suara hati seorang cinta. hahay... im still using nickname CINTA. yup... Ta Only.

Ohya. pernah buka Fesbuk kan? (pasti) disana seingatku ada sebuah offering menulis ala chicken soup dengan tema kalau ga lupa tentang perempuan. hubungi pecandu hujan aja kalo minat :)

udah ah, mulai nulisnya ntar-ntar ajah, sekarang nursing time... my bebeb udah bangun :)






[ Ta ]




Friday, June 24, 2011

circle of life

Alhamdulillah... saya udah jadi mama! then kesibukan baru pun dimulai.

sejak dari kehamilan 35w udah males nulis uneg2 yang sebenarnya udah eneg banget disimpan.

Well... i'm coming now hehehe...

ah serasa semua bagai mimpi, kemarin lalu dalam tiap sujud saya selalu bertanya pada Tuhan siapa jodoh hamba ya Allah, atau kalau Engkau tak katakan tunjukkanlah tanda2 padaku akan kedatangannya jemputku segera. hingga kemudian Allah kirimkan seorang lelaki yang bagi saya biasa biasa saja saat itu. yaaa lelaki biasa tanpa ada tanda kalau ternyata dialah jawaban dariNya.

kemudian terjadilah sebuah perjanjian suci serta taken contract seumur hidup *mudah2an, semoga*. Lelaki biasa itupun resmi saya panggil suamiku... :)

hingga pada pernikahan yang hampir setahun kurang beberapa hari lahirlah buah cinta kami si tampan yang imut, pelengkap hidup dan rumah ini. Bahagia? pasti! pertanyaannya, apakah bahagia itu? milik siapakah bahagia? jawabnya insya Allah kapan2 kita bahas.

Back to topik

sebuah proses yang singkat mengubah kehidupan ini dengan sempurna. pernikahan adalah sekolah dimana didalamnya ada banyak ujian dan soal ada yang gampang ada yang susah. dalam prosesnya kita di tuntut untuk belajar belajar dan belajar.

menyatukan dua karakter yang beda dari lingkungan keluarga yang berbeda pula. gaya hidup, prinsip hidup, kebiasaan, dan semuanya.

sebelum pernikahan yang semula semua nampak sempurna kini nampak sempurna juga kekurangan dan kelebihan serta baik buruknya. semua akan di dapati setelah menikah.
lalu bagaimana menyikapinya? kata suamiku "mari kita bicarakan baik2 dan cari solusinya."

Benar! bicarakan dengan baik. tetapi saudara, berapa persen pasangan yang bisa membangun sebuah komunikasi yang hidup yang bener2 sebuah komunikasi? ah apa yang mau dibicarakan? bukan itu permasalahannya tapi lebih pada tak ada waktu serta ego enggan memulai sebuah pembicaraan.
Sebenarnya membangun sebuah komunikasi itu tidak susah. Tak harus hal yang penting seperti cerita2 dalam film ato seperti sinetron yg panjang lebar. Tidak juga harus menghapal sereta membuat kerangka kalimat dulu untuk memulainya apalagi memikirkan judul. stop! kita tidak sedang mempersiapkan tesis atau skripsi karya ilmiah ataupun tugas akhir yang bakal disidang, kita akan bicara pada pasangan... gitu aja kokrepot.

halah kok malah ceramah.

malam ini si tampan bobo nyenyak sekali setelah seharian ga mau bobo, kasian banget sampe bingung cara nina boboin. melihatnya lelap dalam mimpi semua sakit perih sedu sedan ketika melahirkan serasa lupa. benar sekali proses melahirkan seolah2 hanya lewat kemudian hadirlah si tampan. its amazing!

Awalnya anak2 sekarang udah punya anak, lalu nikmat Tuhanmu yang mana kah yang engkau dustakan??

Monday, March 21, 2011

kehamilan 36 minggu

Bismillah...

Hari ini tepatnya 36 minggu 1 hari.   masih sama seperti kehamilan 35minggu .
Tensi : 100/70
detak jantung baby: 145-155/detik ( agak turun dari minggu lalu 155-160 )

Belum cek ke obgyn lagi jadwalnya masih tgl 2 april nanti, kok aneh ya padahal yang lainnya jadwal cek udah seminggu dua minggu sekali. lah ini aku kok masih per 3 minggu ya.

pinggul sebelah kanan sering sakit *cenat cenut kalau di pakai jalan, jadi jalannya udah kek kura2 yang lelet sambil pegangin panggul kanan. dua bagian paha atas juga udah sakit kalau pas nahan dari duduk ke berdiri apalagi kalau pas di pakai sholat... aduuh alamaaaaaak... susah berdirinya sujud pun udah ga bisa maksimal *emang begitu ya?*

HIS udah sering, apalagi kalau udah mau Pee aduk kek di tusuk2 plus di injak2 rasanya sakit dan kaku banget tuh perut. sabar ya nak... masih seminggu lagi baru boleh keluar supaya paru2nya semakin matang.

selain badan udah pegel-pegel semua, cara jalan udah kek keong, bawaaanya jadi makin lemesssssss sangat lemes apa ini tanda kurang darah? atau karena diriku jarang minum vitamin yang dianjurkan obgynnya yah... *sempet mikir*

nah kalau menurut ahlinya kehamilan 36 minggu itu seperti ini :


Apa yang terjadi pada janin:

Bayi masih akan bertambah berat badannya, mungkin sekitar 28 gram perhari. Mungkin sekarang berat tubuhnya sudah mencapai kira-kira 2.7 kg. Janin sedang menyelimuti dirinya dengan cairan ‘vernix caseosa’, cairan lengket yang menutupi dan melindungi kulitnya dari cairan ketuban. Janin juga menelan dua cairan ini bersama hasil sekresi yang lain, menghasilkan kotoran hitam yang disebut meconium, saat setelah bersalin nanti.

Di akhir minggu ini, janin sudah dianggap cukup umur.
Cukup umur atau cukup masa adalah diantara 37 sampai 42 usia kehamilan. Posisinya, kini mungkin kepalanya sudah berada di bawah. Jika belum, dokter akan meminta Anda melakukan beberapa tips untuk membuat janin pada posisi siap lahir atau memutar posisi bayi dengan menyentuh perut Anda.

Apa yang terjadi pada ibu:

Karena janin sudah menyesaki rahim, maka Anda sekarang tak lagi dapat makan dengan porsi normal. Porsi kecil tapi sering, adalah yang direkomendasikan. Sementara, Anda mungkin sudah tak lagi mengalami ‘heartburn’ dan agak sedikit lebih leluasa bernafas karena kepala janin sudah di jalan lahir. Kondisi ini, jika ini bayi pertama Anda, biasanya terjadi beberapa minggu sebelum persalinan.

Jika janin sudah di jalan lahir, Anda juga akan merasakan peningkatan tekanan di perut bagian bawah. Keadaan ini mau tak mau akan menggangu cara berjalan Anda, rasanya menjadi tidak nyaman. Selain itu Anda juga akan sering berkemih. Jika bayi sudah berada di posisi sangat di bawah, tekanannya akan terasa di vagina. Beberapa ibu hamil ada yang mengatakan, rasanya seperti membawa bola bowling diantara kedua kaki. Terbayang kan?

Meskipun Anda termasuk ibu hamil yang sangat menikmati kehamilan (dengan segala ketidaknyamanannya), sebaiknya hindari bepergian dengan menggunakan pesawat terbang, atau pergi jauh dari rumah. Lagi pula beberapa maskapai penerbangan juga takkan mengijinkan ibu hamil di usia kehamilan lanjut, ikut terbang dengan pesawat mereka.  

Minggu ini mengapa tidak …

Mulai memberi kabar.
Buatlah daftar orang-orang yang Anda ingin bagi kabar gembira ini. Atau,cara yang gampang, Anda cukup memberitahu satu orang lalu minta tolong kepadanya untuk memberitahu teman-teman/kerabat Anda yang alain.


Tahukah Anda? Sel-sel otak janin terbentuk selama ia berada di kandungan, dan saat janin lahir, sel-sel itu saling terkoneksi lewat stimulasi visual, motorik, bahasa dan sosial. Semakin banyak koneksi ini tersambung, bayi akan semakin belajar dan mengembangkan kemampuan kognitif dan daya ingatnya (memori).

Ini artinya, selama menjalani kehamilan Anda harus bersungguh-sungguh memperhatikan asupan makanan yang bisa membantu regenerasi sel di otaknya.  source : www.anmum.com

Friday, March 18, 2011

Seputar Bedong dan Gurita Bayi



Dua dari sekian banyak kebiasaan masyarakat pada setiap bayi baru lahir adalah pemakaian bedong dan gurita. Sebenarnya bagaimanakah kebiasaan membedong dan memakaikan gurita pada bayi itu ? Apa pengaruhnya?

BEDONG


Kebiasaan membedong bayi memang lebih umum dipraktekkan oleh masyarakat Asia. Tapi sebenarnya, masyarakat di belahan bumi bagian barat sana pun (baca: negara maju) bukannya sama sekali tak mengenal praktek membedong (swaddling) ini. Cukup banyak orangtua baru saat ini yang dibuat bingung dengan pro-kontra yang timbul dari ’tradisi’ bedong membedong ini.
Apa sih manfaat sebenarnya? Dan apa kerugiannya jika bayi tidak dibedong?
Pengaruh BEDONG antara lain: 

1. Membuat bayi merasa aman dan nyaman.

Swaddling atau membedong membuat bayi seperti selalu dipeluk. Ini mengingatkannya pada suasana dalam rahim ibu. Ia akan merasa nyaman dan aman. Itulah alasan rasional dibalik kebiasaan membedong. Tujuan membedong sama sekali bukan untuk ’meluruskan’ kaki bayi. Semua bayi baru lahir, kakinya memang tampak sedikit bengkok atau menekuk ke dalam. Tapi itu normal. Kondisi tersebut dikarenakan selama kurang lebih 40 minggu di dalam rahim ibu yang ruangnya memang terbatas, ia selalu dalam posisi meringkuk. Dalam beberapa bulan setelah lahir, dan tanpa dibedong pun, kedua kaki bayi akan ’lurus’ dengan sendirinya dan berbentuk normal.

Dalam kelelapan tidurnya (deep sleep/non-dream sleep), bayi sesekali bergerak seperti orang terkejut. Gerakan ini, yang disebut sebagai hynogogic startles, adalah normal. Anak-anak yang lebih besar dan orang dewasa pun kadangkala mengalaminya. Hanya saja pada bayi baru lahir, refleks kejut ini lebih sering terjadi sehingga mengganggu kelelapan tidurnya. Refleks ini akan berkurang seiiring dengan pertambahan usia bayi, dan biasanya pada saat bayi berumur 1 atau 2 bulan, akan menghilang. Ada bayi yang dapat langsung tertidur kembali, tapi tak sedikit pula yang kesulitan dan lalu menjadi rewel. Membedong dapat membantu bayi untuk mengatasi refleks kejut ini dan membuatnya segera tidur kembali karena ia merasa seperti dipeluk

2. manfaat kepraktisan kepada orangtua, seperti memudahkan untuk menyusui dan menggendong.

