Showing posts with label menyusui. Show all posts
Showing posts with label menyusui. Show all posts

Monday, November 21, 2011

Introducing your breastfed baby to the bottle or cup [2 ]

What do I do if my baby resists taking the bottle?

If your baby isn't having any of it, try these techniques:
  • Use a bottle nipple similar to her pacifier. If she sucks on a latex pacifier, use a latex bottle nipple rather than a silicone one, and vice versa. Heat the nipple with warm water to make it more appealing.
  • Put some breast milk on the nipple. When your baby tastes it she may start sucking to get more.
  • Let your baby play with the nipple so she can familiarize herself with it. If she just chews on it, let her. She may actually start sucking it soon.
  • Try holding her in a different position: Put her in an infant or car seat so she is semi-upright, and then feed her the bottle while facing her. Once she is used to taking a bottle, you can hold her as you usually would for feedings. One enterprising father put on his wife's bathrobe and tucked the bottle under his arm while holding the baby in a breastfeeding position. That won't work for you, but it might work for Dad!
Make sure you have lots of time to put your feet up and relax during this process. If she starts crying and pushes the bottle away, back off, comfort her, and then try again. The last thing you want is a bottle battle. If you've tried three times and she's refused three times, then call it a meal. Don't breastfeed her immediately. Wait five or 10 minutes, and do something else before you put her to the breast so she won't associate her refusal to bottle-feed with immediate gratification.

Many babies who have been getting bottles all along will suddenly decide at about 3 months that they don't want a bottle anymore, that they simply prefer breastfeeding. And why not? It's warm, cozy, sweet-smelling, and done with their favorite person — Mom. So early success isn't necessarily an ironclad guarantee that your baby will take the bottle when you really want her to.

What if I want to skip the bottle and start my baby out on a cup?

In some countries, babies who can't nurse are taught to drink from a cup from the get-go — even the tiniest infants can learn to do it. There are some advantages to this method: There's no chance of nipple confusion, you won't be tempted to prop your baby up with a bottle (sucking on a bottle at nap time or bedtime can lead to tooth decay), and you'll never have to break a bottle habit. Of course, helping your baby drink from a cup is time-consuming; unless you use a cup with a spill-proof top (commonly known as sippy cups) or a built-in straw, you'll have to help her drink and be prepared for the inevitable mess. Daycare providers may not be comfortable with this arrangement.

Many of the same principles of introducing your baby to a bottle hold true for the cup. Have your child get used to a cup at an early age (but not until breastfeeding has been well established), and introduce it gradually — one feeding a day. If you are going back to work, start a few weeks before you actually head off to the office; your child needs time to get used to this new feeding method.

Saturday, August 6, 2011

Tips oke menyusui

15 Tips Seru Menyusui

ayahbunda.net.

Kini, tidak ada lagi alasan menyusui itu menjemukan. Coba berbagai tips berikut ini, agar kegiatan menyusui menjadi lebih menyenangkan.

Pakai apron stylish . Apron menyusui yang gaya warnanya matching dengan tas, sepatu atau lipstik Anda pasti akan membuat mood
menyusui naik! Anda pun tak perlu lagi sembunyi bila menyusui di tempat umum. Selain itu, gunakan busana menyusui yang modis, karena menyusui bukan lagi halangan untuk tetap cantik dan modis.

Kenakan bra seksi.

Siapa bilang warna bra menyusui harus polos atau standar? Banyak bra menyususi bermodel chic , bahkan glamour tanpa berpenyangga kawat. Bra menggunakan kawat tidak sosok untuk ibu menyusui karena menakan area payudara, dikhawatirkan akan menghambat produksi ASI.

Menyusui rame-rame .

Adakan breastfeed date ! Kumpulkan 2-3 ibu menyusui di suatu tempat untuk menyusui bersama. Anda pun bisa sambil ngobrol, ngemil hingga sharing belajar teknik dan posisi menyusui atau menyendawakan bayi setelah menyusu, yang selama ini belum dikuasai benar.