Beberapa ibu ada yang merasakan kemudahan untuk menyusui bila bayinya dibedong. Bagi ibu maupun sang bayi, saat-saat pertama kali menyusui adalah masa yang penuh perjuangan. Ibu belajar untuk mencari posisi dan teknik menyusui yang benar. Si kecil juga berjuang mencari cara menyusu yang pas untuknya. Seringkali ia bergerak-gerak tak sabar, yang justru membuat ibu semakin sulit untuk menempatkannya dalam posisi yang benar dan nyaman. Dengan membedong, bayi akan relatif lebih anteng dan membuat proses belajar menyusui ini lebih lancar. Bayi baru lahir juga seringkali mengalami kolik, salah satu hal yang membuat orangtua baru kebingungan karena bayi yang tengah kolik akan gelisah dan menangis tak henti-hentinya. Swaddling atau membedong dapat digunakan sebagai salah satu cara untuk menenangkan si kecil yang sedang kolik.

3. Dalam  salah satu jurnal pediatrics AAP membedong bayi berpengaruh/berhubungan dengan : Sleep and Arousal, Temperature Control, Motor Development, Sudden Infant Death Syndrome, Respiratory Infections, Rickets and DDH (developmental dysplasia of the hip), Pain Control, Crying Behavior, Breastfeeding and Postnatal Weight.
(baca sendiri ya…klik di tulisan hijaunya)

Bagaimana membedong bayi
Teknik membedong bayi sangatlah variatif, tergantung dari tujuan dan tradisi masing-masing. Namun hendaknya dalam membedong bayi memperhatikan hal2 antara lain:

0. selalu meletakkan bayi terlentang (sleep on baby back)

1.  jangan membedong bayi dengan ketat .Bedong bayi dengan longgar saja. Tak masalah jika begitu terbangun si kecil ’memorak-porandakan’ bedongnya itu.
2. Tidak membedong denan kain berlapis (apalagi ketat) yang membuat bayi kepanasan (overheated) dan dapat meningkatkan resiko pneumonia serta infeksi saluran pernafasan akut lainnya akibat paru-paru bayi tidak dapat mengembang sempurna ketika ia bernafas.
3. Gunakan kain bedong yang tipis tapi cukup hangat, seperti kain flanel, dan cukup gunakan satu lembar kain saja. Bila bayi Anda menggunakan popok sekali pakai, jangan lupa untuk sering-sering mengganti kain bedongnya
4. Kenakan pakaian dari bahan yang tipis saja pada si kecil karena bila Anda memakaikan baju yang tebal atau berlapis-lapis dan kemudian membedongnya pula, bayi Anda bisa overheated.
5. Jangan pula membedong sampai menutupi kepala bayi, ataupun mulai membedong di atas bahu, karena dikhawatirkan dapat menutupi hidung bayi.
6. sebaiknya jangan membedongnya ketika ia sedang bangun agar tak menghambat perkembangan motoriknya.

Salah satu gambaran dari cara membedong bayi:(http://www.adviceforbaby.com/swaddling.htm

Fold top down and place baby in the center using square or rectangle swaddle – demonstration uses rectangle

Fold top from center (not corner) over
shoulder and tuck under arm
Fold top from center not corner over shoulder and tuck under arm

Hold with fingers and with other arm pull corner while holding blanket under arm

Slip hand out and pull corner across body

Tuck behind back as far as possible while turning baby

Roll baby back to front and pull bottom corner between legs. For a 10 week old baby and under, include feet and bring bottom corner under chin

Fold top from center (not corner) over other shoulder and tuck under arm

Slip hand out again while pulling blanket firmly across upper body to the back

Hold loose end against back as you lift baby to
place in crib

Front view
Crib view with sleep positioner and additional blanket for cold weather
Baby on side
Apakah semua bayi suka dibedong?

tak semua bayi senang di bedong. Ada bayi yang sejak semula memang sama sekali tak suka dibedong. Beberapa bayi mungkin hanya mau dibedong selama 2 minggu. Tapi beberapa bayi lain, meski sudah berusia 2 bulan atau lebih, masih senang dibedong ketika tidur. Dan ada pula bayi sebenarnya senang dibedong, hanya saja ia lebih senang jika kedua tangannya dibiarkan bebas. Untuk ini, Anda dapat membedong si kecil dari ketiak ke bawah, sehingga ia dapat bebas bermain-main dengan kedua tangannya.

Mitos Bedong

BEDONG MEMBUAT KAKI TIDAK BENGKOK

Konon, selain ampuh meluruskan kaki bayi yang bengkok, bedong juga membuatnya tidak cepat masuk angin, tidur nyenyak, dan tidak kagetan. Apalagi kalau bedongannya dibuat sekuat mungkin atau istilahnya “dibedong lontong”.
Asal tahu saja, antara kaki bengkok dengan bedong tidak ada hubungannya sama sekali. Semua kaki bayi memang bengkok. Nanti, dengan semakin kuatnya tulang anak dan kian besarnya keinginan untuk bisa berjalan, kaki anak akan lempeng sendiri. Perkembangan fisiologis kaki memang seperti itu.
Juga, anggapan bahwa dengan dibedong anak jadi tidak kagetan tentu tidak benar. Ingat, kan, kaget saat bayi tidur adalah gerak refleks moro, dan itu wajar terjadi. Sekalipun dia dibedong, refleks moro tetap akan terjadi, hanya saja tidak kelihatan karena tertahan oleh bedong.

Bagaimana dengan Bayi yang tidak dibedong?


Sama sekali tak ada ruginya jika Anda memutuskan tidak membedong si kecil.
Yang paling penting sebagai orangtuanya, Anda dan pasangan yakin dengan apapun keputusan Anda itu.


GURITA BAYI

Pemakaian gurita sangat tidak dianjurkan untuk digunakan pada bayi anda.

Mengapa gurita tidak dianjurkan?

1. Gurita menyebabkan sebagian besar kulit bayi tertutup secara rapat. Hal ini akan menyebabkan bayi sering merasa gatal karena keringat yang terkumpul tidak bisa keluar terhalang oleh gurita. Biasanya gejala yang timbul adalah kulit berwarna kemerahan.
2. Gurita juga menyebabkan bayi sulit bernapas. Hal ini disebabkan karena bayi dan anak memiliki pernapasan perut yang dominanan. Tidak seperti orang dewasa yang lebih mengandalkan pernapasan dada.
3. gurita secara penelitian ternyata dapat meningkatkan kejadian gastroesofageal refluks (GER). Apakah GER itu? GER adalah kembalinya makanan yang telah masuk ke dalam lambung.
Apa bedanya dengan muntah? Muntah termasuk dalam GER. Tetapi gampang sekali melihat anak muntah, karena isi lambung keluar melalui mulut. Hal yang paling ditakutkan adalah isi lambung keluar kembali, tetapi tidak sampai di mulut. Jadi hanya sampai di kerongkongan saja. Keadaan inilah yang menyebabkan terlukanya dinding saluran makan dan pada akhirnya si anak akan mengalami muntah terus menerus sampai dia besar nanti.
Bagaimana melihat anak mengalami GER atau tidak? Bisa dilihat salah satunya dari jumlah gumoh. bila terjadi gumoh 1 kali tiap minum susu, hal itu tidak bermasalah. Tetapi bila terjadi gumoh walaupun bayi tidak menelan sesuatu berarti orang tua harus hati-hati.Jika perlu, hendaknya berkonsultasi dengan dokter.( Dr. Herbowo SpA)


mitos tentang gurita 

GURITA MENCEGAH PERUT BUNCIT & PUSAR BODONG


Pendapat ini menurut dr. Adi Tagor, SpA, DPH dari RS Pondok Indah, Jakarta, kurang tepat, karena semua bayi perutnya memang lebih besar daripada dada. Semakin bertambah usianya, perut akan kelihatan mengecil.
Begitu juga dengan pusar bodong. Tanpa gurita, pusar bayi pun lama-kelamaan akan masuk ke tempatnya. Sebaliknya, kalau memang bakatnya bodong, sekalipun memakai gurita, tetap saja akan bodong.
Gurita sebaiknya tidak dipakai karena bisa membuat anak tertekan, khususnya di bagian limpa, jantung, lever, juga membuat bayi susah bernapas.

Akhirnya…
Apapun yang mengenai buah hati Anda, tentu semua keputusan kembali berpulang pada orang tuanya.

Wallahu A`lam






sumber:
http://pediatrics.aappublications.org/cgi/content/full/120/4/e1097
http://www.ibudananak.com/index.php?option=com_news&task=view&id=260&itemid=19
http://lovingmom.blogspot.com/2006/04/16-mitos-seputar-bayi.html
http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20071209235849AAYNOyp
dari : http://rumahkusorgaku.multiply.com/journal/item/195/Seputar_Bedong_dan_Gurita_Bayi_


taken from:  http://abangdani.wordpress.com/2010/06/18/seputar-bedong-dan-gurita-bayi/

Tuesday, March 15, 2011

Kehamilan 34-35 minggu

Bismillah...

34 minggu. (28 Feb-6 March )

Dalam minggu ini aku ngerasa perut udah makin buncit makinberat tentunya. Dan perut terasa makin tegang tiap saat, gerakan babyku yang aktif kadang2 terasa sakit kalau pas nendang kena rusuk. But I'm happy.

Karena peregangan kulit perut yang terlalu cepet dan besar dan mungkin elastisitas kulit aku kurang rasa perih dibagian luar perut makin aja kerasa.
Hingga suatu malam aku iseng2 ambil kamera, ku foto deh, kok ada yang aneh, lalu aku ambil kaca...
Karena aku ga bisa lihat bagian perut bawah maka dengan bantuan kaca kecil aku ke ruang tengah.
Astaghfirullah... maaaaaaaaak tidaaaaaaakkk !!! Kapan kenapa bagaimana mungkin?
Mendengar dan melihat reaksi histerisku suamiku ikut bingung, dalam bingung yang ga tau harus ngomong apa diapun marah dengan suara yang menurutku sangat tidak mengenakkan. Padahal ga ngomong apa2 loh, tapi cara dia menanggapi, dan kalimt yang harusnya di ucapkan itu yang membuat makin sedih.

Ah sutralah.. pun aku akhirnya diam ga ngomong apa2 lagi takut ngomong salah pula.

Tanpa tertahan lagi nangislah diriku semalaman. Bukan karena 3 garis biru di bawah perut tapi karena kok rasanya keluhanku bagai beban aja bagi oranglain. Padahal emosi ibu hamil kan emang cenderung sensi sekali, jadi salah omong dikit... yaaaa gitu deh... maaf ya, pa... :*

Sabtunya aku tanya sama suster pas senam hamil, ini ini kok bisa begini kenapa, sedang beberapa hari lalu saja belum ada tapi sekarang tiba2 muncul, bisa ilang ga?
Suster jawab, ini biasa terjadi pada ibu hamil tua kok bu, ga usah khawatir toh punya ibu hanya dua tiga garis aja yang lainnya malah ada yang memenuhi perut. Nanti setelah melahirkan minta obat dalam bentuk cream aja ke dokter ada kok, dan kalo yg begini ini bisa hilang.
Ok, agak sedikit tenang, meski ga yakin sepenuhnya bakal ilang beneran ato nggal. Toh yang pas hamil ga muncul setelah ,elahirkan muncul garis putih aja banyak. Itung2 itulah pengorbanan seorang perempuan. Makanya rajin2 pake cream ato sejenisnya *aku rajin kok*


Minggu ke 35 ( 7 march - 13 march )

Sabtu, tanggal 12 maret 2011 kembali cek dokter. Belum jadwalnya sih tapi ga papa lah kan udah hamil tua ini. Berat badan udah naik lagi jadi 55kg dari 52kg di bulan lalu. Gila...  bakal lagi berapa banyak lagi neh huehuehue.. tensi darah tetep aja sih 100/60
Placenta di depan, ketubannya bagus, and happy baby katanya *gerak2 trus sih*
Keluhan : kontraksi.

Ini dia yang bikin was2, dokter bilang mudah2n dalam 10 hari kedepan ini baby nya ga lahir dulu soalna bayi baru boleh lahir kalo udah usia 37 minggu keatas, sedang sekarang kandungan masih berusiia 34W6D belum genap 35 minggu.

Kenapa dokter bilang begitu? Karena perut ini udah sering kontraksi kontraksi dan kontraksi tegang kaku tiap hari. Bahkan sekarang kaki tangan udah mulai sakit kalo jalan dan lipat, ternyata my baby udah banyak ngambil kalsium dariku, alias aku ternyata kekurangan kalsium *malas minum obat plus susu neh*
Ga banyak yang ku tanyakan malam itu, udah males nanya paling jawaban itu2 aja, cuman yang terakhir nanya kalo misa emergency bagaimana? Haahaa pertanyaan aneh, ya tentu saja segera ke rumah sakit dooong. Padahal bukan itu yang ku maksud. Tapi ya sudahlah.

Dokterpun ngasih obat sekantong plastik *alamaaak banyak banget* termasuk obat untuk merilexkan janin supaya ga tegang dan bisa menahan bayi lahir sebelum waktunya. Obatnya guedhe2 bo'

Jam 10 malam nyampe rumah, karena lapar kami pesen nasi goreng gila di bawa pulang,  penasaran segila apa sih, ternyata oh ternyata tak segila namanya. Biasa aja kok. *berasa terkecoh judul*
Habis makan bla bla bla mata dah ngantuk berat, tapi oh tapi....lagi lagi aku harus nahan sakit karena kontraksi palsu, kali ini lebih hebat karena selain tegang nusuk2 mpe kek mau poop mau pee disertai mual kembung mules pula. Pengin nangis malu, ga nangis rasanya sediiiih banget. Ya udah nangis aja sambil suami urut punggung belakang karena bingung juga mau ngapain. Setelah di rasa2 ternyata masuk angin.

Sambil Nahan sakit dibawah bantal eh ketiduran juga meski ga nyenyak amat, bangun bangun tiap berapa jam sekali.


Tapi insya Allah semua akan baik baik aja.

And sekarang udah mulai nyuci nyuci baju baby yang lucu dan imut...

"oh iya... minggu ini juga suami ultah... ga ada pesta sih cuma potong cake bersama aja... "


Menikmati kehamilan*

Friday, March 4, 2011

Persiapan Persalinan


Makin deg-degan aja soalna udah hampir mendekati masa persalinan nih... yah meski sekarang baru masuki usia 34 minggu, prepare dulu kan ga ada salahnya. iya sih perkiraan dokter melahirkan tanggal 18 april 2011 tapi kadang perkiraan itu tidak dapat dipastikan. Kalo menurut pengalaman teman2 dan saudara, banyak yang melahirkan diminggu ke-35. Berarti kalo sesuai usia kehamilan aku, tinggal 2 minggu lagi..
Karena ini merupakan pengalaman persalinan yang pertama, diriku jadi sering bertanya ama temen, sering browsing artikel tentang persiapan persalinan. Yang pertama disiapkan tentunya barang-barang untuk persalinan yang akan dibawa kerumah sakit. Nah, apa aja yang perlu dibawa?
Untuk Bunda nih :


  • Baju tidur yang nyaman untuk di pakai. Sebaiknya yang mempunyai kancing di bagian depan sehingga mempermudah untuk menyusui si dedek nanti. Jumlahnya sesuai dengan rencana persalinan. Untuk persalinan normal atau alamiah biasanya 2 hari dan untuk persalinan operasi Caesar dibutuhkan 4-5 hari. Jadi dibawa sesuai kebutuhan aja.

  • 1 set Baju untuk pulang dari rumah sakit.

  • Sandal. Untuk berjalan sepanjang koridor rumah sakit dan juga menjaga kaki untuk tetap hangat.

  • Pakaian dalam. Bra untuk menyusui dan CD secukupnya.

  • Pembalut wanita khusus untuk ibu bersalin ( belum sempet beli )

  • Gurita atau korset untuk ibu baru bersalin.( lungsuran dari kakak kayakna mash ada deh :)

  • Perlengkapan Bunda kayak handuk dan sabun untuk mandi. Trus bedak, sisir, lipstick, pengharum tubuh/deodoran. Biar tetap manis dong... hehehe. Soale setelah bersalin pasti kan bertemu dengan teman atau keluarga yang datang mengunjungi bunda. ( hahaha macam betol aja))


  • Kalo Untuk Si Dedek :
  • Popok dan gurita.


  • Baju bayi.


  • Selimut atau Bedong.


  • Kaos kaki dan tangan.


  • Perlengkapan dedek, kayak bedak, minyak telon, kapas dll.


  • Semuanya itu disiapkan dalam tas dan diletakkan ditempat yang mudah dijangkau.. ( tapi sampai sekarang belum beli tuh semua perlengkapan dedeknya :(

    Eh, buat yang dah pengalaman, kira-kira persiapan yang diatas masih kurang gak? Kasih info dan sarannya yaaa... :)

    Thursday, March 3, 2011

    Cari Nama 'Tuk Calon Baby

    Masih bingung nyari nama.

    Ternyata pusing juga ya nyiapin nama... makanya nama yang udah ortu kasih ke kita harus di gunakan sebaik mungkin.

    Nama adalah Doa.



    Tetep pusing**

    Sunday, February 27, 2011

    Kehamilan 32-33 minggu

    Minggu kemarin periksa lebih awal dari jadwal yang dokter tentukan, alasannya karena *parno* baby na aktif banget gerak nyaris 24 jam. setelah di tanya ternyata ga papa itu wajar ajah. Tapi tetep aja lebay takut kelilit tali pusat huehuehuehue*worried :S

    So far, nyampe di sana tetep aja yang di tanyakan tentang bagaimana bayi bisa terlilit tali pusat, bahayanya apa, dan bagaimana cara mengetahui kalau bayi terlilit tali pusat. Awalnya aku nyebutnya bukan tali pusat tapi tali placenta, setelah di benarkan dokter 3 kali berturut-turut baru deh ngeh kalau itu tali pusat bukan tali placenta. karena placenta ga bisa melilit , placenta itu bentuknya kek piring gitu hihihiihi.... jadi tau :)

    Akhirnya udah dapet Suntik TT1 sama TT2. *sempet lebam sih tangan pegel2 gitu :)

    Masih menurut jawaban dokter, sebenarnya bayi yang aktif dalam janin itu ga bahaya, jadi untuk menghindari supaya tidak terlilit tali pusat atau at least lilitannya ga terlalu kencang, maka ketika janin gerak-gerak, usahakan si calon mami pindah posisi aja. hmmm jadi agak tenang mendengarnya.
    Oh ya minggu ini, beratnya udah 2,3kg. kata dokter sih normal alhamdulillah... baik2 selalu ya nak... *pantesan udah mulai berat hihiihii
    kalau berat badan si maminya sih udah 52kg hahay gendut banget ya.
    Kaki ga begitu bengkak, cuman tangan aja yang kerasa mulai sakit dan agak bengkak, jadi kek punya 10 jempol ajah hahahahaha...


    Nah ini berita terbarunya, kemarin sabtu iut senam ke Awal Bros. seru juga diajarin cara ngeden yang aku ga bisa-bisa hahaha susah ternyata. banyak ibu2 hamil yang udah gedhe2 cuman my belly aja yang nampak agak kecilan di banding dari mereka padahal usia kandungan sama. hmmm rata-rata kok jenis kelamin cowok, apa lagi musim nya.

    Kehamilan 32-33 minggu berarti usia janin, baru 30-31minggu. 7 bulan lebih ya? gitu bukan?


    kata ahli :
    kehamilan 32minggu

    Janin :
     
    Minggu ini berat janin Ibu sekitar 1,7 – 1,8 kg dengan panjang total 40-41 cm. Pertumbuhannya yang pesat akan semakin mengambil ruang di rahim. Ibu akan mengalami peningkatan berat badan sekitar 0,5 kg/minggu dan kebanyakan diserap oleh janin. Janin akan mengalami peningkatan berat badan sekitar 1/3 – ½ dari berat totalnya ketika dilahirkan selama 7 minggu ke depan. Janin saat ini memiliki kuku jari tangan dan kaki serta rambut. Kulitnya semakin lembut dan kerutan di kulitnya akan menghilang menjelang masa persalinan. Sistim kekebalan tubuh janin mulai terbentuk dan akan semakin diperkuat dengan asupan ASI ketika lahir nanti.
    Sepuluh persen dari bayi dilahirkan sebelum minggu ke-37. Jadi apabila saat ini bayi dilahirkan prematur, maka mereka memiliki kesempatan untuk hidup cukup besar. Organ utama yang belum berkembang sempurna adalah paru-paru.

    Ibu :

    Rahim Ibu berada sekitar 12 cm diatas pusar dan 32 cm diatas simfisis pubis. Volume darah Ibu akan meningkat sekitar 30 – 50% di akhir kehamilan. Karena hal itulah terkadang terjadi pembengkakan pada tubuh yang normal terjadi selama kehamilan. Cairan ekstra ini akan masuk ke dalam jaringan tubuh Ibu. Saat rahim Ibu yang membesar menekah pembuluh vena yang berada di pelvis (panggul), darah yang berasal dari bagian bawah tubuh diblokir dan akhirnya cairan masuk ke dalam kaki Ibu. Hal inilah yang menyebabkan pembengkakan, sepatu terasa sempit, dan terkadang cincin maupun arloji juga terasa ketat di tangan. Apabila terjadi pembengkakan maka lepaskan semua benda yang dapat menghambat sirkulasi (cincin, arloji), jangan pakai pakaian yang ketat), dan hindari duduk dengan menyilangkan kaki Ibu.
    Selama kunjungan prenatal, dokter akan memonitor tekanan darah, urin (air seni), pembengkakan yang terjadi, dan tanda-tanda penyakit lain seperti eklampsia atau IUGR. Beritahukanlah ke dokter Ibu keluhan apa saja yang Ibu alami dan perubahan sekecil apapun agar dapat dianalisa dengan baik.