Gabung milis.

Memiliki banyak teman senasib akan menambah semangat Anda memberi ASI. Bergabunglah dengan milis menyusui! Anda pun bisa saling bertukar pengalaman. Anda bahkan tetap bisa menggerakkan mouse sembari memangku buah hati.

Buat blog menyusui.

Salurkan ide kreatif Anda ke dalam blog menyusui. Selain berguna bagi ibu dan calon ibu menyusui lainnya, blog mampu menjadai semaca, katarsis atau tempat mencurahkan perasaan. Sehingga mood Anda tetap positif! Anda pun bisa berbagi cerita insipratif tentang pengalaman inisiasi menyusui dini, misalnya. Jangan lupa, tampilkan foto-foto serunya !

Beli kursi goyang.

Anda bisa menikmati sensasi menyenangkan duduk di kursi gotang. Duduk maju mundur di kursi goyang selagi menyusui, bisa membuat Anda relaks dan nyaman . Bayi pun menyukainya!

Sedia bantal.

Posisi menyusui yang kurang tepat bisa menghambat kelancaran pemberian ASI dan berakibat tubuh pegal. Gunakan bantal penyangga punggung dan bantal mode lingkaran untuk menyangga tubuh bayi ketika dia menyusu. Dengan bantal, bebas pegal!

Nonton film pembangkit mood.

Sesekali Anda boleh menyusui sambil menghibur diri, seperti sambil menonton dvd favorit. Namun, jangan sampai terus- terusan karena penting juga untuk membangun bonding saat menyusui. Pilih film komedi, agar bayi bisa ikut gembira dengan melihat ekspresi wajah Anda.

Siapkan snack favorit.

Menuyusui membakar banyak energi. Disarankan menambah asupan kalori agar tidak lemas, lapas dan haus sehabis menyusui. Juga, agar stok ASI tetap berlimpah.

Jangan lupa minum air banyak!

Semua dalam jangkauan. Siapkan dan letakkan dalam jangkauan tangan segala perlengkapan seprti tisu , handuk, air minum, camilan, bantal, telepon, remote AC, dan lain-lain . Langkah sederhana ini akan membuat Anda nyaman dan tidak perlu banyak bergerak.

Di ruang terbuka .

Sekali- kali lakukan kegiatan menyusui di luar rumah, seperti di taman terdekat. Menyusui di tempat terbuka akan memeri suasana baru dan stimulasi berbeda bagi indera bayi.

Diiringi musik.

Menurut para ahli, mendengarkan musik saat menyusui dengan tempo yang lembut dapat melancarkan kegiatan menyusui. Karena dapat menenangkan pikiran ibu dan bayi, juga meningkatkan relaksasi ibu.

Berendam di bathtup .

Isi bathup dengan air hangat , teteskan foam bath, lepas pakaian Anda dan bayi, lalu menyusuilah sambil berendam. Ingat, jaga agar sebagian kecil tubuh bayi saja yang terendam. Hangatnya air dan lembutnya busa memberi sensasi tersendiri bagi bayi dan Anda.

Nyalakan aromanya.

Pilih aroma yang berefek menenangkan, seperti ylang-ylang, jasmine dan lavender, tarus dupa di dekat AC agar wanginya menyebar dengan lembut ke seluruh ruangan. Nikmat!

Hadiah mingguan.

Hadiah diri sendiri untuk kegigihan, konsistensi dan keberhasilan memberi ASI ekslusif. Buat daftar barang atau sesuatu yang Anda idamkan dan traktir diri sendiri hadiah itu setiap pekannya. Hore!

Friday, August 5, 2011

Ibu Menyusui Bisa Puasa dengan Tetap Makan 3 Kali

Jadi inget Ramadhan tahun lalu pas diriku hamil muda dan janin yang belum begitu kuat aka sering keluar flek sampai seminggu lebih lamanya. Untuk itulah akhirnya dengan sangat terpaksa diriku tak lanjutkan puasa penuh :(

Bagaimana Ramadhan kali ini? my baby si ganteng alhamdulillah udah 3,5 bln dan udah nampak makin lucu main mbem, membuat diriku makin hari makin sayang dan cinta setelah sempat alami bbs dikit.

Pertanyaannya, si ganteng kan AsIX so, lo puasa ga? Alhamdulillah diriku masih bisa puasa, "kok koma?" iya, karena masih ada lanjutannya.

udah Ramadhan ke5si ganteng ku ajak puasa, seperti ibu2 menyusui lainnya dan seperti hari biasanya ku beri dia Asi. hanya saja perbedaannyasi ganteng jadi sering ahak ihikrewel resah gelisah.kasiaaaan banget liatnya. apalagi kalo sore jam 3-jam 5an doh ga tega liatnya. dikasih mimik ga mau, kalopun mau di lepeh2. apa udah ga ada rasanya ya? tp Alhamdulillah dia masihmau lanjutin mimiknya meski disertai putaran kaki 180'

semoga Ramadhan ini bisa lulus 2-2nya. ya nyusui ya puasa.

kalau bunda gimana?


detikcom - Jakarta, Ibu yang sedang menyusui memang diperbolehkan untuk tidak berpuasa selama bulan Ramadhan.
Tapi bila ada ibu menyusui ingin berpuasa maka sebaiknya tetap makan tiga kali sehari. Bagaimana caranya ?
"Ibu menyusui kan dalam agama diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Tapi andaikan ia masih menyusui tapi bayinya sudah diatas 6 bulan dan ingin berpuasa, maka makannya harus tetap tiga kali," ujar Dr Utami Roesli, SpA, MBA, IBCLC, Ketua Sentra Laktasi Indonesia, saat ditemui usia acara temu media di Gedung Kemenkes, Jakarta, Jumat (5/ 8/ 2011).

Menurut Dr Utami, ibu menyusui yang ingin berpuasa hendaknya
tetap makan tiga kali sehari, yaitu saat sahur, berbuka puasa dan
setelah sholat tarawih.
"Makannya tetap makanan dengan gizi seimbang. Dan selalu sedia
air putih di samping tempat tidur, jadi sewaktu-waktu ia haus maka
bisa langsung minum. Karena cairan itu penting untuk ASI," jelas Dr
Utami.

Dr Utami menjelaskan, sebenarnya ibu yang menyusui boleh- boleh
saja berpuasa, karena pada dasarnya ketika seorang ibu menyusui
mengalami kurang gizi ringan dan sedang sekalipun, ASI masih bisa
keluar dengan jumlah dan komposisi yang cukup untuk si bayi. ASI
bisa terganggu ketika ibu mengalami kurang gizi berat.
"Makanya kalau dalam keadaan emergency seperti bencana, jangan
berikan susu formula untuk anak tapi beri makan yang bergizi untuk
si ibu. Karena hal itu jauh lebih baik ketimbang harus memberi susu
formula yang harus membutuhkan air bersih untuk mengolahnya
yang belum tentu steril," jelas Dr Utami.

Dr Utami juga menjelaskan bahwa sebenarnya tidak ada makanan
yang dikhususkan untuk ibu yang sedang menyusui, bahkan susu
untuk ibu menyusui sekalipun.
"Sebenarnya tidak ada makanan khusus, sama saja seperti kita yang
tidak menyusui. Harus makan gizi seimbang, karbohidrat cukup,
sayur dan buah, jangan terlalu banyak garam-garaman , lemak, gula,
junk food. Harus banyak air putih dan sebenarnya nggak perlu susu
(ibu menyusui) karena yang dibutuhkan adalah cairan dan cairan
yang paling bagus adalah air putih," tutup Dr Utami.


source : detikhealth.com