    Tips : Mengatasi problem sulit tidur
    • Pergi tidur dan bangun pada waktu yang sama
    • Berbaring dengan posisi miring, bantal diantara kedua kaki dan bantal menyangga perut
    • Jangan terlalu banyak minum di waktu malam atau Ibu akan bolak-balik ke toilet sepanjang malam
    • Hindari kafein sejak sore hari
    • Berolahraga teratur
    • Tidur di ruangan yang nyaman
    • Apabila Ibu mengalami heartburn, tidurlah dengan bantal yang sedikit ditinggikan

    sumber : http://www.kedokteran.info/tahap-perkembangan-kehamilan-trimester-ketiga.html

    33 minggu
    Berat bayi anda sekarang 4.2 paun / 2 kilogram dan panjangnya ialah lebih kurang 17 inci / 44 sentimeter dari kepala ke jari kaki. Bayi anda sepatutnya sedang bersiap sedia untuk dilahirkan dengan menunggangbalikkan badannya - kepala harus sudah menjunam ke bawah.

    Dokter anda akan memberi perhatian yang rapi kepada posisi bayi dalam minggu-minggu yang akan datang ini – sebab sesetengah bayi kadangkala suka memutar balik semula.

    Tengkorak bayi masih mudah dilentur dan belum lagi bertaut, untuk membolehkannya keluar dari kanal lahir yang agak sempit. Tetapi tulang di bahagian-bahagian lain dalam tubuhnya bertambah keras. Kulit bayi anda mula hilang kemerahannya dan kurang berkedut.

    Jika anda ibu buat pertama kali, kepala bayi anda akan bergerak masuk ke dalam pelvis di minggu ini dan menekan serviks dengan kuat. (Ini sering berlaku kepada setengah daripada ibu-ibu yang melahirkan pertama kali.) Jika anda ibu buat kali kedua, ianya akan berlaku seminggu sebelum kelahiran - dan untuk sebilangan ibu, ianya tidak berlaku sehingga sakit bersalin dan melahirkan bermula. Adakah anda bercadang untuk menangani sakit bersalin secara natural? Di sini terdapat semua yang anda perlu tahu tentang kelegaan sakit secara natural.

    Anda mungkin ternampak bahawa kaki dan pergelangan kaki anda menjadi bengkak menjelang ke petang. Retensi air, juga dikenali sebagai edema, adalah lebih teruk semasa cuaca panas dan di sebelah petang. Hairannya, banyak meminum air membantu mengurangkan retensi air. Badan anda - terutama sekali buah pinggang anda - dan bayi anda juga memerlukan banyak cecair, jadi minumlah air dengan banyak. Jika anda terasa bengkak-bengkak atau sembap di tangan atau muka dengan tiba-tiba, berhubunglah dengan doktor anda - ini mungkin tanda pra-eklampsia.

    • Nota: Pakar-pakar menyatakan bahawa setiap bayi berkembang secara berlainan - walaupun semasa dalam kandungan. Muka surat-muka surat di bahagian ini disediakan untuk memberi maklumat umum mengenai perkembangan fetus dalam rahim.

    http://www.babycenter.com.my/malay/pregnancy/perkembangan-fetus/33-minggu/

    Friday, February 25, 2011

    Coklat Mengurangi Resiko Komplikasi pada Kehamilan

     
     
    "Riset terbaru menyatakan bahwa mengkonsumsi coklat saat hamil ternyata bisa membantu meminimalkan terjadinya komplikasi serius pada kehamilan, seperti preeclampsia, yaitu hipertensi pada wanita hamil yang membahayakan ibu dan janin yang dikandungnya" Dibalik kelezatannya, coklat ternyata memiliki banyak zat yang berguna bagi wanita hamil. Diantara zat tersebut yaitu theobromine yang banyak terkandung dalam dark coklat. Menurut Dr. Elizabeth W. Triche dari Yale University, theobromine berfungsi untuk menstimulus hati, relaksasi pada otot halus dan melancarkan aliran darah. Theobromine juga berguna untuk mengatasi sakit pada dada, tekanan darah tinggi, dan menguatkan arteri.
    Kegunaan coklat bagi cardiovaskular serta sebagai pencegah preeclampsia sendiri telah diteliti oleh para ahli dengan melalukan serangkaian tes dan survei terhadap 2291 wanita yang melahirkan bayi tunggal.
    Hasil penelitian tersebut mengemukaan bahwa mereka yang memiliki resiko paling kecil terhadap preeclampsia yaitu wanita yang mengkonsumsi coklat paling banyak dan juga para bayi yang tali pusatnya memiliki kandungan theobromine paling tinggi. Sementara wanita yang memiliki kandungan theorobine tinggi pada pembuluh darahnya memiliki resiko 69% kali lebih kecil mengalami komplikasi selama kehamilan dibanding mereka yang kandungan theorobinenya rendah.
    Penelitian tersebut juga mengemukaan bahwa wanita yang mengkonsumsi lebih dari 5 porsi coklat setiap minggunya pada semester ketiga  kehamilannya memiliki resiko 40% lebih kecil mengalami preeclampsia dibanding mereka yang mengkonsumsi kurang dari 5 porsi coklat setiap harinya.
    Penelitian juga menyebutkan bahwa zat theobromine yang terkandung dalam dark coklat berguna untuk meningkatkan sirkulasi pada plasenta sekaligus sebagai penahan oksidasi stres.

    (SOURCE: Epidemiology, May 2008)


    Kafebalita.com

     

    Camilan bergizi untuk Ibu Hamil

    Ibu hamil biasanya lebih sering merasa lapar dibandingkan mereka yang tidak hamil. Jika sudah demikian nyemil adalah salah satu hal yang akan mereka lakukan. Jangan asal sembarang nyemil, selain mengobati lapar, ibu hamil sebaiknya memilih camilan yang sehat dan tidak membahayakan kanduangan mereka. Berikut beberapa jenis camilan bergizi yang bisa menjadi pilihan para ibu hamil untuk mengobati laparnya sekaligus baik bagi kesehatan ibu dan janin.
    Cokelat
    Cokelat adalah salah satu cemilan yang baik untuk ibu hamil. Mengkonsumsi cemilan lezat tersebut selama kehamilan bisa membantu mengurangi risiko komplikasi serius seperti preeclampsia atau keracunan kehamilan. Preeclampsia merupakan kondisi di mana tekanan darah melonjak selama kehamilan ketika kelebihan protein dilepaskan ke urine. Cokelat, khususnya coklat hitam, kaya akan bahan kimia yang disebut theobromine. Bahan ini menstimulasi jantung, merileksasi otot dan telah digunakan untuk mengobati nyeri dada, tekanan darah tinggi dan pengerasan pembuluh nadi. Menurut Dr. Elizabeth W. Triche dari Universitas Yale, theobromine meningkatkan sirkulasi dalam plesenta dengan memblok zat kima yang berkaitan dengan stres. Cokelat juga dapat mengatasi nyeri dada, hipertensi, dan pengerasan pembuluh.
    Rumput laut
    Rumput laut mempunyai banyak khasiat untuk manusia mulai dari membuat tekstur kulit menjadi halus sampai meredakan stress dalam tubuh. Tetapi, ada temuan baru mengenai manfaat rumput laut bagi manusia.
    Hasil temuan baru tersebut mengungkapkan bahwa rumput laut ternyata sangat cocok dikonsumsi calon ibu yang akan melahirkan bayinya. Ahli teknologi pangan dari IPB, Prof Dr Made Astawan dalam buku Kandungan Gizi Aneka Bahan Makanan menuliskan bahwa komposisi gizi rumput laut yang sangat lengkap sangat cocok untuk ibu hamil dan menyusui. Lemak rumput laut yang kaya akan omega-3 dan omega-6 adalah jawaban mengapa jenis makanan ini cocok untuk wanita yang sedang mengandung dan menyusui. Kedua asam lemak ini merupakan lemak yang penting bagi tubuh, terutama sebagai pembentuk membran jaringan otak, saraf, retina mata, plasma darah, dan organ reproduksi.
    Pisang
    Pisang juga disarankan untuk dikonsumsi para wanita hamil karena mengandung asam folat yang mudah diserap janin melalui rahim. Namun, jangan terlalu berlebihan, sebab satu buah pisang mengandung sekitar 85-100 kalori. Secara umum, kandungan gizi yang terdapat dalam setiap buah pisang matang adalah sebagai berikut: kalori 99 kalori, protein 1,2 gram, lemak 0,2 gram, karbohidrat 25,8 miligram (mg), serat 0,7 gram, kalsium 8 mg, fosfor 28 mg, besi 0,5 mg, vitamin A 44 RE, Vitamin B 0,08 mg, Vitamin C 3 mg dan air 72 gram.
    Ikan Laut
    Ikan laut mengandung Zinc dan DHA (Docosahexanoic acid), yang akan membantu mengoptimalkan proses tumbuh kembang janin, misalnya pembentukan otak. Selain itu, konsumsi ikan yang cukup pada saat kehamilan, ternyata mencegah bayi terkena alergi kulit.
    Apel
    Buah ini mengandung zat antioksidan. Selain bisa menangkal rasa lapar sebelum waktu makan, buah apel juga bermanfaat untuk mencegah sakit asma pada bayi. Menurut suatu penelitian terbukti bahwa ibu hamil yang mengkonsumsi apel lebih dari 4 buah apel setiap minggu, akan melahirkan bayi yang bebas dari penyakit asma.

    CDR yang tidak berlebihan

    CDR adalah suplemen vitamin dan mineral yang baik dikonsumsi untuk ibu hamil selama masa kehalian. CDR memiliki kandungan yang baik untuk ibu hamil jika dikonsumsi dalam dosis tepat.

    (Dari berbagai sumber)


    Taken from : kafebalita.com
     

    Thursday, February 24, 2011

    [Recipes] Cheese Stick

    Bismillah...

    Karena beberapa hari ini nasfsu makan menggila, bawaannya ngemiiiiiiiiil terus, tapi ga tau mo ngemil apaan. akhirnya searching cari-cari resep yang mudah di tiru. alhasil saya menemukan resep ini dari beberapa web. salah satunya dari sini  tentunya udah saya modif sendiri.


    Bahan:
    * Ayak 100gr tepung terigu 
    *50 gr tepung maizena
    * 200 gr keju cheddar, parut halus
    * 125 ml santan agak2 encer
    * 1 sdt garam
    * 1/4 sdt merica bubuk
    * 1 butir telur ayam, kocok lepas

    Cara Membuat :
    1. Aduk rata campuran tepung, merica, garam, keju dan telur, aduk hingga rata.
    2. Tuangi santan secara bertahap, aduk dan uleni sampai adonan kalis
    3. Giling tipis atau gunakan penggiling pasta dng ukuran no. 3.( aku giling pake gelas xixixixi...)
    4. Potong memanjang 12 cm atau masukan kedalam mesin pemotong pasta, potong2 (aku kira2 aja..jadinya beraneka…)
    5. Goreng dalam minyak banyak dan panas (dengan api kecil) sampai berwarna kekuningan
    6. Angkat, tiriskan. setelah dingin simpan dalam wadah tertutup


         
    INI dia Hasilnya .... cantik bukan???? :D:D:D


    Wednesday, February 16, 2011

    List Perlengkapan Baby

    Kebutuhan Utama Bayi ;
    ;Pakaian
    •  [½ lusin] stelan baju tangan panjang + celana panjang
    • [1lusin] atasan lengan pendek
    •  [1lusin] atasan tanpa lengan
    • [1½ lusin] celana pop/celana pendek
    • [2-3] jumper/baju monyet 
    • [2-3] celana tutup kaki
    • [4-6 pasang] sarung kaki + sarung tangan 
    • [1-2 buah] kaos kaki/sepatu bayi
    • [1] cardigan/jaket/baju hangat 
    • [1] topi bayi
    •  [½ lusin] singlet 
    • [2 lusin] popok kain 
    • [½ lusin] gurita 
    • [1- 1½ lusin] bedong 
    • [2-3 buah] alas dada/oto (bib) 
    • [½ lusin] sapu tangan handuk
    Perlengkapan Mandi & Ganti Pakaian
     bak mandi
     penyangga/kursi mandi **optional
     perlak mandi untuk alas ganti pakaian
     [2 buah] handuk bayi besar
     [3-4 buah] washlap/sarung tangan handuk
     sabun mandi
     shampoo ***bisa menggunakan yang two in one dengan sabun
     baby lotion/baby cream
     baby oil
     baby cologne
     diapers cream
     bedak+tempatnya
     minyak telon
     lotion anti nyamuk
     wet tissue
     cotton buds
     sisir+sikat bayi
     gunting kuku bayi
     1 pack newborn pampers
     kapas bulat ***kalau mau irit beli kapas kiloan di apotik lalu bentuk bulat-bulat, simpan di toples

    Perlengkapan Tidur
     box/crib/tempat tidur bayi
     kasur ***sebaiknya baru
     [2 pasang] bantal guling
     Seprai, bumper/pengaman
     bantal peang (ada lekukan di bagian kepala)
     selimut bayi
     [1 buah] perlak besar
     [2 buah] perlak kecil

    Perlengkapan Minum & Makan
     botol susu + dot )***beli 2-3 botol ukuran kecil, lainnya bisa dibeli setelah bayi lahir
     sterilizer/panci untuk merebus botol ***pilih salah satu
     penjepit untuk mengambil dot & botol
     sabun + sikat cuci botol
     box untuk menyimpan botol
     milk powder container
     bottle warmer **optional & bisa dipinjam

    Kebutuhan Tambahan
     thermometer
     sedotan ingus (nose cleaner)
     kassa
     alcohol 70%
     betadine
     tas bayi **optional
     baby bouncer (kursi santai bayi) **udah ada

    Kebutuhan Travelling
     stroller/kereta bayi
     gendongan bayi (sling)

    Kebutuhan Ibu
     [3 buah] BH menyusui
     breast pads
     gurita ibu
     breast pump (pemompa asi) **optional




    Dapat contekan list perlengkapan baby tapi udah ku edit sesuai yang kami butuhkan, masih bingung jua apalagi ya yg kurang... nyusul aja ah, yang penting dah ada list nya...

    Friday, February 11, 2011

    MENGENAL KELAINAN TALI PUSAT


    Tak semua kelainan tali pusat berdampak buruk pada janin. Bahayanya cuma jika suplai makanan dan oksigen ke janin terhambat oleh kelainan ini.
    Tali pusat bermuara di plasenta dan berujung pada pusat (pusar) janin. Manfaat paling penting dari tali pusat adalah sebagai jembatan penghubung antara ibu dan janin. "Karena dari plasenta di rahim ibu, tersedia semua nutrisi, darah dan oksigen yang siap disalurkan lewat tali pusat ke janin. Termasuk faktor kekebalan atau imunologi dari ibu. Infeksi bakteri tertentu, juga parasit dan virus dapat pula ikut masuk ke janin melalui tali pusat," kata dr. Adi Wahyuono, Sp.OG., dari RS Metropolitan Medical Centre (MMC), Jakarta.
     
    Lebih lanjut dijelaskan Adi, tali pusat terbentuk sejak awal kehamilan. "Setelah embrio terbentuk, yaitu pada minggu ke-5, tali pusat sudah bisa terlihat melalui pemeriksaan USG, yang tampak sebagai benang tipis di antara embrio dan plasenta. Itulah yang menjadi cikal bakal tali pusat."
    Seiring janin berkembang, tali pusat bertambah panjang dan diameternya juga bertambah lebar karena ia memulai tugasnya menjadi "selang" oksigen dan makanan buat si janin. Tentang komposisinya, Adi mengatakan, tali pusat berisi pembuluh-pembuluh darah tapi dengan keistimewaan tertentu. "Pada keadaan normal, pembuluh darah arteri kita hanya satu dan venanya dua. Tapi pada tali pusat kebalikannya. Ini yang membuat pembuluh darah tali pusat spesifik dan istimewa karena fungsinya menyalurkan semua nutrisi dan oksigen kebutuhan janin."
    Karena fungsinya sebagai "selang penghantar" makanan dan oksigen inilah tali pusat menjadi vital bagi pertumbuhan dan perkembangan janin. Kelainan pada tali pusat, semisal terjadi hambatan, dapat mengganggu aliran makanan dan oksigen ke janin yang bisa mengakibatkan janin gagal berkembang bahkan berakhir dengan kematian. Simak uraian mengenai beberapa kelainan tali pusat berikut ini.

    RAGAM KELAINAN TALI PUSAT

    1. DI LUAR UKURAN NORMAL
    Umumnya, panjang tali pusat berkisar antara 55 hingga 60 cm. Kelainan ukuran biasanya ditandai jika panjangnya kurang dari 50 cm dan lebih dari 70 cm. Tali pusat terpendek yang pernah dilaporkan adalah sepanjang 2,5 cm. Sedangkan yang terpanjang pernah ditemui sekitar 300 cm.
    Tali pusat terlalu pendek atau terlalu panjang tidak berpengaruh terhadap pemberian makanan dan oksigen pada janin. Akan tetapi, tali pusat yang terlalu pendek atau terlalu panjang dan melilit dapat mempersulit proses persalinan. "Pada saat persalinan, janin yang sudah turun ke jalan lahir biasanya naik lagi karena tertahan tali pusat ini. Nah, tiap kali mau turun, tali pusatnya semakin kuat menahan dia. Ini biasanya terlihat selama proses persalinan, dengan tidak terjadinya kemajuan pada penurunan janin. Pada keadaan yang ekstrem dapat terjadi terlepasnya plasenta sebelum janin lahir," tutur Adi.
    2. KELAINAN INSERSI
    Insersi adalah tempat masukan (muara) yang menempel ke plasenta. Normalnya, insersi tali pusat di plasenta terletak di tengah. Tetapi dalam keadaan tertentu terjadi insersi tali pusat yang letaknya di tepi plasenta (plasenta battledore) dan insersi tali pusat letaknya jauh di luar plasenta, yaitu di daerah membran (insersi velamentosa).
    Insersi yang terletak di tepi plasenta tidak berpengaruh buruk pada janin sebab pada umumnya dalam hal pemberian makanan dan oksigen ke janin tidak berpengaruh.
    Sementara insersi velamentosa bisa berbahaya bila terjadi vasa previa, jika ketuban pecah, dan pembuluh darah tersebut ikut pecah yang berarti pula terjadi perdarahan dari janin. Gejala klinis vasa previa adalah ketuban pecah diikuti perdarahan, dan terjadi gawat janin. Kematian janin pada pecahnya vasa previa mencapai 60-70%. "Kematian pada janin ini disebabkan perdarahan yang berasal dari janin dan keterlambatan mengetahui bahwa perdarahan berasal dari vasa previa. Umumnya bila pada pemeriksaan dijumpai adanya vasa previa, kehamilan diakhiri dengan bedah sesar sebelum terjadi pecahnya selaput ketuban," ungkap Adi.
    3. KELAINAN DIAMETER
    Yang dimaksud diameter tali pusat adalah ukuran besar tali pusat. Menurut Adi, tak dapat dipastikan berapa sebenarnya ukuran normal karena pada setiap bayi berbeda-beda. Lagi pula lebar diameter ini tidak dapat dipatok dengan ukuran sentimeter, karena belum ada metode khusus untuk mengukur diameter tali pusat. Umumnya besar diameter sesuai dengan perkembangan bayi "Contoh, bila bayinya besar, tentu diameter tali pusatnya besar. Sedangkan bila janin kecil, dengan sendirinya diameter tali pusatnya sesuai ukuran tubuhnya. Yang menjadi problem, bila diameter tali pusatnya dianggap kekecilan untuk ukuran janin karena dapat berpengaruh pada penyaluran oksigen dan darah." Pada janin dengan perkembangan yang terhambat biasanya diameter tali pusatnya juga kecil.
    Metode khusus untuk mengetahui apakah aliran darah tali pusat cukup atau kurang adalah dengan cara pemeriksaan dopler aliran darah tali pusat. Bila aliran darah tali pusat terhambat, bisa menimbulkan gangguan perkembangan pada janin.
    4. TERLILIT
    Lilitan tali pusat umumnya terjadi sebelum kehamilan cukup besar. Paling sering pada trimester kedua dimana bayi masih bisa bergerak dengan aktif dan leluasa. Bahkan terkadang melakukan gerakan ekstrem seperti bersalto. Bila tali pusatnya panjang, kemungkinan dapat terjadi lilitan tali pusat. Lilitan tali pusat ini bisa terjadi di leher, di bahu atau di lengan dan tidak selalu berakibat buruk.
    Namun jika lilitan tali pusat terjadi berkali-kali, sementara tali pusatnya tidak panjang, ini yang bisa berdampak buruk pada bayi. Sebab, kata Adi, saat bayi turun ke bawah, tali pusat bisa menahannya untuk turun. "Umumnya dokter langsung memutuskan untuk sesar."
    Adi juga memberi gambaran, lilitan tali pusat pada leher sangat riskan, apalagi bila terjadi lilitan beberapa kali. "Dapat diperkirakan bahwa makin masuk kepala janin ke dasar panggul, makin erat lilitan tali pusat dan makin terganggu aliran darah menuju dan dari janin."
    Meski lilitan tali pusat dapat diketahui lewat pemeriksaan USG, dokter dapat saja membiarkan sampai proses persalinan tiba. "Karena lilitan tali pusat tidak bisa dilepas. Yang dilakukan dokter adalah memantau dan memberitahu si ibu."
    Yang jelas, tandas Adi, lilitan tali pusat di leher sekalipun tak harus berujung pada sesar. "Tapi proses persalinan dipantau ketat. Dalam persalinan kala satu, observasi denyut jantung dengan alat kardiotokografi sangat penting dilakukan untuk mengetahui apakah terjadi gangguan pola denyut jantung janin." Bila pola denyut jantung terganggu, persalinan diakhiri dengan bedah sesar. Karena jika dipaksa lahir dengan normal, bisa berdampak buruk pada janin
    5. BERBENJOL-BENJOL
    Lazimnya, tali pusat seperti selang yang licin dan mulus. Tapi adakalanya ditemui tali pusat yang berbenjol-benjol dengan banyak simpul atau sedikit terpuntir. Umumnya disebabkan gerakan janin yang begitu aktif sehingga terjadi simpulan yang berulang kali.
    Bila simpul-simpul ini masih membentuk rongga tak akan jadi masalah sebab pasokan oksigen dan nutrisi masih dapat diterima janin. Yang jadi masalah, bila simpul-simpul ini sedemikian eratnya sehingga menutup sama sekali pembuluh darah, maka dapat berdampak pada kematian janin dalam rahim. Untungnya, kata Adi, kejadian ini sangat jarang karena umumnya gerakan bayi yang berpindah terus justru bisa membuka simpul-simpul pada tali pusat.

    BERGUNA UNTUK TRANSFUSI TUKAR DARAH

    Tali pusat dapat juga digunakan untuk transfusi tukar darah yang dilakukan di dalam rahim (intra-uterine blood exchange transfusion). "Transfusi tukar darah terjadi karena pada janin terjadi reaksi inkompabilitas, ketidaksesuaian rhesus yang berat," ujar Adi. Hal ini terjadi jika ayah bergolongan darah rhesus negatif dan ibu mempunyai darah rhesus negatif pula. "Transfusi tukar darah dilakukan agar janin dapat diselamatkan."
    Caranya, pembuluh darah di tali pusat ditusuk, lalu darahnya diambil sedikit demi sedikit sambil dimasukkan darah baru. Dengan demikian si janin akan mendapatkan rhesus darah yang sama sekali baru. Ini antara lain manfaat tali pusat.
     
     
    Santi Hartono.
     
     
    Taken from : milis nakita

    [ Kehamilan ] JaninTerlilit Placenta

    Bismillah,,,


    Kemarin lusa ada kabar duka dari salah seorang temen tentang anaknya yang meninggal dalam kandungan di usia hampir 9bulan karena terlilit placenta.
    Endingnya 2 malam berturut-turut jadi kebawa mimpi dan terkaget-kaget terus.
    Sebenarnya kenapa sih bayi bisa terlilit tali pusat, dan sebahaya itukah? beberapa hari ini saya ubek2 net dan sesekali bertanya pada ibu-ibu komplek  yang pernah hamil mereka pun mengatakan dengan jawaban mereka masing, ada yang menjawab terlilit tali pusat itu nggak bahaya yang bahaya itu kalau pas lahir dan enggak segera di lepas lilitannya, tapi selama dalam kandungan lilitan placenta ga begitu bahaya.

    Another opinion, "dengan terlilit placenta atau kalung ari-ari kalau istilah orang jawa bilang, katanya anaknya jadi luwesan giman ngomongnya ya... pokoknya gitu deh " makin banyak opini makin bingung aja. sebenarnya masih tanda tanya besar kenapa bayi temanku itu bisa meninggal dalam kandungan, benarkah hanya karena terlilit placenta? ataukah ada penyebab lain, ah jadi cemas gimana gitu soalna akhir2 ini my baby gerakannya aktif banget nendang kanan nendang kiri, sampai-sampai nampak menonjol keluar tulangnya. Insya Allah baik-baik ya nak.........

    Berikut artikel yang saya copas dari net :

    Menurut Dr. Nining Haniyanti, SpOG sebenarnya lilitan tali pusat di leher tidak selalu membahayakan janin. Lilitan tali pusat di leher dijumpai pada sekitar 20% dari persalinan normal. Sedangkan lilitan tali pusat dua kali di leher, dijumpai pada 2,5% persalinan dan hanya 0,2% kejadian lilitan tali pusat tiga kali di leher.
    Adanya lilitan tali pusat di leher dalam kehamilan menurutnya, pada umumnya tidak menimbulkan masalah. Namun dalam proses persalinan dimana mulai timbul kontraksi rahim (mules) dan kepala janin mulai turun dan memasuki rongga panggul, maka lilitan tali pusat menjadi semakin erat dan menyebabkan penekanan atau kompresi pada pembuluh-pembuluh darah tali pusat. “Akibatnya, suplai darah yang mengandung oksigen dan zat makanan ke bayi akan berkurang, yang mengakibatkan bayi menjadi sesak atau hipoksia,” lanjutnya.

    Bayi bisa terlilit tali pusat, menurut dokter yang berpraktek di RSIA Hermina Depok ini, karena pada usia kehamilan sebelum 8 bulan umumnya bagian terbawah janin (kepala) belum masuk pada pintu atas panggul. Pada saat itu ukuran bayi relatif masih kecil dan jumlah air ketuban banyak. “Dalam keadaan demikian sangat memungkinkan bayi terlilit tali pusat. Apalagi jika tali pusat bayi cukup panjang. Pada kehamilan kembar dan air ketuban berlebihan atau polihidramnion kemungkinan bayi terlilit tali pusat semakin meningkat,” tambahnya.
    Panjangnya tali pusat juga dapat menyebabkan bayi terlilit. Panjang tali pusat bayi rata-rata 50 sampai 60 cm. Namun menurut Nining, tiap bayi mempunyai panjang tali pusat berbeda-beda. Dikatakan panjang jika melebihi 100 cm dan dikatakan pendek jika panjangnya kurang dari 30 cm.
    Tali pusat menjadi lebih panjang jika jumlah air ketuban pada kehamilan trimester pertama dan kedua relatif banyak, diserta dengan mobilitas bayi yang sering. Sebaliknya, jika air ketuban sedikit (oligohidromnion) dan janin kurang gerak (pada kelainan motorik janin), maka umumnya tali pusat lebih pendek. Namun, panjangnya tali pusat tidak dipengaruhi oleh berat bayi, usia kehamilan maupun letak plasenta.
    Menurut Nining bahwa panjang pendeknya tali pusat tidak berpengaruh terhadap kesehatan bayi, selama sirkulasi darah dari ibu ke janin melalui tali pusat tidak terhambat. Begitupula ibu yang biasa senam sewaktu hamil, tidak ada pengaruh secara langsung terhadap kemungkinan bayi terlilit tali pusat.


    Mengapa Sampai Meninggal?

    Kematian bayi pada trimester pertama atau kedua sering disebabkan karena puntiran tali pusat secara berulang-ulang ke satu arah. Ini mengakibatkan arus darah dari ibu ke janin melalui tali pusat tersumbat total. Karena dalam usia kehamilan tersebut umumnya bayi masih bergerak dengan bebas.
    Kasus yang menimpa Ny. Novita menurut Nining, kemungkinan lilitan tali pusat bayinya terlalu erat apalagi jika dua atau tiga lilitan. Hal tersebut menyebabkan kompresi tali pusat sehingga janin mengalami kekurangan oksigen. Tandanya detak jantung janin menurun. Jika dalam proses persalinan kurang dilakukan pengawasan dokter dan observasi ketat, baik mengenai kesejahteraan janin dan detak jantungnya, maka janin dapat mengalami hipoksia berat yang berakibat kematian.

    Maka. tambah Nining, dalam proses persalinan, dengan bertambahnya pembukaan mulut rahim serta kontraksi yang semakin sering dan kuat, maka detak jantung janin harus dimonitor lebih sering. Jika perlu dapat dilakukan pemeriksaan kardiotokografi-CTG, yaitu suatu bentuk rekaman detak jantung janin dan kontraksi rahim secara terus menerus.


    Penanganan


    Jika bayi terlilit tali pusat, maka harus segera diambil keputusan yang tepat untuk tetap melanjutkan proses persalinan yaitu dengan memberikan oksigen pada ibu dalam posisi miring. Namun, bila persalinan masih akan berlangsung lama dan detak jantung janin semakin lambat (bradikardia), persalinan harus segera diakhiri dengan tindakan operasi Cesar.


    Sebenarnya bantuan USG menurut Nining, hanya dapat melihat adanya gambaran tali pusat di sekitar leher. Namun, tidak dapat dipastikan sepenuhnya bahwa tali pusat tersebut melilit leher janin atau tidak. Apalagi untuk menilai erat atau tidaknya lilitan. “Dapat saja tali pusat tersebut hanya berjalan di samping leher bayi. Namun, dengan USG berwarna (collor dopper) atau USG 3 dimensi, kita dapat lebih memastikan tali pusat tersebut melilit atau tidak di leher janin, serta menilai erat tidaknya lilitan tersebut,” tegasnya. 


    Tanda-Tanda Bayi Terlilit Tali Pusat:


    Menurut Dr. Nining Haniyanti, SpOG, ada beberapa hal yang menandai bayi terlilit tali pusat, yaitu:

    • Pada bayi dengan usia kehamilan lebih dari 34 minggu, namun bagian terendah janin (kepala atau bokong) belum memasuki pintu atas panggul perlu dicurigai adanya lilitan tali pusat.
    • Pada janin letak sungsang atau lintang yang menetap meskipun telah dilakukan usaha untuk memutar janin (Versi luar/knee chest position) perlu dicurigai pula adanya lilitan tali pusat.
    • Dalam kehamilan dengan pemeriksaan USG khususnya color doppler dan USG 3 dimensi dapat dipastikan adanya lilitan tali pusat.
    • Dalam proses persalinan pada bayi dengan lilitan tali pusat yang erat, umumnya dapat dijumpai dengan tanda penurunan detak jantung janin di bawah normal, terutama pada saat kontraksi rahim.

    Dengan bantuan alat CTG (kardiotokografi) yang sering digunakan untuk memonitoring janin dalam persalinan, menunjukkan gambaran penurunan detak jantung janin yang terjadi bersamaan dengan timbulnya kontraksi rahim.

    Wednesday, February 2, 2011

    Ibu hamil ga boleh sakit

    Bismillah...

    Rabu malam imlek, cuaca hujan.




    Awal februari,
    hujan yang tak henti-henti guyur pulau kecil yang kami singgahi. Benar-benar musim ga jelas sebentar panas, sebentar hujan membuat keadaan semakin ga karuan.
    Ah lagi-lagi hujan lagi. Tak apa sih asal jangan mati lampu kek kemarin malam. Takuuuuuuuut dirumah sendirian soalna, suami belum pulang.

    Hujan 3 hari berturut-turut menyebabkan rumah kami kebocoran untung ga sampe listrik korslet. Banjir pun dimana-mana *ngeri juga.


    Udah hampir seminggu ini kena flu. D'oh payah banget. Soalna ga boleh minum sembarang obat. Tapi hidung saya sesekali mampet pet sesekali encer cer walaaaaaaah... Padahal ibu hamil kan harus fit supaya dedeknya juga sehat.

    Ohya, besok tanggal 5 dirumah mo ada acara 7 bulanan. Semoga semua baik baik selalu dan dimudahkan sampai tiba melahirkan nanti. Semangat ya, nak...

    Bantu mami ya sayang...  dan janji kalau ada apa apa harus bilang sama mami, karna mami adalah teman baik kamu. Ok...?




    Hmmm lagi mikir2 belanja perlengkapan baby.
    Kira-kira mulainya dari mana dulu ya... *have no idea




    Ah, sehat dulu aja yang penting mampet banget nih...!

    Monday, January 31, 2011

    Kehamilan 22-27 minggu

    Bismillah....

    Sepertinya lama sekali ga ngeblog lagi neh. Bawaannya sangat amat males. Dari pertama Hamil benernya pengin update week by week tentang perkembangan si Dede, tapi kok selalu kalah oleh rasa malasnya.

    Kapan terakhir kali update ya, oh iya Kehamilan 18 minggu  
    lama juga ya padahal sekarang udah 27minggu loh. :)

    KEHAMILAN 22-23 Minggu :

    Pada bulan ini saya akhirnya kembali periksa ke RSAB lagi karena pada minggu ke 18 ( bulan lalu) obgyn-na agak kurang pas buatku. so, saya jadi pake 2 obgyn deh.






       Ini Hasil Usg.
    Berat janin : 626gram
    panjang     : lupa deh :)
    Berat ibu   : 47,6kg
    obat          : Osfit + vomilat
    Posisi kepala baby masih diatas tapi ga papa karena janin masih kecil masih bisa muter muter. Detak jantung bagus, semua udah terbentuk hanya saja bayi masih bernapas melalui plasenta. paru-parunya masih belum berfungsi karena paru-paru bayi baru akan berfungsi setelah berusia 28 minggu.Lagipun bayi tidak bernapas dengan paru-paru. itu penjelasan dari dokter.
    Kemudian saya bertanya tentang penting tidaknya usg 4D, sebenarnya usg 4D di perlukan hanya untuk mendeteksi lebih detail tentang kelainan si calon bayi, tapi kalo memang dari pemeriksaan usg awal tidak ada apa2 maka usg 4D sebenarnya tidak perlu terlalu di butuhkan. Tapi kebanyakan usg 4D ini gunakan untuk narsis2an si ibu seh hehehehee *mash menurut dokter.

    Tentang keputihan, masih menurut dokter, itu wajar bagi ibu hamil selama tidak meninggalkan aroma busuk dan warna hijau. karena keputihan yang normal juga dibutuhkan nanti ketika proses persalinan.
     so, keluhan saya tentang keputihan dinyatakan normal dan dokter tidak berani memberikan obat. *jadi tenang.

    KEHAMILAN 26-27minggu.

    Tanggal 19 januari 2011

    Kali ini datang ke obgyn satunya lagi di daerah baloi sana. Nunggunya lama datang jam 18.00 nyampe antrian di jam 20;an . padahal udah booking dari 2 hari sebelumnya loh Zzzzz...




    itu ruang staffnya. karena boring kelamaan nunggu ya photoin aja ruang obat yang di campur ama alat kamar mandi phufffff...

    Berat : 1200gram
    tensi : 100
    berat ibu : 50 kg
    obat       : AMoxicylin, dasabion, vitamin.
    Keluhan dari dokter, baby na kelebihan 2ons, so, di suruh kurangi makan yang berlemak, dan yang manis-manis. padahal saya kan emang ga suka manis-manis.
    Satu lagi, tentang Kacang tanah, dkter mengatakan sebaiknya jangan makan terlalu banyak jenis kacang ini karena kadar kolesterolnya tinggi.
    lagipun menurut buku yang ku baca, kacang juga bisa menjadipenyebab baby mengalami sensitif terhadap alergi, jadi ya jauh2in aja deh tuh kacang tanah.
    Apalagi ya, mau minta print usg nya ga di kasih *ini paling ga ku suka* akhirnya kami siasati bawa kamera lalu videoin ajah tuh monitor hahahahahaa

    ga papa sih yang penting semua sehat.
    oh ya kemudian saya disuruh suntik TT. efeknya lengan kiri saya sakit untuk bebrapa hari plus di tambah PD alergi gara2 Baby Oil. minggu yang menyiksa :(

    Tapi alhamdulillah menulis ini alergi dan cenut-cenut di lengan udahsembuh kini giliran flu melanda sempurna.

    Insya Allah segera sembuh kok, jadi kamu baik-baik aja ya, nak...

    Saturday, January 8, 2011

    Ikan vs Cinta

    Bismillah...

    Barangkali beberapa bulan atau bahkan setahun lalu nulis di jam seperti ini adalah kebiasaan pasti yang sering saya lakukan. Entah nulis apa aja seolah semua ngalir tanpa koma meski setelah dibaca ulang banyak pemborosan kalimatnya.

    Tentang fenomena hidup orang orang sekitar. Menjadi pemerhati itu seolah tanpa masalah, menerjemahkan apa yang sedang terjadi mulai dari pagi membuka mata hingga malam menutup mata. Kok ada aja ya yang saya tulis. Itu pikirku ketika dulu. But, now... ah taulah ga ada bahasan adanya cuma ini itu aja. Monoton. Mau nulispun ujung-ujungnya ditanyai maksud dan tujuannya apa. Ribet.

    Malam ini malam minggu tepatnya. Kemana aja hayyooo... kalau saya mah di rumah saja. Makanya sempet nulis :p loh emang kemarin-kemarin saya kemna? Hahaha ya tetep di rumah lah... hanya saja males cuy...

    Well, how was your day sahabat?

    My day still as like today, the means of yah, beginilah *hahhahaa*
    Hari-hariku lebih banyak meliht dan mendengar tentang bagaimana hidup setelah menikah. Ehm... yang belum menikah wajib baca neh hahay...

    Setelah menikah, yang tadinya sendiri sekarang jadi berdua. Ada yang merhatiin, ada yang masakin, ada yang nyuciin baju, ada yang nemenin tidur*dulu ga da kan? Intinya.... menikah itu enak! Ga percaya coba aja.

    Seperti kita makan ikan, mungkin itulah istilah bahasa saya dalam sebuah pernikahan atau katakan cinta. Ohya pernikahan adalah obat dari penyakit cinta.

    Kembali ke ikan. Kenapa ikan? Semua pasti pernah makan makanan satu ini bahkan yg alergi pun dulu pernah cicipi bgmna rasa dan aroma ikan apalagi penggemar ikan.

    Ikan itu enak kalau pas pada dagingnya, tapi akan menyakitkan kalau tersedak tulangnya. Walau bagaimanapun toh tetep aja kita masih konsumsi ikan, bukan?

    Hubungan ikan dengan cinta dan pernikahan apa?

    Ya itu dia kadang ada enaknya kadang ada sakitnya. Tapi tetep aja kita ga nyerah gitu aja untuk ga lagi makan ikan. Intinya begitu.

    Sebenarnya, malam ini saya lagi nahan kelaparan hahhaahhaahha... nulis kata ikan makin lapar saja jadinya. Dari tadi siang lom makan. Sore tadi ada yang ngajak makan bakso, udah di bela-belain ga makan dari jam 5-jam 8 ujung-ujungnya OMDO hahaaha kasian deh... *mogok ceritane.

    Udah ah kena marah pula ntar kalau dilanjut.

    Back to ikan, eh topik ding. *topiknya ikan. Ya?

    Kadang dalam diri tiap kita sering ada pertanyaan sedikit tentang kekhawatiran, "dia bakal pindah hati gak ya?" "Kenapa ya dia gak lagi perhatian seperti dulu, apa dah ga cinta ma gw?" Jangan takut pertanyaan ini wajar kok, dan pasti ada pada tiap kita, so kamu ga sendiri hehehee...

    Kalaupun kadang sering kita temui pasangan kita yang tak 100% kek dulu itu bukan berarti dia berubah, cintanya ga berubah yang berubah hanya keadaan saja.

    Ada yang bilang, "Dulu tiap kali aku bilang begini, dia langsung setuju. Tapi sekarang dia lebih banyak ABCDnya. Tiap saat selalu beda pendapat!"

    Beda pendapat bukan berarti ga cinta loh ya. Mungkin disinilah perubahan yang ada dibanding dulu. Sekali lagi keadaan saja bukan perasaannya. Ga percaya? Tanyakan malam ini pada pasangan.

    Salam.


    Ta *


    Thursday, January 6, 2011

    [Sharing ] Benarkah RS Tidak anjurkan Baby pakai GURITA?



    TAK PERLU PAKAI GURITA

    Secara medis pemakaian gurita pada bayi tidak dianjurkan karena justru bisa mendatangkan kerugian, di antaranya:

    - Volume ruang perut bayi masih kecil. Tekanan akibat ikatan gurita membuat perkembangan organ bagian dalam agak tertahan.

    - Tekanan perut jadi tinggi yang selanjutnya dapat menekan titik-titik lemah seperti di pusar dan di daerah hernia dekat paha kanan-kiri.

    - Jika ikatannya terlalu kuat akan menekan bagian diafragma yang memicu bayi jadi gampang muntah.

    - Bayi merasa kepanasan dan berkeringat yang memicu munculnya biang keringat pada daerah yang dipakaikan gurita.

    - Dapat mengganggu gerak pernapasan bayi karena bayi masih menggunakan pernapasan perut.


    Konsultan ahli:

    dr. Adi Tagor, Sp.A, DPH

    dari RS Pondok Indah, Jak



    Monday, December 13, 2010

    Ketakutan dari sebuah Ketulusan



    Bismillah...


    Yuk mari kita mulai bicara about love and all my illusion of course

    Mungkin sebagian dari kita sering terheran-heran "kenapa ya cinta itu indahnya di awal saja, kenapa pula semakin lama cinta itu tak seindah dulu?"

    Coba berhentilah dengan pertanyaan -kenapa- nya dulu. Pikir sekali lagi apa yang sudah kita lakukan pada pasangan?

    Sudah? apa jawabnya?

    Sebenarnya cinta itu hampir mirip batu. pertama kali menemukanya mungkin kita tak akan puas, "ah batu biasa ini, apa istimewanya."
    Tapi kalo seseorang itu ulet, Batu bisa berubah jadi banyak hal loh.. Kalau dalam bahasa industrinya, Creative
    Cukup kita punya tekad dan keberanian, batu yang tadinya biasa-biasa aja akan sama cantik dan indahnya seperti batu di emperan toko yang terpampang indah, bahkan kepunyaan kita justru lebih alami tanpa polesan. Apakah anda masih tertarik dengan batu polesan di etalase toko itu?

    Banyak orang beranggapan karena perasaannya udah tawar, sehingga malas untuk mempertahankan. lalu dengan sedikit nada bergumam, "Akan berlanjut sampai kapan keadaan seperti ini?"

    What the hell???

    Sebenarnya kita sering dikalahkan oleh ego, sehingga perasaan kangen, cinta itu perlahan pudar tanpa aroma dan rasa.

    Kemarin dalam sebuah acara kumpul temen-temen, terlibat obrolan canda yang tiba-tiba langsung tercerna oleh lambung.

    "Tuh si A baru aja temu kangen sama suaminya, kalau kamu sama aku temu apa?"

    Suaminya menjawab, "kalau mereka tentu saja temu kangen kan lama tak jumpa, kalau aku sama kamu udah temu bosan."

    Grrrrrrrrrrrrr... Tapi ini session canda loh ya, bukan yang serius, but apa sih yang dirasakan pasangannya, kalau saya tentu saja sakit hati dong. biarpun hanya becanda berarti itu kan secara tidak langsung udah suara hati yang tertahan. AH....

    Dan satu lagi ketika bicara tentang enaknya makan udang dan manfaatnya, tiba-tiba ada yang bilang,
    "Kalau dulu ya, semasa kami masih berpacaran, dia pengin minta di kupasin 5 ekor udang, aku kasih dia 10 udang yang udah ku kupas. Kalau sekarang, jangan kan suruh kupas udang, suruh bukain bajunya aja ga minat lagi.......!!!"

    See... paham kan maksud dari percakapan tersebut?

    Pantas saja semakin banyak orang yang ingin habiskan usia dengan pacaran tanpa ingin sebuah ikatan yang namanya pernikahan. Karena pernikahan hanya akan mengubah semuanya jadi membosankan!

    Kalau tiap orang malas untuk bicara, malas untuk mendengarkan, malas untuk membuat sebuah kejutan serta malas bersikap lembut terhadap pasangannya, maka bagaimana mungkin sebuah hubungan sebuah ikatan suami istri akan abadi? pastilah selesai cukup sampai disini, untuk apa dipertahankan kalau keduanya sudah tak ada ketertarikan dari masing-masing.

    Jadi, cinta yang hidup itu butuh suatu keramah-tamahan serta kesabaran dan keuletan , bukan kemalasan!

    Ketika ada seseorang yang mencintaimu dan kamu merasa dia oke, ini bukan berarti kamu akan langsung memilih dia bukan? disini seseorang pasti akan berpikiran, " AKu akan mencari seorang 'kamu' yang sangat sangat sangat aku cintai. baru setelah itu aku akan jatuh cinta."

    Tapi anehnya ketika orang itu menanyakan pada kamu, "bagaimana caranya supaya bisa dikatakan dan terlihat 'sangat sangat sangat' mencintai itu?"
    kenapa? kita pun tak bisa berikan jawaban, karena diri kita sendiri sebenarnya tak begitu yakin yang bagaimanakah sebenarnya 'sangat sangat sangat' mencintai itu.

    Yes, Indeed. karena kita selalu punya pikiran bahwa kita akan menemukan orang yang sangat sangat sangat kita cintai dan mencintai kita suatu saat.

    cerita sedikit, dulu saya tidak pernah yakin bahwa orang yang sekarang jadi suami saya adalah orang yang 'sangat sangat sangat' saya cintai. Dulu selalu berpikiran apakah benar orang ini akan bisa merebut hati saya, diakah orang yang akan selalu saya rindukan tiap saat, yang selalu saya tunggu kepulangannya tiap malam, yang selalu saya khawatirkan ketika hujan turun dengan derasnya, yang saya perhatikan akan kesehatannya. Semua itu dulunya diluar agenda saya sebagai seorang yang menanti cinta dari orang yang 'sangat sangat sangat' saya cintai dan mencintai diri saya seutuhnya. Catet, seutuhnya.

    Semua memang tak akan kita dapatkan kalau kita tak berusaha untuk mengubah cara pandang kita terhadap suatu hal. Mungkin sebagian teman kantor saya waktu itu merasa aneh dengan keputusan menikah tiba-tiba tanpa pacaran, sehingga begitu dengar saya nikah dan hamil macem-macem pertanyaannya, ternyata saya berhasil mengundang dan menjawab segala ketakutan mereka tentang pernikahan, meski sampai sekarang kalau ada yang nanya masih tetep dengan versi senyum-senyum saja.

    Menikah itu indah.

    Siapa bilang menikah hanya menimbulkan kebosanan. Bosan itu timbul ketika kita tak bisa membiasakan keadaan dan me-variasi-kannya. jadi jangan salahkan pernikahan. Pacaran juga bisa bosenkan? tentu saja, pacaran kan cuma itu-itu aja acaranya.

    Benar, mungkin kita masih mengira bakal menemukan orang yang 'sangat sangat sangat' kita cintai, meski pada kenyataanya... ternyata kita terlalu naif pada hal tersebut. Kalau segala sesuatunya tidak pernah dan tak mau kita coba bagaimana kita akan tahu bahwa seseorang tersebut adalah orang yang 'sangat sangat sangat' kita cintai?

    padahal perasaan 'sangat sangat sangat' mencintai itu baru akan timbul setelah adanya kebersamaan, dan melalui berbagai macam tahap. Mungkin setiap orang berharap dirinya akan menemukan pasangan yang menurutnya 100%
    Tapi pernahkah kita berpikir sejenak, "Bahwa ternyata ada orang yang selama ini diam-diam dibelakang kamu, dia memberi semangat dan berkorban banyak tanpa kamu sadari keberadaanya. so, Ga ada salahnya mulai sekarang cobalah lihat dan perhatikan orang disekitarmu adakakah salah satu dari mereka demikian terhadapmu, bisa jadi sudah sejak lama dia menantimu !."

    Ada orang bilang kalau makan nasi paling nyaman adalah 70% dari rasa kenyang. Mulut masih meninggalkan rasa dari makanan, menyisakan ruang lambung untuk buah dengan demikian masih bisa keep fit dan keep body. Enak bukan?
    Coba kalau kita masih tetap lanjtukan makan sampai 100%kenyang, apa yang terasa, pencernaan terganggu, terlau kenyang menjadikan mudah mengantuk, perut terasa penuh sampai tenggorokan, ujung-ujungnya keluar semua deh.... yang ada tersiksa setelah makan, lalu dimana nikmatnya?

    Begitu juga ketika kita mencintai seseorang, 80% saya kira cukup kok, kerahkan semua harapan dan mimpi hanya segitu aja, sisakan 20%nya untuk mencintai diri kita sendiri. karena kalau kita berikan semuanya 100% kemungkinan akan memberikan perasaan terbebani pada pasangan sehingga susah untuk bernapas kemudian akan kehilangan perasaan tertarik akan cinta.

    Pernah ada seseorang bertanya, " apa yang harus kita lakukan supaya bisa dikatakan mencintai seseorang?"
    Dengan versi senyum saya menjawab. "Pandangan tiap orang tentang cinta itu beda porsi ya, kalau ada omongan yang enak didengar bisa dikatakan mencerahkan, tapi kalau saya salah omong, waah... bisa bahaya ituh."



    Itu aja deh...
    Bagaimana dengan anda?



    [ Ta 'oier' ]





    Friday, December 10, 2010

    Circle of life

    Bismillah...


    Udah semingguan resmi kembali jadi "nyonya besar" hahaha jangan salah, maksud saya karena badan udah mulai besar geto :P

    Kalo siang panasnya ampun, gerah... inilah Batam... neraka dan syurganya manusia *wow* ga tau kenapa perumahan ini sepi2 selalu, seolah tak ada kehidupan, lihat saja tak ada satupun penampakan yang ada. Padahal sebagian besar ibu-ibu di sini pada di rumah loh. Kira-kira pada ngapain ya... sama kek saya kali, nungguin dapur hehehe...

    Apanya yang berubah ya, semua!!
    Suasana sore hari perum yang sepi :|
    sebenarnya tak ada manusia yang tak akan berubah. maksudnya? ya... intinya setiap orang itu pasti akan berubah. Seperti diriku ini, dari belum menikah tus menikah, kemudian jadi calom Mamud *mama muda* kok muda sih... padahal udah tua, kan.... :):):)

    Bicara jadi calon mama bener-bener istilah baru buat saya, kenapa? kadang masih suka berpikiran, kok waktu begitu cepat merubah segalanya ya... kemarin diriku yang masih kekanak-kanakan meski terkadang sekarang juga masih kolokan. tiba-tiba bakal jadi ortu. Melihat, merasakan perubahan yang ada pada diriku, pada perut yang semakin buncit ternyata saya tidak sedang bermimpi, semua adalah nyata, kenyataan bahwa sebentar lagi saya akan menjadi orangtua.

    Menjadi seorang ibu adalah kebanggan bagi tiap perempuan. Setidaknya kalimat ini sering terdengar dari setiap obrolan women room. karena tidak setiap perempuan mudah untuk bisa menjadi seorang ibu. karena banyak juga pasangan udah menikah bertahun-tahun tapi belum juga di percayai untuk melahirkan seorang anak, lalu nikmat Tuhanku mana lagi yang harus ku dustakan?


    Ohya, kehamilanku udah masuk minggu ke 19 hampir 20 loh... udah sering nendang2... aneh dan lucu aja rasanya. Apalagi kalo denger muratal Surat Ad-Dhuha langsung loncat-loncat, padahal lebih sering saya dengerin surat yusuf tapi loncatannya lebih extrem yang pas di surat DHuha kenapa ya... suka ya , nak... :)

    Badan udah berat, sering merasa kepanasan. dan yang paling parah PD makin besar dan gatal-gatal mungkin karena mulai mengeluarkan Asi kali ya, makin berat huehuehue... tapi panas dan gatelnya makin mengganggu :(

    Nafsu makan semakin gila, sedikit sedikit laper, eh bukan laper tapi hasrat pengin makan selalu ada padahal perut penuh D'oh.

    Makin rajin masak, ini baby cewek apa cowok ya kok demen banget masak :)

    Sedang menunggu hari senin mau ketemuan ma baby... baik-baik ya nak...





    Umi ma Abi love you :*